Loading...
Logo TinLit
Read Story - The Skylarked Fate
MENU
About Us  

Setiap hidup memiliki awalan yang berbeda. Pada hidupnya yang ketujuh, Gilbert terlahir di keluarga yang baik. Ia memiliki kedua orang tua dan seorang kakak perempuan yang sayang padanya.

 

Saat masih bayi, Gilbert tidak memiliki ingatan masa lalunya maupun dapat memiliki kesadaran utuh. Rohnya masih murni dan polos. Beranjak kanak-kanak ingatan itu juga masih belum pulih. Ingatan masa lalu itu muncul ketika sudah melewati masa menuju pendewasaan.

 

Memang tidak semua ingatan serta merta kembali kepadanya. Tidak setiap jenjang usia pula dapat ia ingat. Hanya peristiwa yang ingin ia kenang atau yang ingin dewa tunjukkan padanya. Entah itu peristiwa menyenangkan, menyedihkan atau menyakitkan. Yang jelas, diantara semua ingatan itu, Eros akan selalu membuatnya ingat pada dirinya dan pada misinya.

 

Ia mendapat ingatannya sehari dimana tubuhnya menjadi dewasa. Setelah mendapati pendewasaan, ia bertemu dengan Eros dalam mimpinya.

 

Beberapa kabar dan literatur memang mengatakan Eros sangat tampan. Wajahnya simetris terpahat sempurna. Rahang begitu kokoh, alisnya melengkung tegas dan tatapannya tajam. Tubuhnya pun sangat proporsional. Gilbert sedikit iri dengan para dewa yang memiliki penampilan yang memukau, dan Eros adalah dewa yang paling tampan yang pernah ada.

 

Bila Eros mewujud nyata di dunia, pasti banyak wanita yang menaruh perhatian padanya. Mungkin saja ia akan jadi selebriti ataupun idola. Oh, tidak, jangan-jangan perempuan yang dapat bertemu Eros malah menyukai dewa itu dibanding menyukai takdir yang dipilihnya.

 

Meskipun begitu, sosok Eros yang seperti anak kecil lebih melekat dalam ingatan Gilbert. Eros dalam sosok anak kecil biasa dipanggil Cupid. Mungkin karena sudah terpatri sifat menyebalkan seorang Cupid sehingga tidak ada lagi kharisma seorang Eros.

 

Namun sesungguhnya, sungguh aneh bertemu dengan Eros setelah mimpi pendewasaanmu. Kau yang seorang pria bertemu dengan pria tampan ahli cinta dan hasrat seksual… Untung saja Gilbert tidak terlalu memikirkannya dan sudah terbiasa.

 

Berbicara mengenai pendewasaan dalam kehidupan bermasyarakat. Gilbert mendapat pengalaman yang tidak terlupakan di tujuhbelasan-nya pada reinkarnasinya yang ketujuh. Tidak, ia tidak mengadakan pesta ulang tahun. Ia malu membayangkan ia berdiri di tengah tengah kerumunan dengan kue di hadapannya. Bernyanyi, tiup lilin. Hm mungkin saja tidak selalu seperti itu, tapi Gilbert juga tidak tahu membuat suasana menyenangkan.

 

Masa-masa SMA memang menyenangkan dan Gilbert benar-benar mengalaminya. Bersekolah di SMA unggulan di daerahnya dan ia tinggal di asrama. Semua teman-teman dan adik kelasnya menyenangkan. Mereka semua berbaur dan dapat saling mendukung satu sama lain.

 

Gilbert tidak mengingat ulang tahunnya. Sejujurnya asramanya tidak ada kalender sehingga ia dan beberapa murid tidak terlalu memperdulikan hari. Semua murid asrama bangun pada pukul lima dan akan melaksanakan olah raga pagi. Gilbert juga bersiap seperti biasa.

 

Namun ia merasa heran ketika namanya dipanggil untuk menjadi instruktur senam, walaupun bukan gilirannya. Namun karena yang menjadi pengawas dan pembimbing mereka adalah seorang tentara, ia menurut saja. Mana tampang tentaranya seram lagi.

 

“Selamat pagi!”

 

“Semangat pagi!”

 

Mereka memulai dengan salam yang bersahutan. Satu tangan mengepal dibawa kedepan dengan mantap.

 

“Salam apa itu, gak kedengaran. Ulangi sekali lagi!” Salah satu tentara yang bernama Pak Adi merangsek maju dan mengomentari.

 

Gilbert sedikit mengeryitkan dahi karena merasa suaranya sudah nyaring. Ia berdeham, mencoba mengumpulkan lagi suara.

 

“Selamat pagi!!”

 

“Semangat pagi!!”

