Loading...
Logo TinLit
Read Story - SABTU
MENU
About Us  

Masih di bulan Maret.

Masuk ke pembicaraan serius. "Aku ingin melamarmu secara resmi dek" chat darinya malam hari. Tidak baik jika berlama - lama takutnya jika kita berdua ada setan lewat, hehe katanya.

"Kapan Mas?  aku membalas chatnya.

"Bagaimana kalau bulan depan? bulan April, lebih cepat lebih baik. Bulan Mei sudah puasa awal Juni lebaran. Lamaran dulu bulan depan ketemu kedua keluarga.

Niat kita memang tidak ingin pacaran, inginnya sih taaruf gitu. Aku pun iyain ajakannya.

"Tapi ya persiapanku hanya persiapan lahir dan batin, tabunganku juga tidak banyak kalau kamu mau menerima aku apaadanya ya ayo jalan bareng - bareng niatkan kita Ibadah. Nikah sederhana yang penting sah.

"Bismillah aku siap Mas untuk dilamar secara resmi bulan depan, nikah sederhana. Aku tidak ingin pernikahan mewah akan sedih bagiku karena Bapak sudah meninggal, ucapku padanya.

"Alhamdulillah kalau ternyata kamu juga maunya sederhana dek, ucapnya.

"Gini saja besok pas kamu libur dan aku juga libur kita nyicil bareng - bareng aja nyari seserahannya. Mulai sekarang kamu bisa tulis dulu saja kamu ingin seserahan apa saja. Jangan yang mahal - mahal ya dek, ucapnya.hehehe. Tidak Mas sesuaikan dengan budget Mas saja aku ngikut.

"MasyaAllah terimakasih dek.

Nyicil cari seserahan

Mas Sofyan dapat jadwal libur pas bukan di hari MInggu, diapun main kekantorku.

"Dek jam makan siang keluar sebentar yuk, ajaknya.

"Mau kemana Mas, tanyaku? Udah ikut saja nanti.

"Bonceng aku saja ya biar cepat ya dek!

Jam istirahat pun tiba. Keluarlah kita sebentar. Dia boncengin aku dan sampai tepat di depan Toko Emas "Nori" berada di pecinan, tidak jauh memang dari kantor ku bekerja. Kita cari cincin ya dek sambil berjalan memasuki Toko Emas tersebut.

"Mbak mau cari cincin nikah kataku pada mbak - mbak yang siap melayani.

Mbaknya pun menunjukkan etalase khusus cincin nikah.

"Sini mbak untuk cincin nikah disini bisa dilihat - lihat dulu, ucap mbaknya.

 Aku dan Mas pun melihat - lihat cincin - cincin di dalam etalase tersebut.

"Mana ya Mas yang sekiranya cocok tanyaku?

"Yang kira - kira kamu melihatnya sreg yang mana coba dek.

Aku sedikit bingung milih mana. Akhirnya ada satu yang simpel terkesan manis dan mewah ada semacam mutiara di tengahnya. "Mbak saya coba yang ini deh kataku minta tolong ke Mbaknya untuk diambilkan dan ingin aku coba.

"Gimana Mas? tanyaku pada Mas Sofyan.

"Bagus dek, simpel, manis dijari kamu.

"Mbak ini sepasang ada tanyaku pada Mbaknya?

"Ada mbak, jawab mbaknya.

Mas pun mencobanya dan pas.

"Berapa totalnya mbak?.

"Sebentar saya hitung dulu ya mbak, jawab mbaknya.

"Totalnya segini mbak.

"Wah uang cashnya kurang dek. Mas Sofyan nyeletuk.

"Bisa transfer tidak Mbak? tanyaku

"Maaf mbak tidak bisa kita nerimanya cash saja jawab mbaknya.

"Yaudah kita ke Atm dulu saja mas! kita jalan kaki saja karena memang atmnya tidak begitu jauh, kalau naik motor kelamaan harus muter - muter.

"Kita ke Atm bentar ya mbak ambil uangnya kataku pada mbaknya.

"Baik mbak saya tunggu.

Tiba - tiba Mas Sofyan menggandeng tanganku. Kaget aku, karena itu pertama kali kita bersentuhan fisik. Maaf ya aku pegang tangan kamu, kita nyebrang bareng biar kamu lebih aman katanya. Dag dig dug aku. Gambarannya macam FTV - FTV gitu.hehehe. Selesai dari Atm balik ke toko emas, bayar cincin tadi dan  balik kantorku. 

