Loading...
Logo TinLit
Read Story - Forbidden Love
MENU
About Us  

...

Kadang, saat sesuatu yang sangat kau inginkan tak jadi milikmu, harusnya kau terima saja dengan ikhlas. Tak perlu memaksakan karena sesungguhnya yang tahu apa yang terbaik untukmu bukanlah kau sendiri.

Sesuatu yang dipaksakan kebanyakan tak pernah berakhir baik. Itulah yang terjadi di kisah ini. Semuanya berakhir dengan sebuah penyesalan.

Jika saja dulu Ezra tak membawa Okta ke rumahnya dan memaksakan kehendak agar gadis itu tinggal bersamanya, mungkin saja rasa cintanya pada gadis itu tak hidup lagi dan ia tak harus berbohong. Dan jika saja Ezra tak membawa Okta ke rumahnya, mungkin saja masa lalu Anita tak terulang lagi. Mungkin rumah tangga Ezra dan Anita juga tak akan bahagia, tapi setidaknya hal buruk lainnya bisa dicegah.

Tapi, seperti yang selalu orang bijak katakan. Akan ada satu hal baik yang lahir dari banyaknya hal buruk yang diterima dengan tulus.

Ezra akhirnya menyerah akan cintanya pada Okta. Ia sadar bahwa ia dan Okta memang tak ditakdirkan bersama. Ia membiarkan Okta pergi ke Filipina dan menikah dengan Alex, seperti apa yang gadis itu mau.

Anita juga menyerah akan cintannya pada Okta. Meski sulit, ia berusaha hidup bersama Ezra yang menganggapnya seolah  tak ada.

Ezra sendiri merasa sudah tak punya tujuan hidup lagi. Ia bahkan hampir bunuh diri 1 tahun lalu. Tapi semuanya berubah saat Anita membawa pulang seorang anak yang Anita bilang ia adopsi dari panti asuhan.

Ezra mendapat tujuan hidupnya lagi. Ia tak tahu kenapa, tapi anak yang diberi nama Inezz itu membuatnya ingin jadi ayah yang baik. Ia ingin merawat Innez. Ia ingin memastikan bayi kecil itu mendapat hidup layak. Meski bukan darah dagingnya, ia merasa sangat menyayangi Innez.

Anita dan  Ezra pun membesarkan Innez dengan penuh kasih sayang. Mereka tak membiarkan gadis itu kekurangan apapun. Dan sebagai imbalannya, Anita dan Ezra mendapat tawa mereka kembali. Innez tumbuh menjadi gadis yang manis. Bahkan di usianya yang masih 5 tahun ia sudah sangat pintar dan bijak.

Seperti sekarang. Gadis itu tak menyentuh semua makanan di meja makan padahal ia sudah sangat lapar. Ia tak akan makan kalau ayah dan ibunya tak ikut makan.

“Ayah, Ibu!” teriak Innez senang saat akhirnya ayah dan ibunya datang.

“Maaf, Nak. Ibu terlambat. Kenapa Innez nggak makan duluan?”

“Innez mau makan sama ayah dan ibu. Lebih enak kalau makan sama-sama.”

“Ya udah. Kita makan ya. Berdoa dulu, Nak.” Ezra pun melipat tangannya dan memimpin doa.

Selesai makan malam, Innez pun duduk di ruang tamu. Menunggu ayah dan ibunya yang sedang membersihkan diri. Orangtuanya itu baru saja pulang bekerja. Tak lama, Innez mendengar bel pintu rumahnya ditekan. Gadis kecil itu pun membukakan pintu.

“Om Alex!” teriaknya girang lalu segera menghambur ke pelukan Alex. Om Alex ini adalah temanya ayah dan ibu.

Alex menggendong Innez ke ruang tamu dan duduk di sofa. Kemudian Ezra pun datang. Seperti biasa. Ayahnya Innez itu selalu menatapnya tak suka.

“Ayah, Om Alex datang lagi.” Innez bermain dengan tangan Alex.

“Innez, ayah boleh bicara sama om Alex nggak?” Ezra mengambil Innez dari pangkuan Alex. “Innez ke kamar dulu ya, Nak.” Ezra tersenyum pada Innez setelah dilihatnya gadis kecil itu mengangguk.