 

“Jadi laki kok pelan banget suaranya, gak teges lagi. Gimana itu. Ya udahlah lanjut aja. Tapi yang keras suaranya, yang semangat!”

 

Gilbert menganggukkan kepalanya pelan untuk menyetujui perkataan tentara. “Oke, sebelum kita lari pagi, kita lakukan pemanasan terlebih dahulu.”

 

Pemanasan berjalan lancar, tetapi tiba-tiba tentara menyeramkan itu datang dan mengomentarinya lagi. “Kok dari tadi aku lihat kamu terlalu lemas ya. Dibilang harus semangat ya semangat! Badan gede tapi ga ada tenaga.”

 

“Baik, pak,” sahut Gilbert sambil menggangguk.

 

“Kurang keras suaramu itu, ulangi lagi,”

 

“Baik pak!”

 

Karena disuruh seperti itu, berusahalah Gilbert untuk mengeluarkan suaranya. Namun, suaranya malah terlalu keras hingga terdengar seperti membentak. Pak Adi si tentara menyeramkan dan Pak Yono tentara yang lain sampai terkejut.

 

Gilbert pun memiliki raut wajah yang tidak bersahabat. Wajahnya memang cenderung seperti orang yang cuek dan juga sombong. Sudah memiliki wajah yang dapat membuat orang salah paham, perasaan dongkol dalam dirinya juga seperti seakan mendorong Gilbert berekspresi ‘tidak sopan’.

 

“Loh, kok ngomongmu begitu?” seru Pak Adi.

 

“Melawan kah? Gak terima diajarin?” Pak Yono ikut mengompori.

 

Suasana terasa menjadi kaku. Tidak ada murid yang bergerak. Kebanyakan murid tidak tahu dasar perbuatan kali ini, jadi mereka merasa prihatin dan bingung dengan apa yang dialami oleh Gilbert. Beberapa yang sudah menebak juga tidak berani untuk bergerak macam-macam.

 

“Sekarang kamu jungkir!”

 

Jungkir? Gilbert menaikkan sebelah alisnya. Apa maksudnya jungkir? Bagaimana melakukan jungkir?

 

“Gak tau? Kamu gak tahu jungkir?”

 

Pak Adi mencontohkan gerakannya. Gerakannya sama seperti gerakan roll depan yang beberapa kali dilakukan dalam kelas olahraga. Namun karena ini tidak dilakukan di atas matras, jadi sebelah tangan saja yang menekuk dan memberi gaya untuk melakukan gerakan roll. Sementara tangan lainnya melindungi kepala.

           

Gilbert merasa itu lebih susah, nekat mencoba dengan dua tangan tanpa melindungi kepalanya. Hal itu tentusaja mengundang komentar lagi dari Pak Adi dan Pak Yono.

 

“Loh, kok dikasih tau gitu?”

 

“Berhenti! Berhenti!”

 

Pak Adi memberikan tatapan tajam pada Gilbert. “Kamu ini gak mau dikasih tau ya. Sudah dibilang suaramu kecil, ya nyaringkan suaramu. Tapi jangan berteriak juga Dikasih tau caranya supaya kepala aman, malah gak diturutin! Kamu ga suka dibilangin? Mau melawan sama kamu? Mau melawan orang tua?”

 

Kepala Gilbert tetap tertuju kedepan tetapi tatapannya mengarah ke arah lain selain Pak Adi. Bila ia menunduk sedikit saja, pasti akan ditegur lagi karena tidak boleh menunduk. Agak terasa kesunyian beberapa saat sebelum akhirnya terdengar suara nyanyian.

 

“Selamat ulang tahun~! Selamat ulang tahun~!”

 

Pak Yono datang dengan membawa kue. Semua murid jadi ikut bernyanyi. Pak Adi yang sedaritadi memarahi Gilbert berubah menjadi sumringah. Ia jadi tertawa lebar sekali. Nah, kalau seperti itu tidak terlihat menyeramkan.

 

“Hahahah! Pasti kaget ya karena ada seperti ini. Yah, ini adalah salah satu cara kami untuk merayakan ulang tahun anak murid. Selanjutnya siapa lagi, tidak ada yang tahu haha!

 

“Tapi serius nih. Kamu itu tinggi dan badanmu itu bagus loh Tampangmu juga oke. Tadi kamu sudah bagus, tapi coba lebih tegas lagi. Kalau kamu bisa, nanti kamu saya latih biar jadi tentara macam saya hahah”

 

Gilbert hanya menanggapinya dengan canggung. Selanjutnya ia disuruh berdiri di tengah-tengah dan semua murid asrama memberikan selamat padanya. Ia dan teman-temannya berbagi kue yang diberikan tadi.

