Loading...
Logo TinLit
Read Story - Cinta Dalam Dilema
MENU
About Us  

Saat aku mengintip dari balik dinding yang memisahkan ruang depan dan ruang dalam, aku sempat terpana. Wah, cakep juga orangnya. Pantas Kak Tina ngotot pengen pacaran dengannya!

“Ehm!” Aku berdehem ketika sudah berdiri di sampingnya.

Dia jadi kaget karena tadi asyik memandangi akuarium yang ada di sudut ruangan.

“Oh, maaf, saya tidak lihat. Kenalkan, nama saya Budi. Saya temennya Tina,” kata Budi sambil menyalami aku.

“Temen atau pacar?” godaku.

Wajah Budi tersipu-sipu.

“Kamu…?”

“Aku Asti, adiknya Tina. Silahkan duduk…!”

“Terima kasih!”

Kami duduk berhadapan. Aku jadi tersipu malu saat pandangan mata Budi menyapu diriku dari ujung rambut hingga ujung kaki. Perasaanku jadi berdebar-debar sendiri.

“Dik Asti sekolah di mana?” tanya Budi kemudian.

“Saya sekolah di SMA Negeri 1, sudah kelas duabelas,” jawabku kalem.

“Wah, sebentar lagi lulus. Mau nerusin ke mana setelah lulus?”

“Belum tahu, Mas. Belum dipikirkan…”

“Kok belum dipikirkan. Memang dik Asti tidak punya cita-cita?”

“Punya, Mas. Tapi… gimana ya? Takut tidak kesampaian saja…”

“Jangan suka ragu. Karena keraguan itu sudah merupakan bagian dari kegagalan. Jika kita punya tujuan, maka kita harus berusaha dengan sekuat tenaga mencapai tujuan itu. Apapun resiko yang harus dihadapi. Karena bisa meraih apa yang kita impikan, itu akan membuat kita puas dan bahagia!”

Aku tersenyum mendengar kata-kata Budi yang bijak. Kayaknya Budi orangnya enak diajak ngobrol. Pintar dan berwawasan luas. Pantas Tina memilihnya menjadi pacar.

Tapi sayang, aku tak bisa berlama-lama ngobrol dengan ‘calon iparku’ itu. Tiba-tiba Tina sudah berdiri di sampingku, menampakkan wajah cemberut.

“Hei, ngapain kamu di sini. Ayo, ke belakang sana, bantu Ibu!” bentak Tina dengan nada ketus.

Aku beranjak dari tempat dudukku.

“Sori ya, Mas. Aku tinggal ke belakang. Ada tugas memanggil. Bye…!” ujarku sambil melambaikan tangan pada cowok handsome itu.

Ih, ganjen amat, sih. Ayo, sana pergi!” Tina jadi kesal melihat tingkahku.

Sementara Budi malah tersenyum. Aku senang melihat senyumnya. Lebih senang lagi saat mendapati matanya masih terus menatapku hingga di ujung pintu. Dan kurasakan detak jantungku berdebar hebat.

Ya, Tuhan. Ada apa denganku? Belum pernah aku merasakan debar aneh seperti ini sebelumnya, bahkan terhadap Restu, cowok paling cakep di sekolahku. Apakah ini artinya aku…ah, kutepis jauh-jauh pikiran itu!