Setelah memastikan Innez sudah meninggalkan ruang tamu, barulah Ezra bicara pada Alex. Ia tak mengerti kenapa sampai sekarang Alex terus datang ke rumahnya. Ia juga bingung kenapa Alex ikut-ikutan mengurusi Innez sementara ia sudah memperistri Okta. Emosi Ezra selalu berada di level paling tinggi setiap melihat wajah laki-laki itu.

“Aku berhak atas Innez,” kata Alex dengan wajah sendu. “Besok ulang tahun Innez,” sambungnya.

“Aku sudah mengizinkanmu bersama Okta. Apa sekarang kau sedang menyia-nyiakan dia?!” suara Ezra meninggi.

Anita yang baru datang langsung bisa mengerti kenapa Alex ada di rumahnya. Besok ulang tahun Innez. Tanpa bisa ditahan, air mata Anita pun menetes.

“Alex, Ezra harus tahu semuanya sekarang. Innez juga harus tahu.” Dengan terisak Anita menghampiri Alex.

Alex merasa apa yang Anita katakan benar. Ia pun menatap Ezra dengan mantap. “Kau laki-laki paling brengsek yang sayangnya beruntung.” Alex membuka ceritanya dengan sebuah makian untuk Ezra.

Pertemuan Ezra dan Okta yang terakhir, saat gadis itu berpamitan untuk pergi ke Filipina,  Okta berbohong. Ia hanya ingin menjauh dari Ezra dan akhirnya tinggal di rumah yang Alex sediakan. Okta mengandung anak Ezra saat itu dan  ia memang punya keingingan memberikan anak pada Ezra. Meski tahu dirinya punya rahim yang lemah dan sadar bahwa nyawanya bisa dalam bahaya jika melahirkan seorang anak, Okta tetap ingin mengandung dan melahirkan anak Ezra.

9 bulan Okta mengandung dan akhirnya melahirkan seorang bayi perempuan. Dan pada hari Okta melahirkan buah cintanya dengan Ezra, di hari itu jugalah ia meregang nyawa.

Sebelum melahirkan, Okta sudah bertemu dengan Anita dan meminta sesuatu dari Anita. Okta ingin Anita merawat putrinya itu, dan Anita pun menyanggupinya. Anita membawa pulang bayi Okta seminggu setelah Okta meninggal. Mengaku bahwa bayi itu ia adopsi, ia memohon pada Ezra agar diizinkan mengurus bayi kecil itu. Dan Ezra mengizinkan.

Ezra tiba-tiba saja pusing. Ia tak bisa berdiri lagi dan akhirnya terduduk di lantai rumahnya. Okta tak pernah menikah dengan Alex. Dan yang membuat Ezra menangis adalah, Okta yang ia cintai itu sudah meninggal. Ezra merasa dirinya benar-benar pendosa. Ia bahkan tak tahu kalau Okta sudah tiada.

Tak bisa menahan dukanya, Ezra menangis sekuat yang ia bisa.

“Jadi, dimana anakku dan Okta?” tanya Ezra setelah lelah menangis.

“Di kamarnya. Sedang tidur.”

Ezra mengernyit bingung.

“Okta memberiku hak menamainya.” Alex tersenyum tulus pada Ezra. “Jovanka Innez.”

Tangis Ezra pun kembali pecah. Pantas saja selama ini ia begitu menyayangi Innez. Gadis kecil itu anaknya. Darah dagingnya. Okta mengabulkan keinginannya.

.

.

Pukul 7 pagi, Innez bangun dari tidurnya. Ia lumayan terkejut saat melihat Alex ada di sampingnya. Ia pun membangunkan Alex.

“Om Alexi nginep di rumah Innez?” tanya bocah itu dengan raut wajah senang.

“Iya. Sekarang kamu mandi dan siap-siap. Pakai baju yang bagus. Kita bakal pergi ke tempat seseorang.”

Ezra, Anita, Alexi dan juga Innez yang ada di gendongan Ezra tiba di sebuah pemakaman. Berjalan masuk beberapa belas langkah, mereka akhirnya sampai di sebuah pusara. Tiga orang dewasa tadi pun langsung meneteskan air mata. Orang yang sangat mereka sayangi sudah terbaring di sana.

“Ayah, ini makam siapa?” tanya Innez. “Loh? Kenapa Ayah, Ibu sama Om Alex nangis?”

Ezra berjongkok dan mengusap nisan di sana. ‘Aku mencintaimu, Okta. Selamanya.’ Ezra berucap sungguh dalam hati.

“Om Alex, ini makam siapa?” tanya Innez lagi.

