Loading...
Logo TinLit
Read Story - Mutiara -BOOK 1 OF MUTIARA TRILOGY [PUBLISHING]
MENU
About Us  

"What happened to your face? Did someone hit you?" Prince Surya notices the bruised cheek of Ara's. 

His hand moves up to touch her swollen cheek, making it even redder because Ara is blushing really bad.

She has never been in close contact with any man other than Guntur and her dad. The fact that this is the future king makes Ara even more nervous. 

"I am fine, Your Highness." Ara moves a step back, afraid that somebody will misunderstand her again. She had enough of that for one day.

"Come with me. I will ask them for some ice." 

"I am really okay. I can grab it myself," said Ara.

Prince Surya takes Ara's hand and leads her to the study room. Ara did not even realize that it was the same study room where Bunga is working. Before she can stop him, he already opens the door to the surprise of Bunga.

"Your Highness." she curtsies. 

Then her eyes meet Ara's. Bunga's gaze moves toward Ara's hand which Prince Surya's hand is holding. For a brief second, Ara can feel Bunga's excitement peaks. Her eyes twinkle and smile. She does not smile with her lips but Ara can definitely tell that Bunga is excited.

"I am sorry. Can you leave us for a minute?" asked Prince Surya to Bunga.

"Of course, Your Highness." Bunga makes her way to the door with a duster in her hand.

"Also, can you bring us some ice and a piece of cloth?" He continues.

"Of course, Your Highness." 

So Ara was left alone with Prince Surya. Prince Surya takes a seat at the velvet couch where Ara was sitting moments ago. Ara herself does not follow him. She keeps standing like a mannequin.

"Did my brother do this to you?" he asked softly.

"Oh no, Your Highness. He did not do this to me."

"Then was it Intan that did this?" he proceeds.

Ara cannot answer 'yes' because she would be badmouthing her own mistress if she does. But she cannot necessarily say 'no' because then she would be lying to the future king. That is a punishable act by law. She at least knows that much.

So Ara stays silent.

"I take that as a 'yes'."

He sighs and silence befalls the two of them. The room suddenly feels colder than before. Ara cannot stand the atmosphere. Each second feels like forever.

'When exactly is Bunga going to come back?' she thought.

"Excuse me?" Bunga knocks.

'Oh Thank God!' thought Ara.

"Come in!" said Prince Surya.

"I brought some ice and a cloth, Your Highness." Bunga walks with a bowl of ice cubes and a cloth. 

"Place it on the table."

Bunga follows his order and quickly walks out of the room, neglecting the nervous Ara in the cold dark room.

Prince Surya stands up and walks toward the table where the bowl was placed. He puts some ice cubes onto the cloth and wraps them.

Then he moves closer to Ara. He places the cloth on Ara's swollen cheek.

"Hold it!" he said.

Ara holds the cloth like Prince Surya told her to. For a split second their hands touch each other. Prince Surya's hand is really cold. 

'Is it because of the ice or has it always been that cold?' asked Ara to herself.

"Intan has been always mentally unstable since she was a kid. Please don't mind her. She lost her parents early in life. She only had me and Chahaya to play with." Prince Surya walks back to the couch and takes his seat.

Then he gestures Ara to take a seat next to him, which of course Ara obeys.

"I was busy with royal protocols since young. So she hangs out mainly with Chahaya. They became really close. I guess she really adores him."

"I.. I see," said Ara.

"She began to think that Chahaya belonged only to her. She thought he is going to marry her one day."

'Now, it all makes sense.,' thought Ara.

"She went crazy if she caught a maid talking to Chahaya. Which is why I intruded you and Chahaya this morning. I was afraid Intan would see it. I guess I was too late," he continues.