'Nyicil ayem dek. Cincin sudah tinggal lainnya nyusul kalau besok liburnya sama - sama hari Minggu ya. Cincin dua - duanya aku bawa pulang ya tak lihatkan orangtua pasti senang banget katanya. Oh iya dek aku mau cerita dulu sebelum aku kenal kamu, aku beli cincinloh ya tak simpan dalam hati nanti ingin ku berikan untuk seseorang yang mau tulus menerimaku. Tapi kemarin tak jual cincinnya buat tambahan beli seserahan. Aku inginnya kamu milih cincinnya sesuai yang cocok sama kamu dek. Alhamdulilah hari ini terkabulkan. "Terimakasih ya dek, ucapnya sambil menatapku dengan senyum. Lha malah terharu aku denger ceritanya.

Hari Minggu libur bareng. Sesuai yang kita rencanakan libur bareng melanjutkan cari seserahan.  Rencana mau pergi pagi tetapi malah hujan sampai siang, akhirnya mulai reda sekitar jam tiga sore. Dia jemput kerumah, tapi pakai motorku. Motor dia tinggal dirumahku. Arah kita nyari ke Kota (rumah aku dan dia masuk wilayah Kabupaten ya). Di jalan dia tanya.

"Mau cari apa dulu dan kemana dek?

"Nyari mukena sama sajadah dulu gimana Mas, ajakku. Gardena, Trio Plaza lihat - lihat dulu semoga nemu yang cocok.

" Oke dek, parkir Gardena aja ya ke Gardena, Matahari sekalian ajaknya.

Sampai di parkiran Gardena. Kita masuk nyari bagian Mukena - mukena, lihat - lihat harganya lumayan - lumayan.hehehe. Tetapi untuk model nya pun belum ada yang cocok.

"Dapat dek? tanya Mas.

"Belum ada yang cocok mas jawabku.

"Mau ganti tempat ke Matahari aja po, ajaknya.

"Boleh Mas.

Sebelum pindah Ke Matahari, melewati stand wardah dan lagi rame karena ada sale.

"Mas lihat wardah dulu yuk, ada sale tuh ajakku.

"Boleh yuk jawabnya.

Dan yaudah dapat untuk seserahan make up waktu itu beli sepaket lengkap yang biasa untuk seserahan dan dapat tambahan bonus pula.

"Alhamdulillah lumayan banget ini ya Mas rejeki kita memang ya.hehehe.

"Alhamdulillah, Betul dek.

Lanjut nyari mukena di Matahari. Di Mataharipun tidak ada yang cocok. Lanjut ke Trio Plaza, lumayan lama memilih akhirnya ketemu yang cocok mukena putih sekaligus sajadah. Tidak dengan Al-Quran karena kata Mas berat tanggung jawabnya dek kalau aku ngasih Al-Quran.  Akhirnya setelah tiga tempat.

"Jilbab sekalian dek kamu pilih mau berapa, karena kamu tidak mau dalaman kan katanya malu, ganti jilbab saja kalau begitu ya, ucapnya.

"Oke deh Mas. Pilih - pilih dapat tiga jilbab. Lanjut keatas cari perlengkapan mandi sekalian cari untuk bungkusnya.

 "O.iya dek, istrinya temanku kerja disini kayaknya bagian bungkus kado coba aku chat ya aku punya nomor whatsappnya kebetulan, barangkali bisa sekalian di bungkus model seserahan kan. Aku juga dirumah tidak ada yang bisa bantu bungkus katanya. Sampai diatas selagi aku melihat - lihat tempat yang biasa untuk seserahan. Istri temannya muncul aku dikenalin ke dia. "Wah kapan nih lamarannya? tanya mbaknya.

"InsyaAllah bulan depan mbak doakan nggeh lancar.

"Iya mbak semoga dilancarkan dimudahkan ya mbak, mendoakanku dan Mas. Aamiin.

"Bisa dibantu untuk bungkus seserahannya tidak? tanya Mas pada mbak itu.

"Kalau tidak harus jadi hari ini bisa, soalnya yang biasa buat untuk seserahan hari ini libur adanya besok, jawab mbaknya. Gimana dek? Mas balik tanya ke aku.

"Ya tidak apa - apa Mas besok kalau sudah jadi minta dikabari saja Mas ambil. Di lunasi sekalian atau bagaimana Mbak? tanyaku. "Besok saja waktu ngambil Mbak, jawab mbaknya. Ini bayar ke kasir dulu saja untuk keranjangnya pita dan lainnya ini, untuk biaya bungkusnya yang besok terang mbaknya.

