Loading...
Logo TinLit
Read Story - Cinta Si Kembar
MENU
About Us  

"Hai La,akhirnya loe pulang juga",ujar Wonshik menghampiri dan memegang tanganku
"Maaf loe siapa ya?Pegang-pegang tangan pacar gua",sahut Jackson sambil melepas tangan Wonshik
"Hahahaha,jadi ini pacar loe La,yang membuat loe nggak bisa menerima gua. Hmmm,dari tampang juga masih cakepan gua dan gua bisa tau kalau loe itu cowok miskin",ujar Wonshik
"Plak",aku menampar pipi Wonshik dengan keras. Aku tidak terima dia menghina Jackson.
"Wah,loe nampar gua La demi cowok seperti ini"
"Jackson jauh lebih baik dari loe,yang hanya mengandalkan uang orang tua,daripada mencari sendiri"
"Ini semua ada apa ya sayang?",tanya Jackson
"Nggak ada apa-apa sayang,ayo kita masuk",ujarku
"Dia harus tau La,kalau gua tunangan loe!",teriak Wonshik
"Tunangan?"tanya Jackson
"Iya,gua tunangan Lala yang sebentar lagi kita bakal menikah,jadi gua saranin loe pergi dari hadapan Lala"
"Hei Kim Wonshik terhormat! Dengar baik-baik,sejak kapan kita bertunangan dan jangan bermimpi gua bakal menikah dengan loe!",teriakku di depan wajahnya,tetapi bukannya marah dia malah menarik tanganku dan mencium bibirku paksa.
"Gimana ciuman gua?",tanyanya dengan senyum sinis
"Loe!"
"Kali ini gua biarin loe sama pacar loe yang miskin ini,tapi lain kali tidak akan gua biarkan loe bertemu dengannya",sahutnya pergi meninggalkan kami berdua.
"La,siapa sebenarnya cowok tadi?Apa benar dia tunangan loe?",tanya Jackson padaku ketika kami didalam apartemen
"Sayang,cowok tadi tidak usah loe pedulikan ya,dia hanya cowok gila",ujarku sambil memegang tangan Jackson
"Cowok gila yang berani mencium loe La dan gua tidak dapat berbuat apa-apa",sahut Jackson dengan nada sedih
"Maafin gua ya sayang,seharusnya tadi gua dorong dia aja",ujarku berusaha menenangkan Jackson
"Yank yang sudah terjadi tidak bisa terulang lagi,lain kali loe hati-hati sama cowok tadi,ya udah gua pulang dulu ya sayang"
"Jangan pulang,khan kita mau makan,gua bakal masakin loe khan Yang,masa loe pulang sih",ujarku dengan kecewa
"Ohya ya,gua lupa"
"Udahlah Yang,cowok tadi nggak usah dipikirin ya,yuk kita masak-masak,mau gua yang masak atau loe yang masak",sahutku dengan suara manja
"Hmmm,kalau loe yang masak,rasanya seperti apa ya,gua aja yang masak",ujarnya sambil mengelus rambutku dan aku bersyukur Jackson sudah kembali seperti semula
Kemudian kami makan bersama,memang pacarku yang satu ini cowok serba bisa,masakannya sangat lezat. Walaupun Jackson bukan anak orang kaya seperti Wonshik,aku tidak peduli,karena harta kekayaan itu bisa dicari bersama.
"Sayang,gua pulang ya,besok gua kesini lagi antar loe ke kantor"
"Iya,bentar dulu sayang,gua punya sesuatu buat loe",ujarku sambil mengambil oleh-oleh yang aku belikan buat Jackson di Bali
"Ya ampun sayang,jaketnya bagus banget",ujar Jackson sambil mengenakannya
"Gimana loe suka nggak sayang?"
"Suka banget"
"Gua masih ada satu lagi surprise buat loe. Ini dia",sahutku sambil memakaikannya sebuah gelang tali couple yang sengaja aku beli juga
"Gelang tali couple?"
"Iya,gelang tali couple ini sengaja gua beli menandakan kalau kita tidak akan terpisahkan"
"Ada-ada aja,tanpa gelang tali couple ini kita tidak akan terpisahkan",sahutnya sambil mencium keningku dan itu membuat hatiku hangat
"Amin"
"Ya udah,sekarang gua pulang dulu ya sayang,sudah malam banget"
"Iya,hati-hati di jalan,naik motornya jangan ngebut,jaket dari gua dipakai biar nggak dingin"
"Siap nyonya besar",sahutnya sambil mengedipkan mata
Sepeninggal Jackson aku menuju ke kamar tidurku,karena mata ini sudah tidak dapat diajak kompromi. Tepat pukul 5 pagi aku bangun,tidak seperti biasanya aku bangun sepagi ini kalau Lulu pagi-pagi sudah ada di apartemenku.
"Duh Lu,loe ngapain sih pagi-pagi udah di apartemen gua",omelku
"La,buruan mandi,kita harus ke rumah sakit"
"Ngapain pagi-pagi buta kita ke rumah skit,lagian belum buka lagi"
"Kita harus ke UGD"
"Buat apa? Emang loe sakit?"
