Loading...
Logo TinLit
Read Story - Mutiara -BOOK 1 OF MUTIARA TRILOGY [PUBLISHING]
MENU
About Us  

That night, both Ara and her dad do not say a word. They eat their share of rationed food in silence in the dimmed light of their cell.

Ara proceeds to pack her black duffle bag with clothes, clean underwears, and socks. Without saying a word, she climbs on her bed and curls with her face facing the wall.

She cannot bear to see her father's disappointed face. She also cannot bear leaving him tomorrow. 

The reality starts to kick in as the day winds down. The 12th graders who just got their new destiny are leaving tomorrow. Some, like Ara and Guntur, are not seeing their family for a year. Only during the Komuniti day can they visit their family. But Komuniti day only happens once a year when the three ships stop sailing for one full day. The place is always above the land of Indonesia. Komuniti day marks the successful sail around the world and to remember the country that this fleet of ships represents.

The whispers in the corridor turn into an eerie silence. The lights have been turned off and Ara can hear her father's footstep towards his bed on the other side of their small, crowded cell.

But Ara cannot sleep one bit. She can hardly close her eyes because she is afraid that when she opens them again, it will be morning and morning means that Ara has to leave cell 444 and Rama behind.

But neither Ara or even King Mega can stop the time from moving. The centrally-controlled alarm clock is being rung loudly, indicating that morning has come. 

Ara's father is already in the dining table, sitting, and watching his only daughter as she fixes her hair in front of the mirror. Excitement from the previous morning has evaporated without a trace, leaving behind gloom and sadness.

"I have faith in you, Ara. I believe that wherever you are, you will do great, be the best, and make your parents proud," he said.

Ara does not answer right away. She avoids her father's gaze and chooses to stare at her bare feet instead.

"Are you not disappointed?" She asked with a meek voice.

"Of course not, my dear. You are my pride and glory. Always remember that!" her father raises up from his seat and hugs his daughter.

The central alarm rings again. This time it indicates that it is time for the new graduates to move to their new home.

"I love you, Dad!"Ara tries her best to not let her tears roll down her face. 

She hugs her father tightly one last time. She forces a smile and picks up her duffle bag.

"Don't forget to send a message home," says her dad.

"I will. See you next year, Dad. Take care."

Ara and her father wave at each other with a smile on their face. Neither of them wants to leave a sad impression of this day. They want to cherish it as a good memory.

As soon as cell 444 door swings shut, Ara finds Guntur already standing in front of her cell.

"I guess we are sticking together after all." Ara attempts to joke as she punches Guntur's shoulder lightly.

"I am glad we are sticking together, partner in crime!" Guntur punches Ara's shoulder back.

Both Ara and Guntur cannot be more grateful that at the very least, they have each other. 

With dignity, they walk toward the lobby of Rama, ready to start their adventure in Garuda. Ara does not even look back because she knows that if she does, she will never want to leave.

As ugly and as plain Rama can be, it is still home.

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 1 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Little Spoiler
1365      893     0     
Romance
hanya dengan tatapannya saja, dia tahu apa yang kupikirkan. tanpa kubicarakan dia tahu apa yang kuinginkan. yah, bukankah itu yang namanya "sahabat", katanya. dia tidak pernah menyembunyikan apapun dariku, rahasianya, cinta pertamanya, masalah pribadinya bahkan ukuran kaos kakinya sekalipun. dia tidak pernah menyembunyikan sesuatu dariku, tapi aku yang menyembunyikan sesuatu dariny...
Tentang Penyihir dan Warna yang Terabaikan
9393      3114     7     
Fantasy
Once upon a time .... Seorang bayi terlahir bersama telur dan dekapan pelangi. Seorang wanita baik hati menjadi hancur akibat iri dan dengki. Sebuah cermin harus menyesal karena kejujurannya. Seekor naga membeci dirinya sebagai naga. Seorang nenek tua bergelambir mengajarkan sihir pada cucunya. Sepasang kakak beradik memakan penyihir buta di rumah kue. Dan ... seluruh warna sihir tidak men...
REMEMBER
5293      1879     3     
Inspirational
Perjuangan seorang gadis SMA bernama Gita, demi mempertahankan sebuah organisasi kepemudaan bentukan kakaknya yang menghilang. Tempat tersebut dulunya sangat berjasa dalam membangun potensi-potensi para pemuda dan pernah membanggakan nama desa. Singkat cerita, seorang remaja lelaki bernama Ferdy, yang dulunya pernah menjadi anak didik tempat tersebut tengah pulang ke kampung halaman untuk cuti...
AKSARA
8920      3599     3     
Romance
"Aksa, hidupmu masih panjang. Jangan terpaku pada duka yang menyakitkan. Tetaplah melangkah meski itu sulit. Tetaplah menjadi Aksa yang begitu aku cintai. Meski tempat kita nanti berbeda, aku tetap mencintai dan berdoa untukmu. Jangan bersedih, Aksa, ingatlah cintaku di atas sana tak akan pernah habis untukmu. Sebab, kamu adalah seseorang yang pertama dan terakhir yang menduduki singgasana hatiku...
between us
355      253     1     
Romance
gimana rasanya kalau di antara kita ada beribu masalah... apakah aku sanggup
Warna Untuk Pelangi
10047      2615     4     
Romance
Sebut saja Rain, cowok pecinta novel yang dinginnya beda dari yang lain. Ia merupakan penggemar berat Pelangi Putih, penulis best seller yang misterius. Kenyataan bahwa tidak seorang pun tahu identitas penulis tersebut, membuat Rain bahagia bukan main ketika ia bisa dekat dengan idolanya. Namun, semua ini bukan tentang cowok itu dan sang penulis, melainkan tentang Rain dan Revi. Revi tidak ...
Mamihlapinatapai
7027      2128     6     
Romance
Aku sudah pernah patah karna tulus mencintai, aku pernah hancur karna jujur tentang perasaanku sendiri. Jadi kali ini biarkan lah aku tetap memendam perasaan ini, walaupun ku tahu nantinya aku akan tersakiti, tapi setidaknya aku merasakan setitik kebahagian bersama mu walau hanya menjabat sebagai 'teman'.
Haruskah Ada Segitiga?
670      477     0     
Short Story
\"Harusnya gue nggak boleh suka sama lo, karena sahabat gue suka sama lo. Bagaimana bisa gue menyukai cewek yang disukai sahabat gue? Gue memang bodoh.” ~Setya~
Klise
3568      1448     2     
Fantasy
Saat kejutan dari Tuhan datang,kita hanya bisa menerima dan menjalani. Karena Tuhan tidak akan salah. Tuhan sayang sama kita.
Menjadi Aku
1887      1314     1     
Inspirational
Masa SMA tak pernah benar-benar ramah bagi mereka yang berbeda. Ejekan adalah makanan harian. Pandangan merendahkan jadi teman akrab. Tapi dunia tak pernah tahu, di balik tawa yang dipaksakan dan diam yang panjang, ada luka yang belum sembuh. Tiga sahabat ini tak sedang mencari pujian. Mereka hanya ingin satu halmenjadi aku, tanpa takut, tanpa malu. Namun untuk berdiri sebagai diri sendi...