Loading...
Logo TinLit
Read Story - Well The Glass Slippers Don't Fit
MENU
About Us  

"Bruh, this is ain't no ordinary ball! It's THE ball! It's the royal ball!" Fei corrected her best friend and the two girls hug each other.

"Well, well, well. Look who's here!" 

Fei and Alya turned around to look for the owner of that voice.

"Faeya!" Fei exclaimed and jumps to hug her sister.

"Hey, lil sis! I could sense you were coming the moment you walked through that gate! How come you don't visit more often?" Feaya hugs her sister back.

"Well, this lady is busy making money, Ma'am!" answered Fei.

"Oh, Alya! You came alone today!" said Faeya, finally noticing Alya.

"Hi, Faeya! It's been a while! How are you?" 

"Doing great, thank you. Are you going to do some work now?" 

Alya nods as an answer.

"Well, join us at the lake house when you're done. We are going to have some tea and cookies!" said Faeya.

"That will be wonderful. Thank you, Faeya!" 

"No worries! My home is your home too!" said Fei.

"That's right! Feel free to come anytime." Faeya added.

Alya waves goodbye to Fei and Faeya, proceeding to the deep forest to get some woods.

"Oh, Alya! I almost forgot!" Faeya shouted from the distance.

"Yes?" Alya turned around again to see the fairy sisters.

"Don't venture into the Black Cliff today! The wolf clan is doing some sort of ritual tonight!" 

"Okay! Thank you for letting me know!" Alya shouted and waves again.

"See you soon!" Fei and Faeya disappeared. 

With Fei and Faeya out of sight, Alya suddenly feels a sense of loneliness. This is the first time she has ever gone to the enchanted forest without her father. The forest does have some sort of weird aura to it. 

Alya shakes her fear and walks toward the deep forest. The sun barely able to penetrate through the thick leaves covering this area of the forest, making the air damp and humid. She stops walking when she recognizes a black mark left by her father on a big tree. That mark means that the place is where they left the last time.

Alya drops her bag and takes out her axe. She then begins cutting down a medium-sized tree. 

Sweats start dripping down her face. Her brown hair, fixed into a ponytail is now wet with sweats. Her black t-shirt is marked with sweat marks too. Alya stops to catch a breath. 

That is the moment she hears the sound of horse steps. 

"A Horse? In the enchanted forest?" she asked herself in disbelief.

The steps are getting closer and closer. Alya picks up her axe and moves into a fighting stance, ready to fight if the rider of the horse is a burglar or an enemy spy. 

She waits and waits. The few minutes that feel like an eternity. Finally, the horse and its rider appear. The sunlight that is coming from behind the rider causes Alya to not being able to identify him.

"Who is that?" she asked in her most threatening voice she can make.

Her eyes are being squinted, trying to make out the figure of the rider. He steps down from his horse and approaches her.

Alya gets her Axe positioned in front of her.

"I asked you a question!" she yelled at him.

"I am sorry if I scared you, Miss," he said.

As the sun is covered by the cloud and the light disappeared, Alya can finally see the rider. He is clad in shiny attire. From head to toe, he wears extravagant clothes, not fitting for commoners. Even his boots are ten times shinier than hers.

"Are you a nobleman from a neighbouring kingdom?" asked Alya. She has put her axe down and is now curtsying. 

"Well, that was a close guess. I am a courier from the kingdom of Nereya," answered the foreigner.

"Oh, I see. Welcome to the kingdom of Aoira," said Alya. 

