Ya Allah Bapa yang bertahta di Kerajaan Surga, saat ini Saya datang untuk memanjatkan doa yang ingin Saya sampaikan, berikanlah saya wanita ini Ya Bapa, dekatkan dia dengan ku Ya Bapa. Aku akan menjadi hamba Mu yang taat, Amin.
Sandy berdoa dengan penuh khidmat dan sungguh-sungguh. Untuk kali ini Ia sungguh sungguh berkomunikasi dengan Tuhan. Padahal sebelumnya jangankan komunikasi dengan Tuhan, ke gereja saja ia setahun sekali.
"Aram,apakah sibuk hari ini?"
"Tidak, ada apa memangnya?"
Aram kebingungan melihat tingkah Sandy yang senyam senyum sendiri.
"Emmm, mungkin bisa ikut dengan ku nanti sore ke cafe Tropical"
"Sepertinya aku tidak bisa"
Wajah Sandy langsung berubah total, ia merasa tiba tiba ingin mual
"Ayolah, hanya sebentar... sambil membicarakan tugas kelompok yang diberikan oleh Sir Wegler"
"Oke Baiklah, tapi tidak lama ya"
"Terimakasih heheh"
Sandy pun meninggalkan Aram, ia kesenangan.. saking kesenangan ia hampir menambrak pintu kelas dan membuat satu ruangan tertawa melihatnya.
Sementara Adelar tidak sengaja menguping pembicaraan Aram dengan Sandy hanya bisa berdiam diri saja tanpa bertindak. Ini sudah kedua kali Sandy membuat kemajuan, dan Adelar hanya diam tanpa berkutik.
******
Adelar berjalan jalan di koridor kampus,melihat pemandangan lapangan kampus dimana ada beberapa Mahasiswa dan Mahasiswi melakukan kegiatan, ada yang membaca, ada yang kerja kelompok bersama, ada yang sedang main game, ada yang sedang sibuk sendiri dengan handphone nya.
Tak sengaja Adelar melihat ada suara lantunan seseorang tengah serius membaca sesuatu dengan suara yang merdu melantunkan ayat ayat yang ada di Al Quran.
"TAKKKKK" Vely menambrak Adelar yang tengah berdiri sampai terhuyung ke lantai
"Astaga Vely !" Adelar menahan lututnya yang mulai kesakitan untuk berdiri
"Sorry Ad, aduh sorry banget, buru buru Ad !"
"WUSSSHHHHHH" Vely berlari cepat meninggalkan Adelar yang masih memegang lututnya
Adelar hanya menatap Vely yang tengah berlari, ia kebingungan. Namun setelah sadar ia melihat ada sebuah kitab yang terjatuh dan itu ternyata adalah Al Quran. Adelar pun baru mengetahui Vely seorang pemeluk agama Muslim.
*****
'Happy Reading'
Yessika Simbolon