Loading...
Logo TinLit
Read Story - Cinta Si Kembar
MENU
About Us  

Hari ini aku benar-benar dibuat gila sama kelakuan kembaranku yang satu ini. Lulu benar-benar menguras habis isi uang Wonshik,tidak tanggung-tanggung di toko kain pun dia menghabiskan Rp 50 juta. Aku tahu kalau Lulu sengaja melakukannya,karena dia ingin menunjukkannya kepada Woojin. Ada senyum puas di wajah Lulu,tetapi aku yang tidak enak sama Lulu.

“Maafin Lulu ya”,ujarku berbisik sama Wonshik

“Nggak apa-apa,santai saja La,bagaimanapun Lulu nanti jadi adik ipar gua”,ujarnya tersenyum tulus. Entah mengapa ada sesuatu yang merasuk di hatiku saat melihat senyuman Wonshik. Aku baru sadar kalau Wonshik sebaik ini.

“Maafin gua selama ini ya”,ujarku tulus

“Maaf buat apa?”,tanya Wonshik balik

“Semuanya”

“Nggak perlu La,nggak ada yang perlu dimaafin,ohya habis ini gua mau ajak loe ke suatu tempat”

“Kemana lagi? Bareng mereka lagi?”

“Bebas,kalau loe mau ajak mereka”

“Emang loe mau ajak gua kemana?”

“Ke tempat yang loe suka”

 

Akhirnya aku dan Wonshik memisahkan diri dari Lulu dan Woojin. Aku dapat melihat kalau Lulu sangat marah meninggalkannya bersama Woojin,tetapi mau gimana lagi. Aku penasaran Wonshik mau membawaku kemana.

 

Di dalam mobil aku tidak bertanya apapun. Aku memilih diam dan membebaskan Wonshik yang mau membawaku entah kemana. Yang pasti aku percaya Wonshik tidak akan berbuat aneh-aneh. Cukup lama juga perjalanan yang aku dan Wonshik lalui.

 

Sampai akhirnya mobil Wonshik berhenti ke sebuah tempat yaitu sebuah rumah sederhana. 

 

“Ayuk,kita turun”,ajak Wonshik kepadaku

“Dimana ini?”

“Nanti juga loe tau,ayuk”

 

Kemudian aku dan Wonshik turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sederhana itu. Betapa terkejutnya aku ternyata rumah sederhana ini adalah sebuah galeri lukisan. Galeri ini menyimpan lukisan-lukisan yang luar biasa indah dan bagus.

 

“Giman,loe suka?”,tanya Wonshik padaku

“Suka banget,ini galeri siapa?”,tanyaku penasaran

“Galeri ini punya teman,dia pelukis hebat di Yogya ini”

“Ohya? Boleh kenalan dong?”

“Sayangnya dia lagi nggak disini,tadi gua sengaja nelpon dia untuk memperbolehkan gua masuk,khusus untuk loe aja La”

 

“Wah,makasih banyak Wonshik”

“Loe mau lukisan yang mana? Pilih aja,nanti gua yang bayar”

“Mau semuanya”,ujarku sambil becanda

“Boleh,kita angkut semua”

“Hahahahahaha,becanda,ya kali gua mau semua,nanti ditaruh di mana”

“Hahahahaha,kirain. Ya sudah,dipilih aja La”

 

Aku berkeliling melihat lukisan-lukisan di galeri ini. Entah mengapa,aku merasa lukisan-lukisan disini sama dengan lukisan yang dikasih Aunty Sarah padaku. Aku jadi penasaran siapa gerangan pelukis ini yang bisa membuatku kagum.

 

“Gimana,sudah milihnya?”

“Sudah”

“Mau yang mana?”

