"And suddenly all the love songs
Were about you"
•••
Vina's pov
Setelah Kyungsoo oppa berjalan dan menutupi pintu kamar mandi, situasi sudah aman.
aku langsung melompat-lompat kegirangan, mencubit tanganku sampai merah, dan berteriak tanpa mengeluarkan suara.
BISAKAH KAU BAYANGKAN KALAU HAL INI TERJADI PADAMU?
EXO dan EXOL bersama. Oh neptunus begitu baik padaku.
Aku tidak akan lagi melepas Kyungsoo oppa. Bersamanya, aku sangat senang! Dia sumur kebahagiaanku.
Walaupun sedih dia akan segera meninggalkan Indonesia, tapi aku percaya padanya melebihi apapun. Ya, aku akan selalu percaya padanya.
Aku pun berbaring di kasur, tempat Kyungsoo oppa berbaring semalaman kemarin.
Aku akan sangat merindukannya!
Setelah beberapa menit berlalu, Kyungsoo oppa keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah. Rambutnya memang mulai tumbuh sedikit demi sedikit, jadi mengeringkannya bukan hal yang sulit.
Aku mengamatinya saat ia mengeringkan rambutnya dengan menggosok-gosokkan handuknya. Ia memakai sweater hitam miliknya.
Sungguh, kau harus melihat aslinya, sampai kau merasa betapa sexynya Kyungsoo oppa kalau sudah memakai sweater hitam miliknya.
"Kenapa, hm?" Kyungsoo oppa kembali merangkak ke kasur dan mendekatiku.
"Kau terlihat tampan dan.. sexy." Mulut macam apa ini..
Dia tertawa melihatku dan mencium keningku sekali lagi.
"If I was your boyfriend,
I'd never let you go
Keep you on my arm girl,
you'd never be alone."
Kenapa dia tiba-tiba bernyanyi! Dia memang ingin membuat jantungku berhenti!
"I can be a gentleman,
anything you want."
Dia tidak berhenti menatapku, kami saling bertatapan dan tangannya kembali menjelajahi lenganku, lalu menciuminya.
"I want to give you marks." Dia menatapku dengan suaranya yang khas, dalam dan tenang.
"It'd be gone. But it's okay, this.." aku mengangkat tanganku dan menunjuk kepala sampai kakiku. "Is yours."
Aku tau ini terlihat cheesy, but I can't help it.
Dia tersenyum mendengarnya mulai mencium collar bone milikku, dan mulai menggigitnya, meninggalkan bekas disana.
"Sebenarnya aku tidak mau menyentuhmu sampai kita ke jenjang selanjutnya, tapi kau benar-benar membuatku kehilangan akal sehat." Dia kembali memelukku.
"Bersabarlah, hehe."
"Untuk kamu, aku selalu bersabar."
Kami pun menghabiskan waktu dengan tertidur di pelukan masing-masing.
Mendekati jam12, Kyungsoo oppa sudah memasang alarmnya dan membangunkan kami berdua.
Tangannya meraih ponselnya dan mematikan alarm.
Ia mengangkat badannya pelan, lalu memandangiku, dan mengelus rambutku.
Apakah kalian tau betapa manisnya Kyungsoo oppa?
"Tidurlah, aku akan pergi ke airport sekarang. Keep in touch, ok." Lagi-lagi ia mencium keningku, mungkin didalam keningku ada magnetnya.
Dia berdiri lalu mengambil beberapa barangnya dan memakai topi lalu maskernya.
Image
Ia mengecek apakah ada barangnya yang ketinggalan lalu menghampiriku yang sudah dalam posisi duduk manis di kasur.
"Percayalah padaku, ya? Kita tunggu waktu yang tepat. Pelan-pelan kita akan menjalaninya. Tidak perlu buru-buru, ya?" Aku menganggukkan kepalaku, tanda mengiyakan ucapannya.
Aku percaya padanya, sungguh. Dari awal, aku memang sudah percaya padanya. Meskipun ia belum memberi kepastian, tapi yang kami tau, kami memiliki perasaan yang sama dan kami akan memperjuangkan hal itu untuk kedepannya.
Ia memelukku erat dan mencium pucuk kepalaku. Sialnya tadi aku tidak keramas, tapi untungnya aku keramas kemarin. Aman. Tidak akan bau dan masih bersih.
Dia memelukku sekali lagi sampai akhirnya melepaskannya.
"Walaupun sibuk, aku akan coba menghubungimu. Kau juga, telpon aku kalau ada apa-apa, yah walaupun tidak ada apa-apa, telpon saja. Kabari aku lewat sms, ya." Aku memberikan tanda oke lewat tanganku.
"Oppa, jaga kesehatanmu, kapan-kapan aku akan ke korea kalau sempat." Aku tertawa kecil ketika dia menirukan gayaku memberi tanda oke.
"Aku pergi, ya. Baik-baik di Surabaya. Jangan lupa, hubungi aku. Aku pasti juga akan menghubungimu." Ia memelukku untuk yang terakhir kali. "Untuk kamu, aku akan sangat merindukan ini."