"And if I may ask, what is a young lady doing here in the middle of the forest alone?" 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Secangkir Kopi dan Seteguk Kepahitan
647      382     4     
Romance
Tugas, satu kata yang membuatku dekat dengan kopi. Mau tak mau aku harus bergadang semalaman demi menyelesaikan tugas yang bejibun itu. Demi hasil yang maksimal tak tanggung-tanggung Pak Suharjo memberikan ratusan soal dengan puluhan point yang membuatku keriting. Tapi tugas ini tak selamanya buatku bosan, karenanya aku bisa bertemu si dia di perpustakaan. Namanya Raihan, yang membuatku selalu...
Konspirasi Asa
3213      1239     3     
Romance
"Ketika aku ingin mengubah dunia." Abaya Elaksi Lakhsya. Seorang gadis yang memiliki sorot mata tajam ini memiliki tujuan untuk mengubah dunia, yang diawali dengan mengubah orang terdekat. Ia selalu melakukan analisa terhadap orang-orang yang di ada sekitarnya. Mencoba untuk membuat peradaban baru dan menegakkan keadilan dengan sahabatnya, Minara Rajita. Tetapi, dalam mencapai ambisinya itu...
Ada Apa Esok Hari
413      311     0     
Romance
Tarissa tak pernah benar-benar tahu ke mana hidup akan membawanya. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sering kali tak ramah, ia hanya punya satu pegangan: harapan yang tak pernah ia lepaskan, meski pelan-pelan mulai retak. Di balik wajah yang tampak kuat, bersembunyi luka yang belum sembuh, rindu yang tak sempat disampaikan, dan cinta yang tumbuh diam-diamtenang, tapi menggema dalam diam. Ada Apa E...
A Ghost Diary
6035      2223     4     
Fantasy
Damar tidak mengerti, apakah ini kutukan atau kesialan yang sedang menimpa hidupnya. Bagaimana tidak, hari-harinya yang memang berantakan menjadi semakin berantakan hanya karena sebuah buku diary. Semua bermula pada suatu hari, Damar mendapat hukuman dari Pak Rizal untuk membersihkan gudang sekolah. Tanpa sengaja, Damar menemukan sebuah buku diary di tumpukkan buku-buku bekas dalam gudang. Haru...
Niscala
499      369     14     
Short Story
Namanya Hasita. Bayi yang mirna lahirkan Bulan Mei lalu. Hasita artinya tertawa, Mirna ingin ia tumbuh menjadi anak yang bahagia meskipun tidak memiliki orang tua yang lengkap. Terima kasih, bu! Sudah memberi kekuatan mirna untuk menjadi seorang ibu. Dan maaf, karena belum bisa menjadi siswa dan anak kebanggaan ibu.
Melody Impian
765      541     3     
Short Story
Aku tak pernah menginginkan perpisahan diantara kami. Aku masih perlu waktu untuk memberanikan diri mengungkapkan perasaanku padanya tanpa takut penolakan. Namun sepertinya waktu tak peduli itu, dunia pun sama, seakan sengaja membuat kami berjauhan. Impian terbesarku adalah ia datang dan menyaksikan pertunjukan piano perdanaku. Sekali saja, aku ingin membuatnya bangga terhadapku. Namun, apakah it...
Sweet Seventeen
6106      3414     4     
Romance
Karianna Grizelle, mantan artis cilik yang jadi selebgram dengan followers jutaan di usia 17 tahun. Karianna harus menyeimbangkan antara sekolah dan karier. Di satu sisi, Anna ingin melewati masa remaja seperti remaja normal lainnya, tapi sang ibu sekaligus manajernya terus menyuruhnya bekerja agar bisa menjadi aktris ternama. Untung ada Ansel, sahabat sejak kecil yang selalu menemani dan membuat...
Million Stars Belong to You
529      294     2     
Romance
Aku bukan bintang. Aku tidak bisa menyala diantara ribuan bintang yang lainnya. Aku hanyalah pengamatnya. Namun, ada satu bintang yang ingin kumiliki. Renata.
KETIKA SENYUM BERBUAH PERTEMANAN
658      487     3     
Short Story
Pertemanan ini bermula saat kampus membuka penerimaan mahasiswa baru dan mereka bertemu dari sebuah senyum Karin yang membuat Nestria mengagumi senyum manis itu.
My Noona
6601      1826     2     
Romance
Ini bukan cinta segitiga atau bahkan segi empat. Ini adalah garis linear. Kina memendam perasaan pada Gio, sahabat masa kecilnya. Sayangnya, Gio tergila-gila pada Freya, tetangga apartemennya yang 5 tahun lebih tua. Freya sendiri tak bisa melepaskan dirinya dari Brandon, pengacara mapan yang sudah 7 tahun dia pacariwalaupun Brandon sebenarnya tidak pernah menganggap Freya lebih dari kucing peliha...