Ezra memeluk Innez erat. Air matanya tak mau berhenti mengalir. “Innez, mulai sekarang panggil om Alex dengan sebutan papa Alex ya, Sayang. Dan ini, ini makam ibu kamu. Ibu Okta.”

….

Selesai.

Tags: twm18 romance

How do you feel about this chapter?

0 0 0 1 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • Madesy

    ceritanya bagus.. bacanya gak bisa berenti, harus tuntas.. Promote kak..

    Comment on chapter Bab 14
Similar Tags
Happiness Is Real
395      340     0     
Short Story
Kumpulan cerita, yang akan memberitahu kalian bahwa kebahagiaan itu nyata.
NI-NA-NO
1595      772     1     
Romance
Semua orang pasti punya cinta pertama yang susah dilupakan. Pun Gunawan Wibisono alias Nano, yang merasakan kerumitan hati pada Nina yang susah dia lupakan di akhir masa sekolah dasar. Akankah cinta pertama itu ikut tumbuh dewasa? Bisakah Nano menghentikan perasaan yang rumit itu?
Farewell Melody
330      241     2     
Romance
Kisah Ini bukan tentang menemukan ataupun ditemukan. Melainkan tentang kehilangan dan perpisahan paling menyakitkan. Berjalan di ambang kehancuran, tanpa sandaran dan juga panutan. Untuk yang tidak sanggup mengalami kepatahan yang menyedihkan, maka aku sarankan untuk pergi dan tinggalkan. Tapi bagi para pemilik hati yang penuh persiapan untuk bertahan, maka selamat datang di roller coaster kehidu...
AM to FM
2      2     1     
Romance
Seorang penyiar yang ingin meraih mimpi, terjebak masa lalu yang menjeratnya. Pertemuannya dengan seseorang dari masa lalu makin membuatnya bimbang. Mampukah dia menghadapi ketakutannya, atau haruskah dia berhenti bermimpi?
Sherwin
409      280     2     
Romance
Aku mencintaimu kemarin, hari ini, besok, dan selamanya
Premium
RESTART [21+]
13346      5423     22     
Romance
Pahit dan getir yang kurasa selama proses merelakan telah membentuk diriku yang sekarang. Jangan pernah lagi mengusik apa yang ada di dalam sini. Jika memang harus memperhatikan, berdirilah dari kejauhan. Terima kasih atas semua kenangan. Kini biarkan aku maju ke depan.
Bukan kepribadian ganda
10499      2316     5     
Romance
Saat seseorang berada di titik terendah dalam hidupnya, mengasingkan bukan cara yang tepat untuk bertindak. Maka, duduklah disampingnya, tepuklah pelan bahunya, usaplah dengan lembut pugunggungnya saat dalam pelukan, meski hanya sekejap saja. Kau akan terkenang dalam hidupnya. (70 % TRUE STORY, 30 % FIKSI)
Dunia Gemerlap
24157      4909     3     
Action
Hanif, baru saja keluar dari kehidupan lamanya sebagai mahasiswa biasa dan terpaksa menjalani kehidupannya yang baru sebagai seorang pengedar narkoba. Hal-hal seperti perjudian, narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas merupakan makanan sehari-harinya. Ia melakukan semua ini demi mengendus jejak keberadaan kakaknya. Akankah Hanif berhasil bertahan dengan kehidupan barunya?
Moment
413      360     0     
Romance
Rachel Maureen Jovita cewek bar bar nan ramah,cantik dan apa adanya.Bersahabat dengan cowok famous di sekolahnya adalah keberuntungan tersendiri bagi gadis bar bar sepertinya Dean Edward Devine cowok famous dan pintar.Siapa yang tidak mengenal cowok ramah ini,Bersahabat dengan cewek seperti Rachel merupakan ketidak sengajaan yang membuatnya merasa beruntung dan juga menyesal [Maaf jika ...
Wannable's Dream
46197      7988     42     
Fan Fiction
Steffania Chriestina Riccy atau biasa dipanggil Cicy, seorang gadis beruntung yang sangat menyukai K-Pop dan segala hal tentang Wanna One. Dia mencintai 2 orang pria sekaligus selama hidup nya. Yang satu adalah cinta masa depan nya sedangkan yang satunya adalah cinta masa lalu yang menjadi kenangan sampai saat ini. Chanu (Macan Unyu) adalah panggilan untuk Cinta masa lalu nya, seorang laki-laki b...