Loading...
Logo TinLit
Read Story - My Private Driver Is My Ex
MENU
About Us  

Suara guntur yang menggelegar dan disertai hujan deras di luar, membuyarkan kenangan menyakitkan pada masa itu.

Neyra memutuskan untuk mengganti lagu rainy days karya V BTS di earphone nya, dan beranjak dari bangku ke atas tempat tidur.

Neyra bisa merasakan angin malam yang begitu dingin dan begitu menusuk ke kulit mulusnya, karena Neyra hanya menggunakan kaos berlengan pendek dan celana pendek yang menutupi sebagian tubuh. 

aku sendirian dan hanya bertemankan guling dan selimut doraemon yang ku genggam dengan erat untuk menghangatkan tubuhku, sepertinya teman satu apartemenku belum pulang, apa dia terjebak hujan deras di luar sana?. lalu aku mengambil ponsel di atas nakas.

Aku tatap layar hp yang berbentuk persegi panjang tersebut, tertera empat angka di sana 11.00 malam. aku rasa madoka tak pulang malam ini karena terjebak hujan deras di luar sana.

Neyra membalikkan badan ke kiri tetap dalam posisi memeluk guling dan berselimutkan kain tebal. Sekilas ia menatap ke arah jendela untuk memastikan, jika jendelanya sudah tertutup rapat. Ia menutup kedua matanya dan berusaha meluncur ke dunia mimpi.

                           ***

Terdengar suara deru motor yang bersaut-sautan, Bagas ingin menyalip pengendara yang ada di depannya, Satria mengencangkan motornya, lebih kencang lagi karena sudah melihat garis finish tepat 10 meter di hadapannya.

Sorak-sorai pendukung dan ke 3 sahabat nya Satria yaitu Jean, Andre, Alex sedang meneriaki kalimat penyemangat "ayo bro dikit lagi...buruan gasss poll !!".

Bagas tertinggal jauh di belakang sana, karena matanya pedih terkena asap dari kenalpot Motor milik Satria.

Satria menggas motor agar lebih cepat, dan beberapa saat Satria dan Motornya sampai ke garis finish, dan berhenti tepat di depan ku sambil tersenyum manis yang berbahaya. gawat kok firasat gue aneh ya, semoga nih bocah GK minta yang aneh-aneh deh ke pacar gue. Batinku cemas memikirkan kekalahan telak pacar ku.

Semua orang-orang dan sahabat satria mendekat ke arah pria tersebut, mereka semua memberi ucapan-ucapan selamat dan mereka tertawa berbarengan saat melihat motor pacar ku baru sampai garis finish.

"Gue menang dan Lo kalah lagi, udah gue kata Lo gak bakal menang ngelawan gue, pake segala nantangin gue lagi, sekarang gue minta hadiah gue!" Seru Satria congkak di hadapan aku dan pacarku.

"Yaudah lu mau apa cepetan, sebutin aja apapun kemauan lo gue kasih...cepat sat!!" Bagas menyerah dan malu akan kekalahannya. semoga si satria ini gak minta cewek lagi buat dia permainin kaya waktu itu.batin ku berbisik.

Satria menimbang-nimbang terlebih dahulu apa keinginan nya, beberapa saat dia menjentikkan jari, dan lalu " okey gue udah tahu keinginan gue sekarang, gue minta cewek lo!...mau kan neng Neyra jadi pacar Aa Satria?" 

Seketika aku memandang wajah cowokku, aku berharap Bagas bisa menolak permintaan yang konyol itu. Tapi sayangnya dia hanya diam membatu, ini membuatku semakin cemas.

Neyra tahu permintaan pemenang adalah hal yang mutlak, jika tidak mengabulkannya maka cowoknya akan di seret tubuhnya dengan motor hingga kulit punggungnya terbakar terkena gesekkan aspal yang panas dan tidak rata, atau lebih parahnya lagi, satria bisa saja membunuhnya.

"Oke gue rasa diemnya pacar lo tandanya setuju, jadi Ney besok bakal jadi pacar gue ya selama 1 semester, alias sampai kita lulus SMA, Neyra cantik!" Ucap Satria sambil menepuk-nepuk pipi gempi ku hingga bergoyang.

"Enak aja, gue gak Sudi jadi pacar lo, dan hari ini gue mau kita putus Bagas!" Sugut ku gak terima dijadikan barang taruhan murahan mereka.

Di samping aku melihat Bagas sedari tadi diam membatu, mungkin dia juga syok baru saja mendengar kata putus keluar dari mulut ku.