Then silence takes over them again. 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Me vs Skripsi
5101      2136     154     
Inspirational
Satu-satunya yang berdiri antara Kirana dan mimpinya adalah kenyataan. Penelitian yang susah payah ia susun, harus diulang dari nol? Kirana Prameswari, mahasiswi Farmasi tingkat akhir, seharusnya sudah hampir lulus. Namun, hidup tidak semulus yang dibayangkan, banyak sekali faktor penghalang seperti benang kusut yang sulit diurai. Kirana memutuskan menghilang dari kampus, baru kembali setel...
Kalopsia
908      663     2     
Romance
Based of true story Kim Taehyung x Sandra Sandra seharusnya memberikan sayang dan cinta jauh lebih banyak untuk dirinya sendiri dari pada memberikannya pada orang lain. Karna itu adalah bentuk pertahanan diri Agar tidak takut merasa kehilangan, agar tidak tenggelam dalam harapan,  agar bisa merelakan dia bahagia dengan orang lain yang ternyata bukan kita.  Dan Sandra ternyata lupa karna meng...
Temu Yang Di Tunggu (Volume 1)
21179      4818     12     
Romance
Yang satu Meragu dan yang lainnya Membutuhkan Waktu. Seolah belum ada kata Temu dalam kamus kedua insan yang semesta satukan itu. Membangun keluarga sejak dini bukan pilihan mereka, melainkan kewajiban karena rasa takut kepada sang pencipta. Mereka mulai membangun sebuah hubungan, berusaha agar dapat di anggap rumah oleh satu sama lain. Walaupun mereka tahu, jika rumah yang mereka bangun i...
Dream of Being a Villainess
1823      1096     2     
Fantasy
Bintang adalah siswa SMA yang tertekan dengan masa depannya. Orang tua Bintang menutut pertanggungjawaban atas cita-citanya semasa kecil, ingin menjadi Dokter. Namun semakin dewasa, Bintang semakin sadar jika minat dan kemampuannya tidak memenuhi syarat untuk kuliah Kedokteran. DI samping itu, Bintang sangat suka menulis dan membaca novel sebagai hobinya. Sampai suatu ketika Bintang mendapatkan ...
Target Locked!
4      2     0     
Romance
Seorang dokter yang ingin melupakan masa lalu. Seorang pembunuh bayaran yang kehilangan ingatan. Dan satu misi yang seharusnya membuat mereka saling membunuh, bukan jatuh cinta. Saat Nyx membuka mata di klinik Arana, ia pikir takdir memberinya kesempatan kedua. Arana tahu lebih dulu: lelaki itu adalah algojo yang dikirim untuk menghabisinya. Tapi bagaimana bisa membenci seseorang yang bahk...
Sekretaris Kelas VS Atlet Basket
15705      3434     6     
Humor
Amira dan Gilang yang menyandang peran werewolf dan vampir di kelas 11 IPA 5 adalah ikon yang dibangga-banggakan kelasnya. Kelas yang murid-muridnya tidak jauh dari kata songong. Tidak, mereka tidak bodoh. Tetapi kreatif dengan cara mereka sendiri. Amira, Sekretaris kelas yang sering sibuk itu ternyata bodoh dalam urusan olahraga. Demi mendapatkan nilai B, ia rela melakukan apa saja. Dan entah...
Liar dan Jinak
513      357     2     
Romance
Andika Tahta adalah seorang mantan berandalan, di masa akhir SMP nya ia berniat untuk merubah dirinya untuk menjadi individu yang lebih baik. Namun, Andika selalu mendapat masalah dalam langkahnya untuk mengubah dirinya disamping itu, Andika terlibat dalam persoalan percintaan yang melibatkan temannya, Andika bimbang dengan keputusan yang ia pilih, siapa yang akan dia pilih?
Warisan Kekasih
1326      914     0     
Romance
Tiga hari sebelum pertunangannya berlangsung, kekasih Aurora memutuskan membatalkan karena tidak bisa mengikuti keyakinan Aurora. Naufal kekasih sahabat Aurora mewariskan kekasihnya kepadanya karena hubungan mereka tidak direstui sebab Naufal bukan seorang Abdinegara atau PNS. Apakah pertunangan Aurora dan Naufal berakhir pada pernikahan atau seperti banyak dicerita fiksi berakhir menjadi pertu...
Mikroba VS Makrofag
264      246     0     
Humor
Muka default setelan pabrik, otak kacau bak orak-arik, kelakuan abstrak nyerempet prik ... dilihat dari ujung sedotan atau belahan bumi mana pun, nasib Sherin tuh definisi burik! Hubungan antara Sherin dengan hidupnya bagaikan mikroba dengan makrofag. Iya! Sebagai patogen asing, Sherin selalu melarikan diri dari hidupnya sendiri. Kecelakaan yang dialaminya suatu hari malah membuka kesempatan S...
Kelana
2509      1630     0     
Romance
Hidup adalah perjalanan tanpa peta yang pasti, di mana setiap langkah membawa kita menuju tujuan yang tak terduga. Novel ini tidak hanya menjadi cerita tentang perjalanan, tetapi juga pengingat bahwa terbang menuju sesuatu yang kita yakini membutuhkan keberanian dengan meninggalkan zona nyaman, menerima ketidaksempurnaan, dan merangkul kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Selam...