Tak terasa waktu sudah menjelang maghrib kita memutuskan sholat terlebih dahulu di Masjid alun - alun.

Selesai sholat lanjut makan dulu. Kita makan ayam goreng di pujasera alun - alun.

"Habis ini mau kemana dek, cari apa? tanya Mas padaku.

"Jalan - jalan aja mas ke pecinan ajakku. Baru berjalan mau nyebrang ke Kelenteng tiba - tiba hujan.

" Dek pakai topiku ini.

Dia berikan topinya padaku agar kepalaku tidak langsung terkena air hujan, dia gandeng menyebrang berniat neduh sebentar di Kelenteng sebelum menyebrang ke arah pecinan. Sampe di Kelenteng hujan mulai mereda, menyisakan gerimis. Ada Bapak dan anak lagi berfoto.

"Mas Foto bareng yuk minta tolong Bapaknya nanti gantian fotoin Bapaknya. Yes foto pertama berdua di depan Kelenteng gerimis - gerimis. Foto berdua yang nampak masih sama - sama kaku.hehe. Ada beberapa foto selfie berdua juga. 

Hari itu selesai dengan menyusuri pecinan, berjalan menikmati malam ditemani gerimis hujan. Sederhana saja nyari seserahan seperlunya, sholat maghrib, makan ayam goreng berfoto didepan Kelenteng. Syahdu.

Singkat cerita pas ketemu libur bareng lagi kita cari sarimbit yang nantinya akan kita pakai untuk acara lamaran. Dia ajak aku ke Toko Batik di Borobudur yang terkenal lengkap. Kitapun nemuin yang cocok, kita padukan sendiri Kebaya pink, bawahan batik bernuansa ungu untuk Mas atasan batik panjang yang juga bernuansa ungu. Untuk bawahnnya dia nantinya pakai celana kain.

Tambahan seserahan seperti Roti dan buah dia cari dan pesan sendiri. 

Sabtu, 20 April 2019

 

Malam Nifsu Sya'ban

Dia melamarku secara resmi.

Sebelumnya aku sudah persiapan ini itu. Makanan pesan sate dan di masakin macam - macam dibantu tetangga yang handal dalam perdapuran dan sudah seperti keluarga. Acara habis Sholat Isya. Aku dimake up sepupuku. Keluarga besarku banyak yang datang. Masih tidak menyangka sih rasanya hari dimana aku dilamar. Di lamar laki - laki yang dulunya tidak kenal bermula dari nunduk kepala dan senyum dijalan. Skenario Allah tidak pernah salah. "Tidak Cepat, tidak juga terlambat. Pas pada waktunya" 

Acara lamaran. Dia bawa seserahan yang dulu kita cari bersama, ada jarik tiga macam untuk ibuku, tambah buah, roti, beras dua karung (panen sendiri dia) dan ayam jago. Ibuku bahagia sekali. Tidak ada acara tukar cincin ya karena untuk simbol saja katanya.Cincin pas akad saja. Acara inti selesai. Foto - foto keluarga. Foto dia berlutut dan memberikan bunga mawar. Eitss kali ini tidak setangkai ya, bucket dong.hehe. Dia di temani teman baiknya Mas Andy yang satu kerjaan dengannya dan juga Mas Dana teman SMP yang juga masih saudara. Mereka bisa nyetir mobil jadi mereka yang mengantar rombongan keluarga Mas. 

Alhamdulillah resmi dilamar. Lagi - lagi di hari "SABTU"

 