"La,yang sabar ya",ujar Lulu sambil pegang tanganku
"Apaan sih loe"
"Udah sekarang buruan mandi"
Akhirnya aku dan Lulu sampai juga di rumah sakit dan aku kaget kalau Lulu mengajakku ke kamar mayat.
"La,yang sabar ya,gua yakin loe pasti kuat",ujar Lulu menggandengku dan mengajakku menuju ke salah satu jenazah yang ada disana dan membuka penutup jenazah dan seketika aku menjerit
"Jackson!!",teriakku sambil nangis
"Sabar La,loe harus ikhlas biar Jackson tenang di alam sana",ujar Lulu menenangkanku
"Sayang,kenapa loe tinggalin gua,apa yang terjadi sebenarnya,tadi loe masih baik-baik saja"
"Tenang La,mungkin ini yang terbaik buat Jackson,sekarang kita urus surat kematian Jackson dulu ya",ujar Lulu 
"Jackson!",ujarku lagi dan seketika aku merasa gelap dan terjatuh
"Lala!!!"

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Da Capo al Fine
1269      975     5     
Romance
Bagaimana jika kau bisa mengulang waktu? Maukah kau mengulangi kehidupanmu dari awal? Atau kau lebih memilih tetap pada akhir yang tragis? Meski itu berarti kematian orang yang kau sayangi? Da Capo al Fine = Dari awal sampai akhir
27th Woman's Syndrome
11593      2613     18     
Romance
Aku sempat ragu untuk menuliskannya, Aku tidak sadar menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya. Orang ketiga? Aku bahkan tidak tahu aku orang ke berapa di hidupnya. Aku 27 tahun, tapi aku terjebak dalam jiwaku yang 17 tahun. Aku 27 tahun, dan aku tidak sadar waktuku telah lama berlalu Aku 27 tahun, dan aku single... Single? Aku 27 tahun dan aku baru tahu kalau single itu menakutkan
Oh, My Psychopaths CEO!
1610      1148     2     
Romance
Maukah kau bersama seorang pembunuh gila sepertiku?
Vandersil : Pembalasan Yang Tertunda
509      382     1     
Short Story
Ketika cinta telah membutakan seseorang hingga hatinya telah tertutup oleh kegelapan dan kebencian. Hanya karena ia tidak bisa mengikhlaskan seseorang yang amat ia sayangi, tetapi orang itu tidak membalas seperti yang diharapkannya, dan menganggapnya sebatas sahabat. Kehadiran orang baru di pertemanan mereka membuat dirinya berubah. Hingga mautlah yang memutuskan, akan seperti apa akhirnya. Ap...
Mendadak Halal
9476      2870     1     
Romance
Gue sebenarnya tahu. kalau menaruh perasaan pada orang yang bukan makhramnya itu sangat menyakitkan. tapi nasi sudah menjadi bubur. Gue anggap hal ini sebagai pelajaran hidup. agar gue tidak dengan mudahnya menaruh perasaan pada laki-laki kecuali suami gue nanti. --- killa. "Ini salah!,. Kenapa aku selalu memandangi perempuan itu. Yang jelas-jelas bukan makhrom ku. Astagfirullah... A...
To The Bone
3976      2166     0     
Romance
Posting kembali.. Sedikit di Revisi.. --- Di tepi pantai, di Resort Jawel Palace. Christian berdiri membelakangi laut, mengenakan kemeja putih yang tak dikancing dan celana pendek, seperti yang biasa ia pakai setiap harinya. > Aku minta maaf... karena tak bisa lagi membawamu ke tempat-tempat indah yang kamu sukai. Sekarang kamu sendirian, dan aku membenci itu. Kini kamu bisa berlari ...
Penantian
5881      2940     16     
Romance
Asa. Jika hanya sekali saja, maka...
The Presidents Savior
10534      2607     16     
Action
Semua remaja berbahaya! Namun bahaya yang sering mereka hadapi berputar di masalah membuat onar di sekolah, masuk perkumpulan tidak jelas yang sok keren atau berkelahi dengan sesama remaja lainnya demi merebutkan cinta monyet. Bahaya yang Diana hadapi tentu berbeda karena ia bukan sembarang remaja. Karena ia adalah putri tunggal presiden dan Diana akan menjaga nama baik ayahnya, meskipun seten...
Gray Paper
659      412     2     
Short Story
Cinta pertama, cinta manis yang tak terlupakan. Tapi apa yang akan kamu lakukan jika cinta itu berlabuh pada orang yang tidak seharusnya? Akankah cinta itu kau simpan hingga ke liang lahat?
Musyaffa
177      156     0     
Romance
Ya, nama pemuda itu bernama Argya Musyaffa. Semenjak kecil, ia memiliki cita-cita ingin menjadi seorang manga artist profesional dan ingin mewujudkannya walau profesi yang ditekuninya itu terbilang sangat susah, terbilang dari kata cukup. Ia bekerja paruh waktu menjadi penjaga warnet di sebuah warnet di kotanya. Acap kali diejek oleh keluarganya sendiri namun diam-diam mencoba melamar pekerjaan s...