Loading...
Logo TinLit
Read Story - Salju yang Memeluk Awan [PUBLISHING IN PROCESS]
MENU
About Us  

Tahun 1998, Bandung

"Apa sebenarnya yang kamu inginkan dari kami? Uangkah?" tanya seorang wanita tua kepada wanita asing yang bermata biru dan berambut pirang. 

"Kumohon pergilah dari hadapan kami selama kami masih bicara baik-baik," wanita muda yang duduk di sebelah wanita yang lebih tua itu ikut angkat bicara. Wajahnya lelah, matanya bengkak dan nada bicaranya sangat dingin. Di balik gaun terusan berwarna rose gold selutut dapat terlihat bahwa perutnya sudah membesar. Ada bibit kehidupan yang sedang bertumbuh di sana. Wanita asing yang mengenakan gaun terusan sederhana berwarna putih pun terlihat sedang mengandung. Walaupun usia kandungan wanita asing itu sepertinya masih lebih muda dibanding sang wanita kaya dalam balutan gaun mewah.

Dengan terbata-bata wanita asing berambut pirang itu berkata," I never asked for money. I simply ask you to let me and the child in my stomach to stay here in Indonesia. I do not want to have to lie to my child about his father."

Kedua wanita yang terlihat lebih mapan dari wanita itu pun terdiam. Mereka awalnya yakin bahwa wanita asing itu datang ke Indonesia untuk meminta uang dan pertanggungjawaban atas kehamilannya.

"Baiklah. Tapi jangan pernah mencoba-coba meginjakkan kaki di rumah ini lagi. Kamu bukan istri yang sah dan anakmu tidak berhak menerima secuil pun dari perusahaan Trumanjaya," kata wanita kaya yang lebih muda. Nadanya lebih dingin dari sebelumnya seolah ia berusaha mati-matian menyembunyikan emosinya. 

Sebenarnya tidaklah mengherankan jika wanita muda itu takut bahwa status anaknya sebagai pewaris tunggal takhta perusahaan suaminya akan direbut anak wanita asing ini. Ia menikah tanpa didasari apa pun selain untuk menggabungkan kedua perusahaan milik orang tuanya dan milik orang tua suaminya. Bayi yang sedang dikandungnya itulah materai pelindung bagi statusnya sebagian istri sah sang anak tunggal keluarga Trumanjaya. Tanpa keluarga suaminya, perusahaan keluarga wanita ini pasti sudah habis dililit hutang yang semakin lama semakin membengkak. Tidak ada yang tahu perasaan wanita itu sebenarnya. Di balik senyum angkuh dan topeng kemewahan yang selalu dikenakannya, dia sebenarnya menangis sendirian. Seperti burung di sangkar emas, dia tidak pernah bahagia. 

Wanita asing itu pun melangkah pergi meninggalkan rumah keluarga Trumanjaya tanpa bertemu dengan ayah bayinya untuk yang terakhir kalinya. Air mata yang mengalir dari matanya membasahi pipinya. Walaupun begitu wajahnya tetap terangkat dan ia melangkah pergi tanpa menoleh sedikitpun, apalagi menunduk. Dia bersumpah dalam hati bahwa anaknya tersebut tetap berhak memperoleh harta warisan tidak peduli apapun yang dikatakan kedua tuan rumah angkuh yang baru saja ditemuinya. Di dalam otak wanita itu ia memikirkan berbagai cara untuk memberikan bayi yang masih dikandungnya apa yang menjadi haknya. Anak sah maupun bukan dia yakin bahwa bayinya itu dialiri darah pewaris keluarga Trumanjaya.

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (3)
  • kang_isa

    Keren. Lanjut, ya. Sukses selalu. :)

    Comment on chapter Prolog
  • TamagoTan

    @ikasitirahayu1 Salam kenal juga! :) Thank you dah mampir yah.

    Comment on chapter Prolog
  • ikasitirahayu1

    Salam kenal, kak

    Comment on chapter Sang Salju dan Sang Awan
Similar Tags
Hello, Kapten!
1980      1047     1     
Romance
Desa Yambe adalah desa terpencil di lereng Gunung Yambe yang merupakan zona merah di daerah perbatasan negara. Di Desa Yambe, Edel pada akhirnya bertemu dengan pria yang sejak lama ia incar, yang tidak lain adalah Komandan Pos Yambe, Kapten Adit. Perjuangan Edel dalam penugasan ini tidak hanya soal melindungi masyarakat dari kelompok separatis bersenjata, tetapi juga menarik hati Kapten Adit yan...
Syahadat & Seoul
484      363     2     
Romance
Lee Jeno, mencintaimu adalah larangan bagiku, dan aku sudah melanggar larangan itu, patut semesta menghukumku ... Diantara banyak hati yang ia ciptakan kenapa ada namamu diantara butiran tasbihku, dirimu yang tak seiman denganku ...
CORAT-CORET MASA SMA
539      397     3     
Short Story
Masa SMA, masa paling bahagia! Tapi sayangnya tidak untuk selamanya. Masa depan sudah di depan mata, dan Adinda pun harus berpikir ulang mengenai cita-citanya.
Ratu Blunder
549      444     2     
Humor
Lala bercita-cita menjadi influencer kecantikan terkenal. Namun, segalanya selalu berjalan tidak mulus. Videonya dipenuhi insiden konyol yang di luar dugaan malah mendulang ketenaran-membuatnya dijuluki "Ratu Blunder." Kini ia harus memilih: terus gagal mengejar mimpinya... atau menerima kenyataan bahwa dirinya adalah meme berjalan?
Kuburan Au
892      613     3     
Short Story
Au, perempuan perpaduan unik dan aneh menurut Panji. Panji suka.
the Overture Story of Peterpan and Tinkerbell
16669      9989     3     
Romance
Kalian tahu cerita peterpan kan? Kisah tentang seorang anak lelaki tampan yang tidak ingin tumbuh dewasa, lalu seorang peri bernama Tinkerbell membawanya kesebuah pulau,milik para peri, dimana mereka tidak tumbuh dewasa dan hanya hidup dengan kebahagiaan, juga berpetualang melawan seorang bajak laut bernama Hook, seperti yang kalian tahu sang peri Tinkerbell mencintai Peterpan, ia membagi setiap...
The Ruling Class 1.0%
1843      858     2     
Fantasy
In the year 2245, the elite and powerful have long been using genetic engineering to design their babies, creating descendants that are smarter, better looking, and stronger. The result is a gap between the rich and the poor that is so wide, it is beyond repair. But when a spy from the poor community infiltrate the 1.0% society, will the rich and powerful watch as their kingdom fall to the people?
Anne\'s Daffodil
1142      460     3     
Romance
A glimpse of her heart.
Two Good Men
595      428     4     
Romance
What is defined as a good men? Is it their past or present doings? Dean Oliver is a man with clouded past, hoping for a new life ahead. But can he find peace and happiness before his past catches him?
HOME
357      270     0     
Romance
Orang bilang Anak Band itu Begajulan Pengangguran? Playboy? Apalagi? Udah khatam gue dengan stereotype "Anak Band" yang timbul di media dan opini orang-orang. Sampai suatu hari.. Gue melamar satu perempuan. Perempuan yang menjadi tempat gue pulang. A story about married couple and homies.