Tanpa basa-basi Neyra langsung menarik tangan Wina sahabatnya, agar keluar dari kerumunan orang-orang yang sedang menonton pertikaian ku dengan pacar ku yang gila itu, semua orang yang melihat kami mulai asyik bergosip tentang kekalahan pacarku dalam balapan motor malam ini.

Saat aku mulai memotong jalan untuk hendak pergi. Tiba-tiba lengan ku di genggam cukup erat oleh tangan kekar mantanku bagas.

 “Ney…dengerin gue dulu, gue gak bermaksud jadiin lu barang taruhan di balapan ini, jadi jangan putus dari gue, gue bakal nyerahin cewek yang lain, jadi tenang aja Ney.” Sangkalnya buru-buru karena panik melihat ku marah dan langsung memutuskannya di depan banyak orang.

Ku tatap iris kedua matanya yang berwarna almond itu dengan raut wajahnya yang tampak menyesal, dan seperti memohon dimaafin. mulai sekarang aku membenci pria bodoh ini, batinku di dada yang berbicara.

“Lepasin gue sialan, menurut lo semua cewek barang mainan lo. habis manis, sepat dibuang. Gue benci banget sama laki-laki yang gak bisa ngehargain cewek macam lo! Teriak ku gak sabar pengen cabut, gak betah berlama-lama ngeliat wajahnya yang macam lutung.

Tanpa sadar ternyata satria sudah ada di sampingku, dia mencengkram lengan Bagas dengan sangat kuat hingga bagas meringis kesakitan.

“Lo budek ya, cewek gue bilang lepasin tangan lo brengsek!”. Ucapnya keras tadi tepat di depan daun telinga Bagas, hingga telingannya berdegung. membuat Bagas menatap sengit Satria dengan wajah yang murka. 

Akhirnya cengkram tangan kekar itu mulai melemah. Aku menyentak keras tangan Bagas, dengan cepat aku berlari pergi keluar dari kerumunan orang yang sedang menonton perkelahian dua pria berbadan kekar tersebut, mereka sedang asyik saling tinju muka lawannya.

Akhirnya aku sampai ke parkiran motor, motorku bersebelahan dengan motor mantan ku dan teman-teman Bagas.

Aku tendang saja motor mantan ku hingga roboh ke samping, lalu menciptakan efek domino dalam sekejap satu deret motor gede di sampingnya ikut terjatuh ke tanah yang becek karena genangan air dari gerimis yang tak henti-hentinya sedari tadi membasahi bumi.

“Tenang dulu Ney, gue tau lo sakit hati, karena dijadikan barang taruhan sama pacar lo, tapi gak gini donk caranya!” Ujar Wina sambil memelukku dia berusaha membuat ku tenang dalam pelukannya.

“Gue sakit win, kenapa harus gue yang jadi bahan taruhan mereka, gue gak nyangka Bagas Setega itu sama gue.” bisikku bersama deras nya air mata yang keluar dari kelopak mataku.

“Yang sabar Ney, gue yakin lo kuat buat ngadepin rasa sakit itu, waktu pasti akan menyembuhkan luka-lukamu.” Ucapnya sambil terus mengelus-elus punggung belakangku. 

“thanks wina, lo bener gue wanita yang kuat, gue gak boleh tangisi pria brengsek itu.” secepatnya air mata di pipi ku, ku usap kasar dengan punggung tanganku. 

aku langsung menunggangi motor BMW hitam mengkilap ku. Secepatnya ku pasang kunci ke lubangnya, ku nyalakan motor ku, setelahnya Ku lempar jaket hitam dengan lambang serta tulisan God drivers milik Bagas secara sembarangan ke tanah. di saat Wina sudah duduk di jok belakang, aku langsung tancap gas melintasi jalan raya yang sepi.

Angin mulai kencang menerpa dedaunan yang jatuh di sekitarnya, diiringi gemuruh guntur yang bersaut-sautan tandanya hujan deras akan datang. sesaat kemudian turunlah hujan, titik-titik air menerpa kaca helm dan tubuhku pun ikut basah kuyup dan kedinginan yang tidak ku hiraukan.

                           ***

Suara petir yang menggelegar membengkakkan telinga, sebab earphone sebelah kanan terjatuh ke seprei.

