Loading...
Logo TinLit
Read Story - Dearest Friend Nirluka
MENU
About Us  

Suatu malam saat Manik, Abigail, serta ketiga kawanan barunya membaca catatan-catatan lama di laboratorium, Abigail mendongak, matanya dipenuhi campuran kegembiraan dan ketakutan. “Aku rasa aku telah menemukan sesuatu,” katanya sambil menunjuk ke sebuah bagian dalam sebuah buku kuno, “itu berbicara tentang ritual untuk mematahkan kutukan Navaphare. Jika kita bisa melaksanakannya, kita mungkin bisa mengembalikan kenangan orang-orang yang hilang.”

Jantung Michellin berdebar kencang. "Tapi itu berbahaya, bukan? Navaphare itu sendiri telah mengatakan bahwa ritual harus dilakukan di jantung akademi, di mana kekuatan entitas paling kuat berada!"

Abigail mengangguk, ekspresinya tegas, "ya, tapi ini satu-satunya kesempatan kita. Kita harus mencobanya."

Septiansa menyilangkan tangan menandakan perasaan bingung, sementara Galuh mempertegas jawaban Abigail, "secara kemungkinan, peluangnya tidak benar-benar nol persen, jadi bisa dilakukan."

Mendengar kalimat dengan penuh perhitungan, Abigail jengkel seolah digurui. Manik mengajaknya untuk bersabar. Galuh meminta Manik untuk membacakan bab pertama kepada seluruh kawanan baru ini untuk membacakan seluruh isinya, Manik menyetujui. Pertama kalinya, dia membacakan keseluruhan isi pada salah satu bab naskah Navaphare kepada rang lain secara langsung.

 

Shuddhi, Pemurnian Diri. Bab Pertama Navaphare.

 

Dalam keheningan malam yang tenang,

di bawah sinar rembulan yang suci, 

 

Wahai jiwa-jiwa yang terikat oleh dunia fana, 

Lepaskanlah segala beban, segala rasa duka. 

Air akan mengalir dari telaga hati, 

Membawa kedamaian, dalam sepi yang abadi.

 

Lepaskanlah keterikatan yang mengikat erat, 

Biarkan segala hasrat duniawi menjauh dan lenyap. 

Jiwa yang terbelenggu oleh waktu dan ruang, 

Kini terbebaslah, terbang tinggi, melampaui batas angan.

 

Roh yang murni, bersihlah dari noda, 

Dari setiap ingatan gelap, biarkan terang menerpa. 

Dari kehampaan, lahirlah kembali, 

Dengan cahaya, jadilah sejati yang baru.

 

Dalam pemurnian, air dan api bersatu, 

Hapuslah segala cela, segala sesuatu yang menyesakkan. 

Jiwa yang suci, persiapkanlah perjalanan, 

Lalui lorong waktu, menujulah ke alam keabadian.

 

Wahai jiwa yang kini terbebas, dengarkan panggilan ini, 

Dari untaian Shuddhi yang murni, dalam abadi. 

Lepaskanlah duniawi, peluklah diam abadi, 

Langkahkanlah kaki, ke jalan yang sejati.

 

Manik membaca setiap baris dengan khidmat, merasakan setiap kata menenangkan hatinya. Dalam keheningan, ia merasakan pemurnian, persiapan untuk perjalanan panjang ini.

Semua yang mendengarnya merasa heran, menunjukkan raut wajah bengong. Kecuali Septiansa, ia merasa takjub dengan Manik, "oh, Manik. Manis sekali kamu ternyata."

Manik menjadi malu, Abigail merasa jengkel kembali.

"Aku juga ingin membaca naskah-naskah mu itu, Manik. Jadi bolehkah... ", lanjut Septiansa, namun dipotong Abigail karena saat ini ia merasa sangat jengkel kepadanya. Hampir-hampir Abigail tidak tahu kenapa dia memasukkan orang-orang ini ke dalam timnya.

Bab pembuka telah dibaca secara keseluruhan di laboratorium akademi yang banyak meninggalkan catatan lama bekas penelitian, mereka mengumpulkannya satu per satu, terlebih adalah Galuh yang begitu senang karena akademi ternyata memiliki sejarah yang luas. Pencarian mereka malam ini di laboratorium sekolah sudah berlalu, Manik dan teman-temannya bersepakat untuk mencari kudapan sebelum kembali ke asrama mereka masing-masing.

