Loading...
Logo TinLit
Read Story - My Private Driver Is My Ex
MENU
About Us  

Setelahnya aku menutup jurnal book, aku menguap tanda jika aku mulai mengantuk. ku lihat sekilas jam kepala Doraemon, jarum pendek dan panjang sejajar menunjuk ke angkat 04.20, masih ada waktu 1 jam lebih 40 menit lagi.

Karena begitu mengantuk mataku, aku memutuskan tidur sementara hingga jam 5. Aku mulai naik ke atas ranjang, menyelimuti sebagian tubuh dengan selimut tebal.

Beberapa saat dengkuran halus terdengar, aku sudah mulai memejamkan mata hingga tertutup rapat dan segera masuk ke alam mimpi.

Karena begitu mengantuk mataku, aku memutuskan tidur sementara hingga jam nanti mungkin bangun jam 6. Aku mulai naik ke atas ranjang, menyelimuti sebagian tubuh dengan selimut tebal.

Di dalam kegelapan aku melihat orang bertopeng, dengan jubah hitam. Matanya yang merah pekat membuat ku ketakutan, sayangnya aku tidak bisa ke mana-mana tangan dan kaki terikat di bangku, sungguh sulit di lepas.

Seketika ada suara motor yang sedang si gas, lalu menubruk si orang bertopeng dan memakai jubah hitam tadi hingga terpental jauh di ujung kegelapan. 

Dia melepaskan simpul tali di tanganku dan si kesatria menyembuhkan luka-luka ku dengan mengecupnya, saat di mengecup tangan ku yang tergoreng ada sensasi dingin menyentuh kulit dan luka ku pun sembuh begitu saja.

Seketika sosok jubah hitam itu hilang dan pokus ku teralihkan oleh kesatria cahaya wajahnya benar-benar bersinar hingga aku tidak begitu jelas saat melihat mukanya.

Seketika suasana berubah menjadi taman berbunga yang dikelilingi pohon-pohon sakura di sana-sini, dan paling aku suka warna langit pink blossom ke biruan, kau tahu rasanya seperti ada di dunia pararel hanya ada aku dan sang kesatria yang menyelamatkan ku.

Dia menyuruhku naik ke atas motor BMW hitam nya, aku naik ke jok belakang motornya, kami menelusuri jalan taman yang indah di kanan dan kiri terdapat pohon sakura yang mekar. 

Setelahnya ada pintu ajaib berbentuk seperti pintu rumah ku di masa lalu saat aku kecil, di samping pintu ada Doraemon. Aku turun dan memeluk Doraemon, pelukkannya benar-benar memberiku rasa nyaman, si kesatria ikut mendekat ke sampingku.

Lalu kesatria mendorong ku masuk ke pintu ajaib, di sana ada almarhum ibu aku memeluk mereka begitu erat. 

“Aku kangen ibu berdua, aku tidak mau terbangun dari mimpi indah ini, aku mau bersama ibu saja.” 

Rasa kangen yang begitu mendalam, hingga aku semakin membenamkan wajahku ke dalam pelukan hangat ibuku.

“jangan seperti itu nak, kamu anak ibu, ibu yakin kamu bisa menggapai impian mu, ibu akan selalu memantau dan menjaga langkah mu tetap seimbang antara cinta dan impian besar mu di sini, tak perlu takut memulai menerima cinta dan kasih sayang dari orang lain yang mencinta mu dan menyayangi mu, walau harus terluka ,akan ada waktu untuk menyembuhkan luka-luka mu Neyra anakku.” ibuku tersenyum sambil mengatakannya.

Aku hanya mengangguk pelan dan tetap masih memeluk ibuku dengan erat.

“Pulanglah sebentar, temui ayahmu nak, jangan sampai engkau menyesal nantinya, perbaiki setiap hubunganmu dengan keluarga, teman-teman dan pacarmu barang kali kau masih ingat dengan pria itu?"

"Entahlah, aku sudah move on jadi jangan bahas dia" hal itu membuat ku cemberut, tapi setelahnya aku tersenyum lebar karena ada ide yang muncul di otakku.

“Ayo Bu kita pulang kerumah bersama ku, ayah pasti kangen ibu.” Ucapku lagi antusias.

“Tidak perlu, kau pulanglah terlebih dahulu, ayahmu menunggumu nak.” Aku hanya mengangguk pelan dan berusaha tersenyum kecil, mengeratkan pelukan ku pada ibu.

Tiba-tiba saja aku merasa ada orang yang mengguncang tubuhku. Dan dalam sekejap tubuhku menjadi transparan, lalu aku menghilang dari pelukan ibuku.

Pagi telah menyambut, matahari pagi menelusup masuk ke jendela, aku masih setia memejamkan mata di tempat tidur. Karena tubuhku seakan-akan ada yang menunjangnya, aku mengerjap mata ku untuk melihat siapa pelakunya, Oh ternyata itu madoka-san.