Hal itu berhasil mengusik tidurku, kenapa mimpi konyol itu lagi. Ini bermula semenjak aku meninggalkan kota jakarta dan menetap di jepang, ingatan konyol tentang masa lalu SMA dan pertengkaran dengan orang tua ku, membuat ku jadi sulit tidur dengan tenang sekarang.

masih dengan mata mengantuk kulihat jendela terbuka cukup lebar sehingga kain hordeng ku hampir basah semua, ternyata aku lupa untuk menguncinya. Tanpa pikir panjang ku beranjak dari tempat tidur ku, hingga guling ku terjatuh ke lantai. Ku bergegas menutup dua jendela itu dan tak lupa menguncinya. 

“Yahh basah deh hordengnya.” Gumamku. terdengar suara ketukkan di pintu, sekejap pokus ku teralihkan pada pintu kamarku. siapa ya apa itu doka?. dengan langkah kecil aku mendekati pintu.

Saat sudah berada tepat di depan pintu, ku sandarkan kepalaku ke pintu, suara ketukannya lumayan keras membuat aku hampir terjengkang kaget. 

Beberapa detik terdengar suara “ hello Neyra lu ma-sih bangun gak hacciw?” terdengar suara bersin dan menggigil, sepertinya itu teman ku madoka.

Aku buka lebar pintuku, dan tampaklah seorang wanita muda berkulit putih dan berbadan agak gemuk dengan tinggi 175cm berdiri diam matanya yang panda dan pipi yang gempi, serta memakai coat yang sudah basah kuyup.

“Eh lama amat si, ming-gir Sono mau ma-suk!”  terdengar suara menggilnya.

“stop jangan masuk, kamar mu kan di sebelah sana.” aku menghalanginya masuk dan sambil menunjuk ke seberang sana.

“Iya tau, aku pengen pinjem handuk untuk mandi, handuk ku basah karena mengelap wajah dan rambut ku yang basah kuyup ini.” 

Secepatnya aku menyuruhnya tetap diam di sana saja, aku mulai mengambil handuk yang aku gantungkan di paku, lalu ku berikan handuk itu ke tangan nya, tanpa bicara dia langsung masuk ke dalam kamarnya sendiri. 

How do you feel about this chapter?

0 2 0 1 0 0
Submit A Comment
Comments (8)
  • enahgemes

    Wanita harunya di sayang, bukan buat taruhan, jadi ikut sedih mba neyra😢

    Comment on chapter Chapter 1: mimpi konyol yang terus berulang
  • enahgemes

    Masa SMA emang yang paling bikin ketawa kebanyakan hal lucuk dan sampai" ada cinta monyet wkwk😭😭

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • enahgemes

    Iya kabur aja kak, kejar impian mu

    Comment on chapter Prolog
  • icebear

    Ceritanya fun ada sad juga, bener bikin nagih baca:)

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • icebear

    Wah wah bapaknya jahat ngekang putrinya, padahal impiannya cuman untuk kuliah ke jepang:(

    Comment on chapter Prolog
  • safeikece

    Aku juga pernah merasa di kekang orang tua juga kak, relate bgt Samavkehidupan ku😭

    Comment on chapter Prolog
  • kucinggarong

    Wina tuh aku banget, sukq banget coklat hehe maniak coklat😆🤣

    Comment on chapter Chapter 2 : kopi hitam manis, soalnya manisnya di kamu:)
  • kucinggarong

