Loading...
Logo TinLit
Read Story - Sakura di Bulan Juni (Complete)
MENU
About Us  

Kadang ingin kutinggalkan semua letih hati

Menahan dusta di atas pedih ini, aku selalu sendiri

Serpihan hati ini, kupeluk erat, akan ku bawa sampai ku mati

Memendam rasa ini sendirian

Ku tak tahu mengapa , aku tak bisa melupakanmu

Kupercaya suatu hari nanti aku akan merebut hatimu

Walau harus menunggu sampai ku tak mampu menunggmu lagi

~Serpihan Hati, Utopia~

            Hari minggu ini Reta tak ada rencana apapun.Bahkan kedua sahabatnya sudah ribuan kali merayunya agar ikut ke pasar minggu tapi Reta masih tidak mau.Untuk hari ini dia ingin bermalas-malasan dan beristirahat penuh karena tubuhnya sedikit tidak enak.Mungkin karena hujan waktu itu.

            Dua hari yang lalu Reta kehujanan karena dia memberikan paying kepada temannya.Dia tidak tega membiarkan temannya yang sedang sakit itu kehujanan, nanti sakitnya bertambah parah.

            “Pakailah payungku, Nit..,” tawarnya.

            “Loh, loe pakek apa pulangnya?” tanya Nita dengan logat bicaranya yang khas Jakarta.

            “Oh, aku masih ada urusan sebentar disini.Nanti baru pulang.Jadi kamu pakai dulu aja paying ini,” usulnya sembari memberikan paying pinknya yang bermotif bunga sakura.

            “Bener nih nggak papa gue pakek paying loe?”

            “Iya nggak papa, mungkin nanti sudah reda hujannya setelah urusanku selesai,”

            “Oh, baiklah. Thanks..,” ucap Nita.

            Reta tidak ada urusan apapun di kampusnya waktu itu.Tapi dia harus membuat alasan agar Nita tidak menolak tawarannya.Dia bergegas pulang tanpa menunggu hujan berhenti.Dan beginilah akhirnya dia sedikit terkapar di kamar tidur karena flu yang menyerangnya.

*****

            Seseorang menggedor pintu kamar Reta. Reta terbengong ketika mbak kos mengatakan bahwa dia ada tamu. Dia sudah mengatakan pada Putri dan Ersa bahwa dia tidak ikut ke pasar minggu tapi kenapa dia malah dating, pikir Reta.

            Tapi Reta terkejut ketika mendapati seorang cowok yang telah dikenalnya itu berdiri disamping Motor Satria merah yang tengah terparkir di sepan kos nya itu. Wajahnya pucat dan tersirat kekhawatiran disana.Dia masih mematung disana tanpa menyadari bahwa Reta sudah berdiri dihadapannya. Cowok itu pasti akan tetap dengan pikirannya sendiri jika saja Reta tak memanggilnya.

            “Zelvin…kok kamu berada disini?” tanyanya heran.

            Zelvin terlonjak kaget ketika melihat gadis sakuranya itu telah memandangnya dengan wajah heran.Dia langsung saja meraih tubuh mungil Reta dalam pelukannya.Dan sebelum Reta mencium bau kecurigaan dari kelakuannya dia segera melepaskan pelukannya.

            “Kok kamu tahu tempat kos ku ? Apa ini juga kerjaan temanmu Si Nico..Nico..itu?” tanya Reta.

            “Ah…kau bodoh.Masih saja bodoh,” desah Zelvin hingga tak terdengar Reta saking lirihnya.“Bagaimana keadaanmu?Apa sudah membaik? Apa flu nya parah?” tanyanya beruntun.

            “Loh, kamu kok tahu aku sakit. Jangan-jangan dari…,”

            “Iya, dari Nico, tentu saja,” ucap Zelvin seolah mengetahui pikiran gadis yang ada di depannya itu.

            “Kau kesini juga karena perintahnya?”

            “Ya..,” ucap Zelvin.“Apa mau ku antar ke dokter?Seberapa parah sakitmu?”

            “Ah..sudahlah aku tidak apa-apa..,” ucap Reta.

            Tapi, Reta tahu dari mimic cowok dihadapannya itu kalau dia masih belum percaya dengan perkataannya.

            “Aku benar-benar tidak apa-apa. Aku sudah minum obat dan beberapa menit lagi pasti obatnya akan bekerja. Jadi kau tak perlu khawatir. Ah…maksudku sampaikan itu pada temanmu bahwa dia tidak perlu khawatir untukku,”

            “Ya, baiklah.Tapi, jangan pernah bertindak bodoh lagi. Jangan pernah mengorbankan dirimu sendiri lagi untuk orang lain. Jangan kehujanan. Dan jangan sakit lagi,”

            “Zelvin…kau…kau tahu aku…. Oh pasti dari Nico kan?”

