Loading...
Logo TinLit
Read Story - Be My Girlfriend?
MENU
About Us  

"You turned out to be
Everything I was looking for."

•••
Vina's pov


Sudah 4 bulan lebih sejak Kyungsoo Oppa meninggalkan Indonesia. Rutin kami berjalan sama seperti sebelumnya.


Aku akan sibuk bertemu dengan editor dan revisi mengenai bukuku, dan Oppa yang sedang sibuk dengan drama barunya.


Tenang, dia memegang janji selama ini. Dia tetap menghubungiku di sela kesibukannya, begitu juga denganku. Kami tetap saling menelepon dan sms, kami juga kadang menyempatkan waktu untuk melakukan video call.


Tentang kesibukanku beberapa bulan ini, sebenarnya aku sedang dalam proses buku ketigaku, dan buku ini sangat special menurutku.


Buku ini masih dalam bentuk puisi, bedanya, ini bercerita tentang Kyungsoo Oppa. Pertemuan kami dari awal hingga saat ini. Romantis ga sih aku, hehe.


Tentu saja aku aku menyamarkan namanya dan nama group EXO.


Yakali. Cari mati.


Setelah direvisi editor, akan masuk ke proses penerbitan, dan seperti biasa akan ada meet and greet.


Aku ingin nantinya bisa membuat novel based on true story tentang kehidupan kami berdua. Itu sekarang mimpiku. Masih mimpi. Iya kalo dinikahin.


Selama 4 bulan, tidak banyak yang terjadi, salah satunya, tersebar foto-foto Kyungsoo oppa bersama cinta pertamanya dulu di depan cafe waktu itu. Kejadian waktu mereka berciuman didepanku.


Tapi, untunglah dengan tersebarnya berita itu, rumor gay Kyungsoo oppa mulai hilang. Dan rumor ini malah memperkuat EXOL, malah aku kasihan melihat kolom komentar yang menjelek-jelekkan wanita itu dengan pedas.


Dan untungnya lagi, direktur drama yang sedang dijalaninya tidak memusingkan rumor itu, sehingga Kyungsoo oppa masih terlibat dalam drama itu.


TRIING TRIING


Nada dering ponselku mengagetkanku seketika dan aku langsung mengangkatnya.


"Ohho, selamat siang, kak editor~" hubunganku dengan kakak editor ini memang sangat baik, kami mempunyai hobi yang sama dan kami juga mempunyai sense of humor yang super renyah, tentunya cuma kami yang tau lelucon kami sendiri. Namanya Kak Lucas.


Bedanya, dia benci kpop.


"KAU MAU KABAR BAIK APA KABAR BURUK?? CEPAT CEPAT CEPAT!" Aduh si kakak. Kesambet apa lagi dah.


"Hah! Eehh.. BAIK KABAR BAIK, SENANG SENANG DAHULU, NANGIS BELAKANGAN!" Aku mempercepat suaraku tidak sabar.


"BUKUMU YANG KEDUA MAU REPACKAGE DAN AKAN DIPROMOSIKAN DI DUA KOTA DALAM ASIA!" Kak Lucas terdengar setengah teriak. Aku bisa membayangkan wajahnya.


Aku langsung beranjak berdiri, tersenyum selebar-lebarnya. Kalau saja posisiku sedang tidak di cafe waktu itu, aku pasti sudah berlarian mengitari ruangan sambil merayakannya dengan melompat lompat kegirangan.


"Dua kota kak? Dua kota? Dimana? Dimana?!" KOREAKOREAKOREAKOREAKOREAKOREA!!!


"Singapore!" Aku kembali duduk dengan ekspresi ketjewah. Tapi ya senang juga, sih. "Satunya, kabar buruk!"


"Dimana kak?! Kok buruk!"


"Korea."


"HAH? APA KAK? Ngomong lagi! Cepetan!!" Waduh suaraku sepertinya terlalu kencang. Beberapa orang menoleh ke arahku.


"Korea, syantik. Akunya yang tidak senang, ih. Semuanya plastik." Kak Lucas terdengar menghela nafasnya. "Lagian, waktu novelmu dipublish secara online, orang di korea banyak yang membelinya, lo. Sepertinya kau cocok dengan selera mereka."


"HEHEHEHEHEHEHE. Kapan kak, ke singapore lalu korea?" Aku tidak sabar memberitakannya ke seseorang.


"Nah itu, dadakan. Dua minggu lagi, gimana?"


"Kosong, aku kosong. Terus kak, aku bisa menetap sementara di Korea, kan?" Aku memastikannya sebelum mencari-cari tiket pulang.


"Iya, jangan lama-lama! Buku ketigamu harus dipantau proses penerbitannya! Belum jadwal meet and greetnya. Sibuk bener ya lu, ngalah-ngalahin presiden." Kak Lucas terdengar mendengus dari sana.


"Berarti Kakak ngalah-ngalahin sibuknya wakil presiden, hehehe." Nyengir kuda mode on. Retjeh kan?


Kami tertawa bersama, lalu menutup telepon masing-masing.


Aku tidak teralih dari layar kaca ponselku dan langsung menekan nomor yang sudah kuhafal diluar kepala.


TUUT TUUT TUUT


"Yoboseyo? Oppa oppa oppa."


"Vina-ya~ pelan-pelan, haha. Bagaimana kabarmu?"


"Oppa, buku keduaku akan di repackage dan aku akan promosikan di dua kota! Tebak!"


"Di Indonesia?"


"BUKAN."


"Malaysia?"


"BUKAN."


"Singapore? Singapore?"


"Ehe, iya di Singapore! Satu lagi, satu kota lagi, Oppa!"


"Eeh.. Jepang?" Ia mengucapkannya dengan sedikit ragu.