 

Sungguh pengalaman yang tidak terlupakan. Gilbert jadi ingin merahasiakan tanggal kelahirannya sehingga tidak ada kejadian seperti ini lagi.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Interaksi
664      483     0     
Romance
Ada manusia yang benar benar tidak hidup di bumi, sebagian dari mereka menciptakan dunia mereka sendiri. Seperti halnya Bulan dan Yolanda. Bulan, yang terlalu terobsesi dengan buku novel dan Yolanda yang terlalu fanatik pada Korea. Dua duanya saling sibuk hingga berteman panjang. Saat mereka mencapai umur 18 dan memutuskan untuk kuliah di kampus yang sama, perasaan takut melanda. Dan berencana u...
LEAD TO YOU
22905      4089     16     
Romance
Al Ghazali Devran adalah seorang pengusaha tampan yang tidak mengira hidupnya akan berubah setelah seorang gadis bernama Gadis Ayu Khumaira hadir dalam hidupnya. Alghaz berhasil membuat Gadis menjadi istrinya walau ia sendiri belum yakin kalau ia mencintai gadis itu. Perasaan ingin melindungi mendorongnya untuk menikahi Gadis.
Call Kinna
9486      3406     1     
Romance
Bagi Sakalla Hanggra Tanubradja (Kalla), sahabatnya yang bernama Kinnanthi Anggun Prameswari (Kinna) tidak lebih dari cewek jadi-jadian, si tomboy yang galak nan sangar. Punya badan macem triplek yang nggak ada seksinya sama sekali walau umur sudah 26. Hobi ngiler. Bakat memasak nol besar. Jauh sekali dari kriteria istri idaman. Ibarat langit dan bumi: Kalla si cowok handsome, rich, most wante...
Hatimu jinak-jinak merpati
670      474     0     
Short Story
Cerita ini mengisahkan tentang catatan seorang gadis yang terlalu berharap pada seorang pemuda yang selalu memberi kejutan padanya. Saat si gadis berharap lebih ternyata ...
Premium
RESTART [21+]
12700      5127     22     
Romance
Pahit dan getir yang kurasa selama proses merelakan telah membentuk diriku yang sekarang. Jangan pernah lagi mengusik apa yang ada di dalam sini. Jika memang harus memperhatikan, berdirilah dari kejauhan. Terima kasih atas semua kenangan. Kini biarkan aku maju ke depan.
Caraphernelia
1296      729     0     
Romance
Ada banyak hal yang dirasakan ketika menjadi mahasiswa populer di kampus, salah satunya memiliki relasi yang banyak. Namun, dibalik semua benefit tersebut ada juga efek negatif yaitu seluruh pandangan mahasiswa terfokus kepadanya. Barra, mahasiswa sastra Indonesia yang berhasil menyematkan gelar tersebut di kehidupan kampusnya. Sebenarnya, ada rasa menyesal di hidupnya k...
KELANA [Kenzie - Elea - Naresh]
6912      2554     0     
Fan Fiction
Kenzie, Elea, Naresh, tiga sahabat yang ditakdirkan menjadi seorang bintang. Elea begitu mengagumi Naresh secara diam-diam, hingga dia amat sangat peduli terhadap Naresh. Naresh yang belakangan ini sering masuk lambe turah karena dicap sebagai playboy. Bukan tanpa sebab Naresh begitu, laki-laki itu memiliki alasan dibalik kelakuannya. Dibantu dengan Kenzie, Elea berusaha sekuat tenaga menyadarka...
Matchmaker's Scenario
1698      1000     0     
Romance
Bagi Naraya, sekarang sudah bukan zamannya menjodohkan idola lewat cerita fiksi penggemar. Gadis itu ingin sepasang idolanya benar-benar jatuh cinta dan pacaran di dunia nyata. Ia berniat mewujudkan keinginan itu dengan cara ... menjadi penulis skenario drama. Tatkala ia terpilih menjadi penulis skenario drama musim panas, ia bekerja dengan membawa misi terselubungnya. Selanjutnya, berhasilkah...
Mimpi Membawaku Kembali Bersamamu
692      505     4     
Short Story
Aku akan menceritakan tentang kisahku yang bertemu dengan seorang lelaki melalui mimpi dan lelaki itu membuatku jatuh cinta padanya. Kuharap cerita ini tidak membosankan.
Si 'Pemain' Basket
7607      2825     1     
Romance
Sejak pertama bertemu, Marvin sudah menyukai Dira yang ternyata adalah adik kelasnya. Perempuan mungil itu kemudian terus didekati oleh Marvin yang dia kenal sebagai 'playboy' di sekolahnya. Karena alasan itu, Dira mencoba untuk menjauhi Marvin. Namun sayang, kedua adik kembarnya malah membuat perempuan itu semakin dekat dengan Marvin. Apakah Marvin dapat memiliki Dira walau perempuan itu tau ...