            “Iya, aku tahu semuanya dari Nico.Dia pasti sangat-sangat menyukaimu sampai dia tahu apapun tentangmu,” ucap Zelvin sembari pergi meninggalkan Reta dengan motornya itu.

            Sampai kapan aku menunggu agar kau mau melihatku Ret. Tapi tak apalah, asalkan aku bisa selalu berada di dekatmu, maka biarlah aku tetap pada kebohonganku ini,” batin Zelvin di tengah-tengah perjalanan meninggalkan kos Reta.

*****

 

 

 

 

 

 

 

 

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
SATU FRASA
17450      4435     8     
Romance
Ayesha Anugrah bosan dengan kehidupannya yang selalu bergelimang kemewahan. Segala kemudahan baik akademis hingga ia lulus kuliah sampai kerja tak membuatnya bangga diri. Terlebih selentingan kanan kiri yang mengecapnya nepotisme akibat perlakuan khusus di tempat kerja karena ia adalah anak dari Bos Besar Pemilik Yayasan Universitas Rajendra. Ayesha muak, memilih mangkir, keluar zona nyaman dan m...
THE HISTORY OF PIPERALES
2365      1035     2     
Fantasy
Kinan, seorang gadis tujuh belas tahun, terkejut ketika ia melihat gambar aneh pada pergelangan tangan kirinya. Mirip sebuah tato namun lebih menakutkan daripada tato. Ia mencoba menyembunyikan tato itu dari penglihatan kakaknya selama ia mencari tahu asal usul tato itu lewat sahabatnya, Brandon. Penelusurannya itu membuat Kinan bertemu dengan manusia bermuka datar bernama Pradipta. Walaupun begi...
Peri Untuk Ale
7087      3123     1     
Romance
Semakin nyaman rumah lo semakin lo paham kalau tempat terbaik itu pulang
HOME
359      272     0     
Romance
Orang bilang Anak Band itu Begajulan Pengangguran? Playboy? Apalagi? Udah khatam gue dengan stereotype "Anak Band" yang timbul di media dan opini orang-orang. Sampai suatu hari.. Gue melamar satu perempuan. Perempuan yang menjadi tempat gue pulang. A story about married couple and homies.
Premium
Cinta Dalam Dilema
46834      8897     0     
Romance
Sebagai anak bungsu, Asti (17) semestinya menjadi pusat perhatian dan kasih sayang ayah-bunda. Tapi tidak, Asti harus mengalah pada Tina (20) kakaknya. Segala bentuk perhatian dan kasih sayang orang tuanya justru lebih banyak tercurah pada Tina. Hal ini terjadi karena sejak kecil Tina sering sakit-sakitan. Berkali-kali masuk rumah sakit. Kenyataan ini menjadikan kedua orang tuanya selalu mencemas...
SEPATU BUTUT KERAMAT: Antara Kebenaran & Kebetulan
8299      2801     13     
Romance
Hidup Yoga berubah total setelah membeli sepatu butut dari seorang pengemis—sepatu yang tak bisa dibuang dan selalu membawa sial. Bersama Hendi, teman sekosnya, Yoga terjebak dalam kekacauan: jadi intel gadungan, menyusup ke jaringan narkoba, hingga menghadapi gembong kelas kakap. Di tengah dunia gelap dan penuh tipu daya, sepatu misterius itu justru jadi kunci penyelamatan. Tapi apakah semu...
Dunia Saga
7391      2296     0     
True Story
There is nothing like the innocence of first love. This work dedicated for people who likes pure, sweet, innocent, true love story.
ARRA
1452      700     6     
Romance
Argana Darmawangsa. Pemuda dingin dengan sebentuk rahasia di balik mata gelapnya. Baginya, hidup hanyalah pelarian. Pelarian dari rasa sakit dan terbuang yang selama ini mengungkungnya. Tetapi, sikap itu perlahan runtuh ketika ia bertemu Serra Anastasya. Gadis unik yang selalu memiliki cara untuk menikmati hidup sesuai keinginan. Pada gadis itu pula, akhirnya ia menemukan kembali sebuah 'rumah'...
One Step Closer
2842      1341     4     
Romance
Allenia Mesriana, seorang playgirl yang baru saja ditimpa musibah saat masuk kelas XI. Bagaimana tidak? Allen harus sekelas dengan ketiga mantannya, dan yang lebih parahnya lagi, ketiga mantan itu selalu menghalangi setiap langkah Allen untuk lebih dekat dengan Nirgi---target barunya, sekelas juga. Apakah Allen bisa mendapatkan Nirgi? Apakah Allen bisa melewati keusilan para mantannya?
Happiness Is Real
395      340     0     
Short Story
Kumpulan cerita, yang akan memberitahu kalian bahwa kebahagiaan itu nyata.