    Huhu sedih, neyra kamu yang kuat, impian mu pasti terwujud😇

    Comment on chapter Prolog
Similar Tags
Trying Other People's World
515      402     0     
Romance
Lara punya dendam kesumat sama kakak kelas yang melarangnya gabung OSIS. Ia iri dan ingin merasakan serunya pakai ID card, dapat dispensasi, dan sibuk di luar kelas. Demi membalas semuanya, ia mencoba berbagai hidup milik orang lain—pura-pura ikut ekskul jurnalistik, latihan teater, bahkan sampai gabung jam tambahan olimpiade MIPA. Kebiasan mencoba hidup-hidup orang lain mempertemukannya Ric...
GEANDRA
1505      1181     1     
Romance
Gean, remaja 17 tahun yang tengah memperjuangkan tiga cinta dalam hidupnya. Cinta sang papa yang hilang karena hadirnya wanita ketiga dalam keluarganya. Cinta seorang anak Kiayi tempatnya mencari jati diri. Dan cinta Ilahi yang selama ini dia cari. Dalam masa perjuangan itu, ia harus mendapat beragam tekanan dan gangguan dari orang-orang yang membencinya. Apakah Gean berhasil mencapai tuj...
Ragu Mengaku atau Kita Sama-Sama Penuh Luka
4      3     0     
True Story
Ada cerita yang dibagi itu artinya diantara kita sering terjadi percakapan panjang, Lip? Disebut kebetulan tapi kita selalu bertemu dengan merancanakannya, Auw? Kita saling memberi nama baru, ingat tidak saat di atas pohon mangga? mendengar kata "pohon mangga" kita tertawa. Memanjat, duduk, mengunyah mangga sambil menikmati angin pagi, sore, atau malam, dasar pencuri. Kalau pemiliknya datang ka...
Reandra
9684      3887     67     
Inspirational
Rendra Rangga Wirabhumi Terbuang. Tertolak. Terluka. Reandra tak pernah merasa benar-benar dimiliki oleh siapa pun. Tidak oleh sang Ayah, tidak juga oleh ibunya. Ketika keluarga mereka terpecah Cakka dan Cikka dibagi, namun Reandra dibiarkan seolah keberadaanya hanya membawa repot. Dipaksa dewasa terlalu cepat, Reandra menjalani hidup yang keras. Dari memikul beras demi biaya sekolah, hi...
Switch Career, Switch Life
1970      1349     4     
Inspirational
Kadang kamu harus nyasar dulu, baru bisa menemukan diri sendiri. Therra capek banget berusaha bertahan di tahun ketiganya kerja di dunia Teknik yang bukan pilihannya. Dia pun nekat banting setir ke Digital Marketing, walaupun belum direstui orangtuanya. Perjalanan Therra menemukan dirinya sendiri ternyata penuh lika-liku dan hambatan. Tapi, apakah saat impiannya sudah terwujud ia akan baha...
TETANGGA BARU
5      3     0     
Mystery
Kompleks perumahan Griya Asri dulunya adalah potret kedamaian. Tidak ada pagar tinggi, tidak ada kecurigaan, hanya sapaan ramah setiap pagi. Namun, harmoni itu pecah berkeping-keping tepat saat sebuah truk pindahan berhenti di rumah nomor 14.Sejak kedatangan tetangga baru itu, teror kecil mulai merayap. Dimulai dari tumpukan sampah misterius yang busuk di pekarangan rumahku, hingga hilangnya bara...
The Best Gift
126      119     1     
Inspirational
Tidak ada cinta, tidak ada keluarga yang selalu ada, tidak ada pekerjaan yang pasti, dan juga teman dekat. Nada Naira, gadis 20 tahun yang merasa tidak pernah beruntung dalam hal apapun. Hidupnya hanya dipenuhi dengan tokoh-tokoh fiksi dalam  novel-novel dan drama  kesukaannya. Tak seperti manusia yang lain, hidup Ara sangat monoton seakan tak punya mimpi dan ambisi. Hingga pertemuan dengan ...
Bittersweet Memories
246      227     1     
Mystery
Sejak kecil, Aksa selalu berbagi segalanya dengan Arka. Tawa, rahasia, bahkan bisikan di benaknya. Hanya Aksa yang bisa melihat dan merasakan kehadirannya yang begitu nyata. Arka adalah kembarannya yang tak kasatmata, sahabat sekaligus bayangan yang selalu mengikuti. Namun, realitas Aksa mulai retak. Ingatan-ingatan kabur, tindakan-tindakan di luar kendali, dan mimpi-mimpi aneh yang terasa lebih...
Diary of Rana
752      619     1     
Fan Fiction
“Broken home isn’t broken kids.” Kalimat itulah yang akhirnya mengubah hidup Nara, seorang remaja SMA yang tumbuh di tengah kehancuran rumah tangga orang tuanya. Tiap malam, ia harus mendengar teriakan dan pecahan benda-benda di dalam rumah yang dulu terasa hangat. Tak ada tempat aman selain sebuah buku diary yang ia jadikan tempat untuk melarikan segala rasa: kecewa, takut, marah. Hidu...
Heavenly Project
2173      1542     5     
Inspirational
Sakha dan Reina, dua remaja yang tau seperti apa rasanya kehilangan dan ditinggalkan. Kehilangan orang yang dikasihi membuat Sakha paham bahwa ia harus menjaga setiap puing kenangan indah dengan baik. Sementara Reina, ditinggal setiap orang yang menurutnya berhaga, membuat ia mengerti bahwa tidak seharusnya ia menjaga setiap hal dengan baik. Dua orang yang rumit dan saling menyakiti satu sama...