"BISA JADI."


"K..korea..?"


Udah mirip main eat bulaga.


"HEHEHEHE."


"Korea? Benar? Kita bisa ketemu? Kapan?" Suaranya meninggi, dan aku bisa tau bagaimana ekspresi wajahnya sekarang.


"Dua minggu lagi, setelah aku ke Singapore."


"Pergi dengan siapa?"


"Kak Lucas, editor."


"Oh Lucas, berdua saja? Awas ya kalau kalian macam-macam. Aku pencemburu, tau." Aku hanya terkekeh mendengarnya.


"Mungkin ada beberapa editor bagian translator yang ikut tapi aku tidak tau kelanjutannya." Aku tersenyum membayangkan wajahnya yang sedang cemburu.


"I miss you." Satu kata itu benar-benar berhasil membuat wajahku memanas.


"Aku juga, oppa. Sangat."


"Maaf Vina, harus kututup, aku sedang syuting. Nanti malam kutelepon, ya? Bye~" Kyungsoo oppa terdengar sangat sibuk belakangan ini.


Aku tidak sabar bertemu dengannya!

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Dream Space
721      456     2     
Fantasy
Takdir, selalu menyatukan yang terpisah. Ataupun memisahkan yang dekat. Tak ada yang pernah tahu. Begitu juga takdir yang dialami oleh mereka. Mempersatukan kejadian demi kejadian menjadi sebuah rangakaian perjalanan hidup yang tidak akan dialami oleh yang membaca ataupun yang menuliskan. Welcome to DREAM SPACE. Cause You was born to be winner!
Alvira ; Kaligrafi untuk Sabrina
15878      3453     1     
Romance
Sabrina Rinjani, perempuan priyayi yang keturunan dari trah Kyai di hadapkan pada dilema ketika biduk rumah tangga buatan orangtuanya di terjang tsunami poligami. Rumah tangga yang bak kapal Nuh oleng sedemikian rupa. Sabrina harus memilih. Sabrina mempertaruhkan dirinya sebagai perempuan shalehah yang harus ikhlas sebagai perempuan yang rela di madu atau sebaliknya melakukan pemberontakan ata...
In Her Place
4593      2399     21     
Mystery
Rei hanya ingin menyampaikan kebenaran—bahwa Ema, gadis yang wajahnya sangat mirip dengannya, telah dibunuh. Namun, niat baiknya disalahartikan. Keluarga Ema mengira Rei mengalami trauma dan membawanya pulang, yakin bahwa dia adalah Ema yang hilang. Terjebak dalam kesalahpahaman dan godaan kehidupan mewah, Rei memilih untuk tetap diam dan menjalani peran barunya sebagai putri keluarga konglomer...
Pertualangan Titin dan Opa
4332      1865     5     
Science Fiction
Titin, seorang gadis muda jenius yang dilarang omanya untuk mendekati hal-hal berbau sains. Larangan sang oma justru membuat rasa penasarannya memuncak. Suatu malam Titin menemukan hal tak terduga....
Communicare
12334      1746     6     
Romance
Menceritakan 7 gadis yang sudah bersahabat hampir lebih dari 10 tahun, dan sekarang mereka dipersatukan kembali di kampus yang sama setelah 6 tahun mereka bersekolah ditempat yang berbeda-beda. Karena kebetulan mereka akan kuliah di kampus yang sama, maka mereka memutuskan untuk tinggal bersama. Seperti yang pernah mereka inginkan dulu saat masih duduk di sekolah dasar. Permasalahan-permasalah...
Someday Maybe
12118      2667     4     
Romance
Ini kisah dengan lika-liku kehidupan di masa SMA. Kelabilan, galau, dan bimbang secara bergantian menguasai rasa Nessa. Disaat dia mulai mencinta ada belahan jiwa lain yang tak menyetujui. Kini dia harus bertarung dengan perasaannya sendiri, tetap bertahan atau malah memberontak. Mungkin suatu hari nanti dia dapat menentukan pilihannya sendiri.
Dieb der Demokratie
16906      1974     16     
Action
"Keadilan dan kebebasan, merupakan panji-panji dari para rakyat dalam menuntut keadilan. Kaum Monarki elit yang semakin berkuasa kian menginjak-injak rakyat, membuat rakyat melawan kaum monarki dengan berbagai cara, mulai dari pergerakkan massa, hingga pembangunan partai oposisi. Kisah ini, dimulai dari suara tuntutan hati rakyat, yang dibalas dengan tangan dingin dari monarki. Aku tak tahu...
BIYA
3932      1608     3     
Romance
Gian adalah anak pindahan dari kota. Sesungguhnya ia tak siap meninggalkan kehidupan perkotaannya. Ia tak siap menetap di desa dan menjadi cowok desa. Ia juga tak siap bertemu bidadari yang mampu membuatnya tergagap kehilangan kata, yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Namun kalimat tak ada manusia yang sempurna adalah benar adanya. Bidadari Gian ternyata begitu dingin dan tertutup. Tak mengij...
Sweetest Thing
2620      1395     0     
Romance
Adinda Anandari Hanindito "Dinda, kamu seperti es krim. Manis tapi dingin" R-
Dia Dia Dia
15039      3021     2     
Romance
Gadis tomboy yang berbakat melukis dan baru pindah sekolah ke Jakarta harus menahan egonya supaya tidak dikeluarkan dari sekolah barunya, saat beberapa teman barunya tidak menyukai gadis itu, yang bernama Zifan Alfanisa. Dinginnya sikap Zifan dirasa siswa/siswi sekolah akan menjadi pengganti geng anak sekolah itu yang dimotori oleh Riska, Elis, Lani, Tara dan Vera. Hingga masalah demi masalah...