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Memeluk Bul(a)n
24863      4982     29     
Fantasy
Bintangku meredup lalu terjatuh, aku ingin mengejarnya, tapi apa daya? Tubuhku terlanjur menyatu dengan gelapnya langit malam. Aku mencintai bintangku, dan aku juga mencintai makhluk bumi yang lahir bertepatan dengan hari dimana bintangku terjatuh. Karna aku yakin, di dalam tubuhnya terdapat jiwa sang bintang yang setia menemaniku selama ribuan tahun-sampai akhirnya ia meredup dan terjatuh.
The Ruling Class 1.0%
1750      812     2     
Fantasy
In the year 2245, the elite and powerful have long been using genetic engineering to design their babies, creating descendants that are smarter, better looking, and stronger. The result is a gap between the rich and the poor that is so wide, it is beyond repair. But when a spy from the poor community infiltrate the 1.0% society, will the rich and powerful watch as their kingdom fall to the people?
Altitude : 2.958 AMSL
798      566     0     
Short Story
Seseorang pernah berkata padanya bahwa ketinggian adalah tempat terbaik untuk jatuh cinta. Namun, berhati-hatilah. Ketinggian juga suka bercanda.
Secret Love
381      264     3     
Romance
Cerita ini bukan sekedar, cerita sepasang remaja yang menjalin kasih dan berujung bahagia. Cerita ini menceritakan tentang orang tua, kekasih, sahabat, rahasia dan air mata. Pertemuan Leea dengan Feree, membuat Leea melupakan masalah dalam hidupnya. Feree, lelaki itu mampu mengembalikan senyum Leea yang hilang. Leea senang, hidup nya tak lagi sendiri, ada Feree yang mengisi hari-harinya. Sa...
Her Glamour Heels
617      446     3     
Short Story
Apa yang akan kalian fikirkan bila mendengar kata heels dan berlian?. Pasti di khayalan kalian akan tergambar sebuah sepatu hak tinggi mewah dengan harga selangit. Itu pasti,tetapi bagiku,yang terfikirkan adalah DIA. READ THIS NOWWW!!!!
Kainga
4653      2373     13     
Romance
Sama-sama menyukai anime dan berada di kelas yang sama yaitu jurusan Animasi di sekolah menengah seni rupa, membuat Ren dan enam remaja lainnya bersahabat dan saling mendukung satu sama lain. Sebelumnya mereka hanya saling berbagi kegiatan menyenangkan saja dan tidak terlalu ikut mencampuri urusan pribadi masing-masing. Semua berubah ketika akhir kelas XI mereka dipertemukan di satu tempat ma...
Blue Rose
352      296     1     
Romance
Selly Anandita mengambil resiko terlalu besar dengan mencintai Rey Atmaja. Faktanya jalinan kasih tidak bisa bertahan di atas pondasi kebohongan. "Mungkin selamanya kamu akan menganggapku buruk. Menjadi orang yang tak pantas kamu kenang. Tapi rasaku tak pernah berbohong." -Selly Anandita "Kamu seperti mawar biru, terlalu banyak menyimpan misteri. Nyatanya mendapatkan membuat ...
The Past or The Future
500      403     1     
Romance
Semuanya karena takdir. Begitu juga dengan Tia. Takdirnya untuk bertemu seorang laki-laki yang akan merubah semua kehidupannya. Dan siapa tahu kalau ternyata takdir benang merahnya bukan hanya sampai di situ. Ia harus dipertemukan oleh seseorang yang membuatnya bimbang. Yang manakah takdir yang telah Tuhan tuliskan untuknya?
Lepas SKS
472      415     0     
Inspirational
Kadang, yang buat kita lelah bukan hidup tapi standar orang lain. Julie, beauty & fashion influencer yang selalu tampil flawless, tiba-tiba viral karena video mabuk yang bahkan dia sendiri tidak ingat pernah terjadi. Dalam hitungan jam, hidupnya ambruk: kontrak kerja putus, pacar menghilang, dan yang paling menyakitkan Skor Kredit Sosial (SKS) miliknya anjlok. Dari apartemen mewah ke flat ...
Langkah yang Tak Diizinkan
560      480     0     
Inspirational
Katanya dunia itu luas. Tapi kenapa aku tak pernah diberi izin untuk melangkah? Sena hidup di rumah yang katanya penuh cinta, tapi nyatanya dipenuhi batas. Ia perempuan, kata ibunya, itu alasan cukup untuk dilarang bermimpi terlalu tinggi. Tapi bagaimana kalau mimpinya justru satu-satunya cara agar ia bisa bernapas? Ia tak punya uang. Tak punya restu. Tapi diam-diam, ia melangkah. Dari k...