“selamat pagi oranga pemalas, jika kau tidak bangun sekarang, maka kau akan terlambat neyra” Madoka mengatakannya dan masih menggoyangkan tubuhku.

Dengan muka bantal ku, aku langsung terduduk di sisi ranjang di sebelahnya ada Madoka yang menyebalkan kenapa dia harus membangun aku sekarang, padahal mimpiku indah sekali malam ini.

Aku menarik ponsel ku di samping bantal, Kulihat angka yang tertera di layar ponselku menunjukkan angka 06.30, sementara kelas pagi mulai jam 7.

“Kenapa hanya termenung, cepat mandi ada seorang pria yang menunggumu di depan pagar!” Tegurnya aku hanya bisa mengangguk karena otakku masih ngelek, masih sulit mencerna perkataan madoka-san.

Aku bergegas masuk ke kamar mandi, mandi hanya sabunan dan gosok gigi. Setelah nya aku keluar dari kamar mandi. Aku tak melihat Madoka di sana, ku rasa dia meninggalkan ku. “jahat sekali, masa aku ditinggal.” Gumam ku.

Secepat kilat aku sudah memakai kemeja biru navy lengan pendek dan berbalutkan Coat berwarna coksu dengan celana selaras, tali pinggang Cancel dan sneakers hitam. Aku merias diri dengan make up natural saja dan ku sabet tas laptop sepinggang itu.

Setelah ku rasa semua barang-barang ku sudah masuk ke dalam tas dan riasan yang manis dan outfit ku yang kece, langsung saja meluncur keluar dari kamar dan membuka pintu apartemen, matahari bersinar menyapa hari indah ini dan bau rerumputan yang masih basah bisa tercium oleh ku.

Aku berjalan pelan-pelan ke pagar, lalu membuka pintu pagar besi yang terasa begitu hangat, mungkin karena terpapar langsung panas matahari pagi, kemudian aku menutupnya dan menguncinya kembali.

Aku melihat di seberang jalan ada motor BMW hitam yang terparkir di sebelah pohon sakura yang sudah mekar karena ini sudah masuk musim semi di jepang, disana juga ada seorang pria berjaket hitam dan masih menggunakan helm di kepalanya.

Pria itu berjalan mendekati aku, serentak aku pun mulai mundur perlahan ke belakang, takut jika pria itu adalah orang jahat. 

“Tidak perlu takut Ney.” Ucap pria berhelm dengan tangan terbuka lebar mengarah pada ku, seperti mengisyaratkan agar aku untuk berhenti mundur, Ternyata aku hampir menabrak pintu pagar apartemen.

“Siapa kamu, mau apa dan kenapa mendekat tiba-tiba hah?” Ucap ku ugal-ugalan langsung mengintrogasi pria di depan ku.

Dia mendekat sambil membuka helm, terlihat rambut yang tertata rapi dan muka tampan yang tak asing, ternyata dia mantan ku yang bernama Satria Dewa Angkasa, dengan spontan aku melangkah mundur.

Tubuhku sudah menabrak dinding, tapi di belakang kepalaku, aku merasa ada tangan besar yang melindungi kepalaku.

Mata ku terbuka lebar dan tubuhku membatu di sana, aku bisa mencium aroma maskulin pria ini yang dulu membuat ku candu, mata kami bertemu pandang, matanya tampak seperti menyiratkan suatu kerinduan yang mendalam padaku.

How do you feel about this chapter?

0 0 1 0 0 0
Submit A Comment
Comments (8)
  • enahgemes

    Wanita harunya di sayang, bukan buat taruhan, jadi ikut sedih mba neyra😢

    Comment on chapter Chapter 1: mimpi konyol yang terus berulang
  • enahgemes

    Masa SMA emang yang paling bikin ketawa kebanyakan hal lucuk dan sampai" ada cinta monyet wkwk😭😭

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • enahgemes

    Iya kabur aja kak, kejar impian mu

    Comment on chapter Prolog
  • icebear

    Ceritanya fun ada sad juga, bener bikin nagih baca:)

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • icebear

    Wah wah bapaknya jahat ngekang putrinya, padahal impiannya cuman untuk kuliah ke jepang:(

    Comment on chapter Prolog
  • safeikece

    Aku juga pernah merasa di kekang orang tua juga kak, relate bgt Samavkehidupan ku😭