“Gua mau lima,boleh?”,tanyaku manja. Tadinya aku hanya mau beli dua,tetapi ketiga lukisan sisanya membuatku terpesona

“Hahahaha,semua juga boleh”

“Aisshh,jangan gitu dong,tadinya hanya mau ambil dua,tetapi yang tiga lagi bagus banget”

“Iya ya,bentar ya gua mau melakukan pembayaran dulu”

 

Sambil menunggu Wonshik melakukan pembayaran,aku berkeliling lagi melihat-lihat lukisan di galeri ini. Aku benar-benar dibuat kagum sama pelukis ini. Lukisannya sama dengan perasaanku saat ini. Pokoknya aku harus bertemu dengan pelukis ini. Aku akan memaksa Wonshik untuk mengatur jadwal ketemu kami berdua.  

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Angel in Hell
606      469     0     
Short Story
Dia memutar-mutar pena di genggaman tangan kanannya. Hampir enam puluh detik berlalu dan kolom satu itu masih saja kosong. Kegiatan apa yang paling Anda senang lakukan? Keningnya berkerut, menandakan otaknya sedang berpikir keras. Sesaat kemudian, ia tersenyum lebar seperti sudah mendapatkan jawaban. Dengan cepat, ia menggoreskan tinta ke atas kertas; tepat di kolom kosong itu. Mengha...
Tumbuh Layu
2085      1361     4     
Romance
Hidup tak selalu memberi apa yang kita pinta, tapi seringkali memberikan apa yang kita butuhkan untuk tumbuh. Ray telah pergi. Bukan karena cinta yang memudar, tapi karena beban yang harus ia pikul jauh lebih besar dari kebahagiaannya sendiri. Kiran berdiri di ambang kesendirian, namun tidak lagi sebagai gadis yang dulu takut gagal. Ia berdiri sebagai perempuan yang telah mengenal luka, namun ...
Never Let Me Down
603      475     2     
Short Story
Bisakah kita memutar waktu? Bisakah kita mengulang semua kenangan kita? Aku rindu dengan KITA
Melody Impian
782      555     3     
Short Story
Aku tak pernah menginginkan perpisahan diantara kami. Aku masih perlu waktu untuk memberanikan diri mengungkapkan perasaanku padanya tanpa takut penolakan. Namun sepertinya waktu tak peduli itu, dunia pun sama, seakan sengaja membuat kami berjauhan. Impian terbesarku adalah ia datang dan menyaksikan pertunjukan piano perdanaku. Sekali saja, aku ingin membuatnya bangga terhadapku. Namun, apakah it...
Love is Possible
216      196     0     
Romance
Pancaroka Divyan Atmajaya, cowok angkuh, tak taat aturan, suka membangkang. Hobinya membuat Alisya kesal. Cukup untuk menggambarkan sosok yang satu ini. Rayleight Daryan Atmajaya, sosok tampan yang merupakan anak tengah yang paling penurut, pintar, dan sosok kakak yang baik untuk adik kembarnya. Ryansa Alisya Atmajaya, tuan putri satu ini hidupnya sangat sempurna melebihi hidup dua kakaknya. Su...
Cinderella Celdam
1991      769     4     
Romance
Gimana jadinya kalau celana dalam kamu tercecer di lantai kantor dan ditemukan seorang cowok? - Cinderella Celdam, a romance comedy
Altitude : 2.958 AMSL
820      586     0     
Short Story
Seseorang pernah berkata padanya bahwa ketinggian adalah tempat terbaik untuk jatuh cinta. Namun, berhati-hatilah. Ketinggian juga suka bercanda.
HADIAH PALING BERHARGA
667      467     4     
Short Story
Seorang wanita yang tidak bisa menerima kenyataan, keharmonisannya berubah menjadi kebencian, sebuah hadiah yang mengubah semua hal tentangnya .
Loading 98%
693      435     4     
Romance
10 Reasons Why
3021      1475     0     
Romance
Bagi Keira, Andre adalah sahabat sekaligus pahlawannya. Di titik terendahnya, hanya Andrelah yang setia menemani di sampingnya. Wajar jika benih-benih cinta itu mulai muncul. Sayang, ada orang lain yang sudah mengisi hati Andre. Cowok itu pun tak pernah menganggap Keira lebih dari sekadar sahabat. Hingga suatu hari datanglah Gavin, cowok usil bin aneh yang penuh dengan kejutan. Gavin selalu pu...