Loading...
Logo TinLit
Read Story - Mutiara -BOOK 1 OF MUTIARA TRILOGY [PUBLISHING]
MENU
About Us  

Surprised and very sad, Ara walks lifelessly. She does not know where she is going but she keeps on walking. Walking takes her mind off the pain a little bit. Also, she does not really want to stay with Prince Chahaya at this condition. 

"Ara!" A familiar voice calls her but Ara keeps on walking like a zombie.

"Ara!!" The voice becomes louder. Then there is the sound of footsteps behind Ara, coming closer and closer.

"Ara!" The owner of the voice grabs Ara's arm and spins her around. 

"Ah! It's you, Bunga!" said Ara.

"What happened to you? Why do you look so sad? And is that a bruise on your cheek?" Bunga bombarded Ara with questions.

"One at a time, Bunga. How's your day?" Ara forces a smile.

"My day? Great! We learned so much today. Wait, that is not my question! You're not answering my question!" she demands.

Ara does not answer. Not because she does not want to answer, but because she does not know how to answer that question.

What is she supposed to say? That her mistress slapped her? That people misunderstood the whole situation between her and Prince Chahaya?

Bunga looks around and pulls Ara's hand," Come here!" 

She drags Ara to a study room and closes the door behind them.

"So, tell me! What happened?"

"I am fine, Bunga. It's just an accident."

"Well, tell me what the accident is about."

Ara walks toward an empty velvet couch and drops herself. The couch is really soft, unlike anything she has ever felt before.

"Well, you see. My lady slapped me," whispered Ara.

Her right hand moves toward the place where Princess Intan slapped her. It is hot to the touch. She can feel it is getting more swollen too.

"What?"

"She hit me."

"But why? How?"

"Well.. You see. I got caught into a situation with one of the two princes. Princess Intan apparently likes him and she thought I was trying to flirt with him."

"Wha.." Bunga just stands there with her mouth open.

"Wait a minute. Say again!"

"My lady misunderstood me. She thought I flirted with her future husband."

"You flirted with a prince and she got upset?!" Slow Bunga finally catches up with the story.

"Yes, Bunga! For heaven sake!"

"Oh my Gosh! You are in a really deep deep trouble, Ara!"

"I know."

"No, you don't. I just got some information about your mistress from the other maids today. They gossiped about her. I will fill you in tonight at dinner."

"Ah.Okay." Ara nods as Bunga pulls her up from the couch and pushes her out of the study room.

"I need to get back to cleaning this study room. You should go back to your mistress," said Bunga.

'But what if I don't want to go back to my mistress?' thought Ara.

"What are you doing?" The question makes Ara jump a little bit.

"Good morning, Your Highness." Ara curtsies at the sight of Prince Surya. 

"Oh, it's you! The maid from this morning!"

"Yes, Your Highness. I am sorry for the confusion. I can explain everything."

"Don't worry. I am not going to tell anyone," he said.

Ara finally lifts her head up and looks at Prince Surya in the eye.

"You're really not going to tell anyone?" she asks again to make sure.

"What happened to your face? Did someone hit you?" Prince Surya notices the bruised cheek of Ara's. 

His hand moves up to touch her swollen cheek, making it even redder because Ara is blushing really bad.

She has never been in close contact with any man other than Guntur and her dad. The fact that this is the future king makes Ara even more nervous. 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Tinta Buku Tebal Riri
661      458     0     
Short Story
Cerita ini hanyalah fiktif belaka, apabila ada kesamaan kejadian, nama dan tempat hanyalah kebetulan semata. NB : picture from Pixabay.com
Dear Groom
599      444     5     
Short Story
\"Kadang aku berpikir ingin seperti dulu. Saat kecil, melambaikan tangan adalah hal yang aku sukai. Sambil tertawa aku melambaikan tangan pada pesawat yang lewat. Tapi sekarang, bukan seperti ini yang aku sukai. Melambaikan tangan dengan senyuman terpaksa padanya bersama orang lain.\"
Under a Falling Star
1322      837     7     
Romance
William dan Marianne. Dua sahabat baik yang selalu bersama setiap waktu. Anne mengenal William sejak ia menduduki bangku sekolah dasar. William satu tahun lebih tua dari Anne. Bagi Anne, William sudah ia anggap seperti kakak kandung nya sendiri, begitupun sebaliknya. Dimana ada Anne, pasti akan ada William yang selalu berdiri di sampingnya. William selalu ada untuk Anne. Baik senang maupun duka, ...
ADRI
694      529     1     
Short Story
Untuk yang terlambat jatuh cinta.
JAR OF MEMORIES
697      482     1     
Short Story
and story about us a lot like a tragedy now
I'm Possible
7419      2270     1     
Romance
Aku mencintaimu seiring berjalannya waktu, perasaanku berubah tanpa ku sadari hingga sudah sedalam ini. Aku merindukanmu seiring berjalannya waktu, mengingat setiap tatapan dan kehangatanmu yang selalu menjadi matahariku. Hingga aku lupa siapa diriku. -Kinan Katakan saja aku adalah separuh hidupmu. Dengan begitu kamu tidak akan pernah kehilangan harapan dan mempercayai cinta akan hadir tepat ...
PUBER
2465      1120     1     
Romance
Putri, murid pindahan yang masih duduk di kelas 2 SMP. Kisah cinta dan kehidupan remaja yang baru memasuki jiwa gadis polos itu. Pertemanan, Perasaan yang bercampur aduk dalam hal cinta, serba - serbi kehidupan dan pilihan hatinya yang baru dituliskan dalam pengalaman barunya. Pengalaman yang akan membekas dan menjadikan pelajaran berharga untuknya. "Sejak lahir kita semua sudah punya ras...
Catatan Takdirku
4242      2160     6     
Humor
Seorang pemuda yang menjaladi hidupnya dengan santai, terlalu santai. Mengira semuanya akan baik-baik saja, ia mengambil keputusan sembarangan, tanpa pertimbangan dan rencana. sampai suatu hari dirinya terbangun di masa depan ketika dia sudah dewasa. Ternyata masa depan yang ia kira akan baik-baik saja hanya dengan menjalaninya berbeda jauh dari dugaannya. Ia terbangun sebegai pengamen. Dan i...
Rasa yang Membisu?
2370      1124     4     
Romance
Menceritakan 4 orang sahabatnya yang memiliki karakter yang beda. Kisah cerita mereka terus terukir di dalam benak mereka walaupun mereka mengalami permasalahan satu sama lain. Terutama kisah cerita dimana salah satu dari mereka memiliki perasaan terhadap temannya yang membuat dirinya menjadi lebih baik dan bangga menjadi dirinya sendiri. Pertemanan menjadikan alasan Ayu untuk ragu apakah pera...
Untuk Takdir dan Kehidupan Yang Seolah Mengancam
1002      708     0     
Romance
Untuk takdir dan kehidupan yang seolah mengancam. Aku berdiri, tegak menatap ke arah langit yang awalnya biru lalu jadi kelabu. Ini kehidupanku, yang Tuhan berikan padaku, bukan, bukan diberikan tetapi dititipkan. Aku tahu. Juga, warna kelabu yang kau selipkan pada setiap langkah yang kuambil. Di balik gorden yang tadinya aku kira emas, ternyata lebih gelap dari perunggu. Afeksi yang kautuju...