    Comment on chapter Prolog
  • kucinggarong

    Wina tuh aku banget, sukq banget coklat hehe maniak coklat😆🤣

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • kucinggarong

    Huhu sedih, neyra kamu yang kuat, impian mu pasti terwujud😇

    Comment on chapter Prolog
Similar Tags
Perjalanan yang Takkan Usai
2001      1427     1     
Romance
Untuk pertama kalinya Laila pergi mengikuti study tour. Di momen-momen yang menyenangkan itu, Laila sempat bertemu dengan teman masa kecil sekaligus orang yang ia sukai. Perasaan campur aduk tentulah ia rasakan saat menyemai cinta di tengah study tour. Apalagi ini adalah pengalaman pertama ia jatuh cinta pada seseorang. Akankah Laila dapat menyemai cinta dengan baik sembari mencari jati diri ...
Help Me Help You
7032      3594     56     
Inspirational
Dua rival akademik di sebuah sekolah menengah atas bergengsi, Aditya dan Vania, berebut beasiswa kampus ternama yang sama. Pasalnya, sekolah hanya dapat memberikan surat rekomendasi kepada satu siswa unggul saja. Kepala Sekolah pun memberikan proyek mustahil bagi Aditya dan Vania: barangsiapa dapat memastikan Bari lulus ujian nasional, dialah yang akan direkomendasikan. Siapa sangka proyek mus...
Kacamata Monita
8333      2875     5     
Romance
Dapat kado dari Dirga bikin Monita besar kepala. Soalnya, Dirga itu cowok paling populer di sekolah, dan rival karibnya terlihat cemburu total! Namun, semua mendadak runyam karena kado itu tiba-tiba menghilang, bahkan Monita belum sempat membukanya. Karena telanjur pamer dan termakan gengsi, Monita berlagak bijaksana di depan teman dan rivalnya. Katanya, pemberian dari Dirga terlalu istimewa u...
Our Perfect Times
5771      2978     9     
Inspirational
Keiza Mazaya, seorang cewek SMK yang ingin teman sebangkunya, Radhina atau Radhi kembali menjadi normal. Normal dalam artian; berhenti bolos, berhenti melawan guru dan berhenti kabur dari rumah! Hal itu ia lakukan karena melihat perubahan Radhi yang sangat drastis. Kelas satu masih baik-baik saja, kelas dua sudah berani menyembunyikan rokok di dalam tas-nya! Keiza tahu, penyebab kekacauan itu ...
Kini Hidup Kembali
234      215     1     
Inspirational
Sebenarnya apa makna rumah bagi seorang anak? Tempat mengadu luka? Bangunan yang selalu ada ketika kamu lelah dengan dunia? Atau jelmaan neraka? Barangkali, Lesta pikir pilihan terakhir adalah yang paling mendekati dunianya. Rumah adalah tempat yang inginnya selalu dihindari. Namun, ia tidak bisa pergi ke mana-mana lagi.
God, why me?
667      456     5     
True Story
Andine seorang gadis polos yang selalu hidup dalam kerajaan kasih sayang yang berlimpah ruah. Sosoknya yang selalu penuh tawa ceria akan kebahagiaan adalah idaman banyak anak. Dimana semua andai akan mereka sematkan untuk diri mereka. Kebahagiaan yang tak bias semua anak miliki ada di andine. Sosoknya yang tak pernah kenal kesulitan dan penderitaan terlambat untuk menyadari badai itu datang. And...
Sendiri diantara kita
7709      2809     5     
Inspirational
Sendiri di Antara Kita Arien tak pernah benar-benar pergi. Tapi suatu hari, ia bangun dan tak lagi mengingat siapa yang pernah memanggilnya sahabat. Sebelum itu, mereka berlima adalah lingkaran kecil yang sempurna atau setidaknya terlihat begitu dari luar. Di antara canda, luka kecil disimpan. Di balik tawa, ada satu yang mulai merasa sendiri. Lalu satu kejadian mengubah segalanya. Seke...
Nuraga Kika
74      70     0     
Inspirational
Seorang idola sekolah menembak fangirlnya. Tazkia awalnya tidak ingin melibatkan diri dengan kasus semacam itu. Namun, karena fangirl kali ini adalah Trika—sahabatnya, dan si idola adalah Harsa—orang dari masa lalunya, Tazkia merasa harus menyelamatkan Trika. Dalam usaha penyelamatan itu, Tazkia menemukan fakta tentang luka-luka yang ditelan Harsa, yang salah satunya adalah karena dia. Taz...
Di Bawah Langit Bumi
7558      4189     87     
Romance
Awal 2000-an. Era pre-medsos. Nama buruk menyebar bukan lewat unggahan tapi lewat mulut ke mulut, dan Bumi tahu betul rasanya jadi legenda yang tak diinginkan. Saat masuk SMA, ia hanya punya satu misi: jangan bikin masalah. Satu janji pada ibunya dan satu-satunya cara agar ia tak dipindahkan lagi, seperti saat SMP dulu, ketika sebuah insiden membuatnya dicap berbahaya. Tapi sekolah barunya...
The Boy Between the Pages
8780      3477     0     
Romance
Aruna Kanissa, mahasiswi pemalu jurusan pendidikan Bahasa Inggris, tak pernah benar-benar ingin menjadi guru. Mimpinya adalah menulis buku anak-anak. Dunia nyatanya membosankan, kecuali saat ia berada di perpustakaantempat di mana ia pertama kali jatuh cinta, lewat surat-surat rahasia yang ia temukan tersembunyi dalam buku Anne of Green Gables. Tapi sang penulis surat menghilang begitu saja, meni...