Mereka tahu jalan di depan menuju pemecahan mitos akademi penuh dengan ketidakpastian, tapi mereka juga tahu bahwa mereka saling memiliki—juga aliansi baru dari sesama siswa! Bersama-sama, mereka akan menghadapi kengerian yang menanti mereka, bertekad untuk mengungkap kebenaran dan mengakhiri warisan kelam akademi. Panggung telah disiapkan untuk mengejar mitos tersebut, dan tidak ada yang menghalangi mereka hingga saat ini.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Ojek
937      663     1     
Short Story
Hanya cerita klise antara dua orang yang telah lama kenal. Terikat benang merah tak kasat mata, Gilang dihadapkan lagi pada dua pilihan sulit, tetap seperti dulu (terus mengikuti si gadis) atau memulai langkah baru (berdiri pada pilihannya).
Matahari untuk Kita
6929      2463     10     
Inspirational
Sebagai seorang anak pertama di keluarga sederhana, hidup dalam lingkungan masyarakat dengan standar kuno, bagi Hadi Ardian bekerja lebih utama daripada sekolah. Selama 17 tahun dia hidup, mimpinya hanya untuk orangtua dan adik-adiknya. Hadi selalu menjalani hidupnya yang keras itu tanpa keluhan, memendamnya seorang diri. Kisah ini juga menceritakan tentang sahabatnya yang bernama Jelita. Gadis c...
Strange and Beautiful
5399      1747     4     
Romance
Orang bilang bahwa masa-masa berat penikahan ada di usia 0-5 tahun, tapi Anin menolak mentah-mentah pernyataan itu. “Bukannya pengantin baru identik dengan hal-hal yang berbau manis?” pikirnya. Tapi Anin harus puas menelan perkataannya sendiri. Di usia pernikahannya dengan Hamas yang baru berumur sebulan, Anin sudah dibuat menyesal bukan main karena telah menerima pinangan Hamas. Di...
Hello, Troublemaker!
1401      722     6     
Romance
Tentang Rega, seorang bandar kunci jawaban dari setiap ujian apapun di sekolah. Butuh bantuan Rega? mudah, siapkan saja uang maka kamu akan mendapatkan selembar kertas—sesuai dengan ujian apa yang diinginkan—lengkap dengan jawaban dari nomor satu hingga terakhir. Ini juga tentang Anya, gadis mungil dengan tingkahnya yang luar biasa. Memiliki ambisi seluas samudera, juga impian yang begitu...
Premium
The Secret Of Bond (Complete)
7024      1909     1     
Romance
Hati kami saling terikat satu sama lain meskipun tak pernah saling mengucap cinta Kami juga tak pernah berharap bahwa hubungan ini akan berhasil Kami tak ingin menyakiti siapapun Entah itu keluarga kami ataukah orang-orang lain yang menyayangi kami Bagi kami sudah cukup untuk dapat melihat satu sama lain Sudah cukup untuk bisa saling berbagi kesedihan dan kebahagiaan Dan sudah cukup pul...
Monday
348      276     0     
Romance
Apa salah Refaya sehingga dia harus berada dalam satu kelas yang sama dengan mantan pacar satu-satunya, bahkan duduk bersebelahan? Apakah memang Tuhan memberikan jalan untuk memperbaiki hubungan? Ah, sepertinya malah memperparah keadaan. Hari Senin selalu menjadi awal dari cerita Refaya.
She Is Falling in Love
576      372     1     
Romance
Irene membenci lelaki yang mengelus kepalanya, memanggil nama depannya, ataupun menatapnya tapat di mata. Namun Irene lebih membenci lelaki yang mencium kelopak matanya ketika ia menangis. Namun, ketika Senan yang melakukannya, Irene tak tahu harus melarang Senan atau menyuruhnya melakukan hal itu lagi. Karena sialnya, Irene justru senang Senan melakukan hal itu padanya.
A List of Flaws
11      4     0     
Romance
Ada beberapa alasan di balik kesuksesan seorang Joandy Nabanyu dalam menggaet hati para siswi di SMA Bina Pramoedya. Pertama, karena dia punya ketampanan khas darah blasteran; kedua, karena dia punya followers jutaan; ketiga, karena dia aktif dalam berbagai cabang kompetisi di sekolah; dan terakhir, karena dia punya karisma yang tidak dimiliki semua pria. Terdengar sempurna? Tentu saja. ...
To the Bone S2
4702      2573     1     
Romance
Jangan lupa baca S1 nya yah.. Udah aku upload juga .... To the Bone (untuk yang penah menjadi segalanya) > Kita tidak salah, Chris. Kita hanya salah waktu. Salah takdir. Tapi cintamu, bukan sesuatu yang ingin aku lupakan. Aku hanya ingin menyimpannya. Di tempat yang tidak mengganggu langkahku ke depan. Christian menatap mata Nafa, yang dulu selalu membuatnya merasa pulang. > Kau ...
Veintiséis (Dua Puluh Enam)
973      572     0     
Romance
Sebuah angka dan guratan takdir mempertemukan Catur dan Allea. Meski dalam keadaan yang tidak terlalu baik, ternyata keduanya pernah memiliki ikrar janji yang sama sama dilupakan.