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Solita Residen
5727      2326     11     
Mystery
Kalau kamu bisa melihat hal-hal yang orang lain tidak bisa... bukan berarti kau harus menunjukkannya pada semua orang. Dunia ini belum tentu siap untuk itu. Rembulan tidak memilih untuk menjadi berbeda. Sejak kecil, ia bisa melihat yang tak kasatmata, mendengar yang tak bersuara, dan memahami sunyi lebih dari siapa pun. Dunia menolaknya, menertawakannya, menyebutnya aneh. Tapi semua berubah seja...
Tic Tac Toe
1828      1463     2     
Mystery
"Wo do you want to die today?" Kikan hanya seorang gadis biasa yang tidak punya selera humor, tetapi bagi teman-temannya, dia menyenangkan. Menyenangkan untuk dimainkan. Berulang kali Kikan mencoba bunuh diri karena tidak tahan dengan perundungannya. Akan tetapi, pikirannya berubah ketika menemukan sebuah aplikasi game Tic Tac Toe (SOS) di smartphone-nya. Tak disangka, ternyata aplikasi itu b...
Diary of Rana
673      560     1     
Fan Fiction
“Broken home isn’t broken kids.” Kalimat itulah yang akhirnya mengubah hidup Nara, seorang remaja SMA yang tumbuh di tengah kehancuran rumah tangga orang tuanya. Tiap malam, ia harus mendengar teriakan dan pecahan benda-benda di dalam rumah yang dulu terasa hangat. Tak ada tempat aman selain sebuah buku diary yang ia jadikan tempat untuk melarikan segala rasa: kecewa, takut, marah. Hidu...
Baskara untuk Anasera
3      2     1     
Romance
Dalam setiap hubungan, restu adalah hal yang paling penting, memang banyak orang yang memilih melawan sebuah restu, namun apa gunanya kebahagiaan tanpa restu, terlebih restu dari keluarga, tanpa restu hubungan akan berjalan penuh dengan gelombang, karena hakikatnya dalam setiap hubungan adalah sebuah penjemputan dari setiap masalah, dan restu akan bisa meringankan ujian demi ujian yang menerpa da...
Langkah yang Tak Diizinkan
590      509     0     
Inspirational
Katanya dunia itu luas. Tapi kenapa aku tak pernah diberi izin untuk melangkah? Sena hidup di rumah yang katanya penuh cinta, tapi nyatanya dipenuhi batas. Ia perempuan, kata ibunya, itu alasan cukup untuk dilarang bermimpi terlalu tinggi. Tapi bagaimana kalau mimpinya justru satu-satunya cara agar ia bisa bernapas? Ia tak punya uang. Tak punya restu. Tapi diam-diam, ia melangkah. Dari k...
Spektrum Amalia
2085      1514     1     
Fantasy
Amalia hidup dalam dunia yang sunyi bukan karena ia tak ingin bicara, tapi karena setiap emosi orang lain muncul begitu nyata di matanya : sebagai warna, bentuk, dan kadang suara yang menghantui. Sebagai mahasiswi seni yang hidup dari beasiswa dan kenangan kelabu, Amalia mencoba bertahan. Sampai suatu hari, ia terlibat dalam proyek rahasia kampus yang mengubah cara pandangnya terhadap diri sendi...
Monokrom
332      295     1     
Science Fiction
Tergerogoti wabah yang mendekonstruksi tubuh menjadi serpihan tak terpulihkan, Ra hanya ingin menjalani kehidupan rapuh bersama keluarganya tanpa memikirkan masa depan. Namun, saat sosok misterius bertopeng burung muncul dan mengaku mampu menyembuhkan penyakitnya, dunia yang Ra kenal mendadak memudar. Tidak banyak yang Ra tahu tentang sosok di balik kedok berparuh panjang itu, tidak banyak ju...
Cinderella And The Bad Prince
6305      3743     11     
Romance
Prince merasa hidupnya tidak sebebas dulu sejak kedatangan Sindy ke rumah. Pasalnya, cewek pintar di sekolahnya itu mengemban tugas dari sang mami untuk mengawasi dan memberinya les privat. Dia yang tidak suka belajar pun cari cara agar bisa mengusir Sindy dari rumahnya. Sindy pun sama saja. Dia merasa sial luar biasa karena harus ngemong bocah bertubuh besar yang bangornya nggak ketul...
Wilted Flower
897      707     3     
Romance
Antara luka, salah paham, dan kehilangan yang sunyi, seorang gadis remaja bernama Adhira berjuang memahami arti persahabatan, cinta, dan menerima dirinya yang sebenarnya. Memiliki latar belakang keluarga miskin dengan ayah penjudi menjadikan Adhira berjuang keras untuk pendidikannya. Di sisi lain, pertemuannya dengan Bimantara membawa sesuatu hal yang tidak pernah dia kira terjadi di hidupnya...
Resonantia
1413      970     1     
Horror
Empat anak yang ‘terbuang’ dalam masyarakat di sekolah ini disatukan dalam satu kamar. Keempatnya memiliki masalah mereka masing-masing yang membuat mereka tersisih dan diabaikan. Di dalam kamar itu, keempatnya saling berbagi pengalaman satu sama lain, mencoba untuk memahami makna hidup, hingga mereka menemukan apa yang mereka cari. Taka, sang anak indigo yang hidupnya hanya dipenuhi dengan ...