Ia pun melepas pelukan kami yang singkat dan meninggalkanku seorang diri di kamar hotel.
Bolehkah kita seperti ini?
Apa aku benar bisa mempercayainya terus..?
Kenapa aku merasakan perasaan yang tidak enak..
Renafkar
10216
2205
5
Romance
Kisah seorang gadis dan seorang lelaki, yakni Rena dan Afkar yang sama-sama saling menyukai dalam diam sejak mereka pertama kali duduk di bangku SMA. Rena, gadis ini seringkali salah tingkah dan gampang baper oleh Afkar yang selalu mempermainkan hatinya dengan kalimat-kalimat puitis dan perlakuan-perlakuan tak biasa.
Ternyata bener ya? Cewek tuh nggak pernah mau jujur sama perasaannya sendiri....
LASKAR BIRU
8980
2857
6
Science Fiction
Sebuah Action Science-Fiction bertema Filsafat tentang persepsi dan cara manusia hidup. Tentang orang-orang yang ingin membuat dunia baru, cara pandang baru, dan pulau Biru.
Akan diupdate tiap hari yah, kalau bisa. Hehehe.. Jadi jangan lupa dicek tiap malamnya. Ok?
If These Insomniac Eyes Were Also My Third
161
65
1
Horror
Bagaimana perasaanmu jika tidak bisa tidur di malam hari? Atau bahkan, tidak bisa tidur berhari - hari. Kadang, kamu juga bisa lupa kalau hari ini belum sempat tidur.
ya, penyakit insomnia itu perlahan mengganggu kehidupan milik cewek bernama Putih.
Putih juga dikelilingi oleh banyak kenalan yang memiliki mata batin, kemampuan mereka melihat mahluk tak kasat mata. Berbeda dengan Putih, ia...
Petualang yang bukan petualang
2589
1304
2
Fantasy
Bercerita tentang seorang pemuda malas bernama Ryuunosuke kotaro yang hanya mau melakukan kegiatan sesuka kehendak nya sendiri, tetapi semua itu berubah ketika ada kejadian yang mencekam didesa nya dan mengharuskan dia menjadi seorang petualang walupun dia tak pernah bermimpi atau bercita cita menjadi seorang petualang. Dia tidaklah sendirian, dia memiliki sebuah party yang berisi petualang pemul...
Berawal dari Hujan (the story of Arumi)
1228
695
1
Inspirational
Kisah seorang gadis bernama Arumi Paradista, menurutnya hujan itu musibah bukan anugerah. Why? Karena berawal dari hujan dia kehilangan orang yang dia sayang. Namun siapa sangka, jika berawal dari hujan dia akan menemukan pendamping hidup serta kebahagiaan dalam proses memperbaiki diri.
Semua ini adalah skenario Allah yang sudah tertulis. Semua sudah diatur, kita hanya perlu mengikuti alur.
...
A & B without C
408
347
0
Romance
Alfa dan Bella merupakan sepasang mahasiswa di sebuah universitas yang saling menyayangi tanpa mengerti arti sayang itu sendiri.
Bisikan yang Hilang
195
172
3
Romance
Di sebuah sudut Malioboro yang ramai tapi hangat, Bentala Niyala penulis yang lebih suka bersembunyi di balik nama pena tak sengaja bertemu lagi dengan Radinka, sosok asing yang belakangan justru terasa akrab. Dari obrolan ringan yang berlanjut ke diskusi tentang trauma, buku, dan teknologi, muncul benang-benang halus yang mulai menyulam hubungan di antara mereka. Ditemani Arka, teman Radinka yan...
Thantophobia
1666
993
2
Romance
Semua orang tidak suka kata perpisahan. Semua orang tidak suka kata kehilangan. Apalagi kehilangan orang yang disayangi.
Begitu banyak orang-orang berharga yang ditakdirkan untuk berperan dalam kehidupan Seraphine. Semakin berpengaruh orang-orang itu, semakin ia merasa takut kehilangan mereka.
Keluarga, kerabat, bahkan musuh telah memberi pelajaran hidup yang berarti bagi Seraphine.
Dua Sisi
9449
2476
1
Romance
Terkadang melihat dari segala sisi itu penting, karena jika hanya melihat dari satu sisi bisa saja timbul salah paham. Seperti mereka. Mereka memilih saling menyakiti satu sama lain.
-Dua Sisi-
"Ketika cinta dilihat dari dua sisi berbeda"
Rasa yang Membisu?
2384
1136
4
Romance
Menceritakan 4 orang sahabatnya yang memiliki karakter yang beda. Kisah cerita mereka terus terukir di dalam benak mereka walaupun mereka mengalami permasalahan satu sama lain. Terutama kisah cerita dimana salah satu dari mereka memiliki perasaan terhadap temannya yang membuat dirinya menjadi lebih baik dan bangga menjadi dirinya sendiri.
Pertemanan menjadikan alasan Ayu untuk ragu apakah pera...
BabyBoo12








