Loading...
Logo TinLit
Read Story - Chahaya dan Surya [BOOK 2 OF MUTIARA TRILOGY]
MENU
About Us  

'But why? Why did she set me up and use me like this? Does Madam Bintang owe Neo Renegades something that she decided to use me as a tool to bail her out?' 

Ara messes up her head in frustration. She understands how she got here now. But she is unable to understand as to why Madam Bintang sets her up to be kidnapped by the Neo Renegades.

"Or could it be that she is one of them? That means that there are two moles in the palace! Guntur and Madam Bintang! I need to tell Prince Surya!" 

But then she remembers that he is uncreachable at the moment. He is somewhere in this headquarter but she has no clue where exactly his location is. 

Without any sunlight, Ara is unable to determine how many hours have passed and whether or not it is still morning, noon, or close to evening.  She only knows that a lot of time has passed. But then again, what is the meaning of time when you are imprisoned in this window-less cell. 

She begins to lie in her bed and counts the second. But as she approaches a few hundred, she has lulled herself to sleep. A slamming of a door wakes her up. She is drenched in sweat. 

"Who are you people? Where am I?" a male's voice can be heard yelling from what it sounds like a room next door. 

Then another slam of door echoes in the hall. 

"HEY! Answer me!! It is an order!!" yelled the man again. 

"You cannot imprison me! Do you know who I am?" 

"Prince Surya?" she said more to herself than to anyone because she just assumes nobody could hear her.

"Mutiara?" To her surprise, Prince Surya can hear her.

"Your Highness, you can hear me? This is me, Ara!" 

"Ara! You're okay!" he sounds beyond relief. 

Both Ara and Prince Surya are now sticking their ears on the wall that separates them. Apparently there is a ventilation between the room which allows sound to travel. 

"I am okay! Are you okay? When did you wake up?" Ara is extremely happy that she almost cries again.

"Just now. They immediately brought me here," said Prince Surya.

The short-lived euphoria dissipated as if it never existed. Then there was silence. Both Ara and Prince Surya ponder as to how they came to be here. Their kiss and the ambush. 

"Where are we, Ara?" Prince Surya's question breaks the silence.

"We are under water. This is called the Neo Renegades Headquarter. I believe it is a submarine. It must have been anchored to the bottom of the sea," answered Ara.

"Pardon?"

"We are at the bottom of the sea, Your Highness."

"But how is that possible?"

"I..I also have no clue, Your Highness."

"You can just call me Surya now. We are not at the kingdom and I am not sure if I will ever come back to be a prince."

"What do you mean? You are a prince. You are THE prince!" replied Ara, taken aback by how Prince Surya seemed to feel so small after knowing where they are as well as the real situation they are in.

There was a pause before he says,"You are right. I am the prince. We will figure this out, Ara."

Ara smiles. For a moment, she does not remember or care if he cannot see her smile. 

This is the first time in days that she feels some happiness. Prince Surya is like a ray of hope to her. She is not going to rot in this prison cell. 

"You should rest..Uhmm.. Surya," Ara said.

"I am not tired. I think I have slept for days now."

"I see." 

Ara leans her back against the wall and lets herself slowly falls on the cold floor. She stares emptily at the brooch in front of her, laying in the dust.

"I need to tell you something," she begins.

"You may speak," he said.

He sounds more relaxed. Ara imagines him to be leaning against the wall as well, relaxed and approachable. It gives her courage to tell the truth.

"You are here because of me. It is me that they wanted. I am sorry I dragged you into this." She swallowed some saliva right after she said it.

"It is not your fault, Ara. You are imprisoned too, aren't you?" he said calmly. 

"No, you don't understand. I have been set up and I ended up dragging you here with me and now we don't know if we ever will see Garuda again!" 

To her surprise, Prince Surya did not answer immediately. 

"You were set up you said?" he asked.

"Uhmm. Yes."

"By whom? Do you know who set you up?" he sounds more sharp.

"I think by the head maid. Her name is Madam Bintang," answered Ara.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Should I Go(?)
11063      2761     12     
Fan Fiction
Kim Hyuna dan Bang Chan. Saling mencintai namun sulit untuk saling memiliki. Setiap ada kesempatan pasti ada pengganggu. Sampai akhirnya Chan terjebak di masa lalunya yang datang lagi ke kehidupannya dan membuat hubungan Chan dan Hyuna renggang. Apakah Hyuna harus merelakan Chan dengan masa lalunya? Apakah Kim Hyuna harus meninggalkan Chan? Atau justru Chan yang akan meninggalkan Hyuna dan k...
Bintang Biru
3363      1292     1     
Romance
Bolehkah aku bertanya? Begini, akan ku ceritakan sedikit kisahku pada kalian. Namaku, Akira Bintang Aulia, ada satu orang spesial yang memanggilku dengan panggilan berbeda dengan orang kebanyakan. Dia Biru, ia memanggilku dengan panggilan Bintang disaat semua orang memanggilku dengan sebutan Akira. Biru teman masa kecilku. Saat itu kami bahagia dan selalu bersama sampai ia pergi ke Negara Gingsen...
Dear Vienna
425      331     0     
Romance
Hidup Chris, pelajar kelas 1 SMA yang tadinya biasa-biasa saja sekarang jadi super repot karena masuk SMA Vienna dan bertemu dengan Rena, cewek aneh dari jurusan Bahasa. Ditambah, Rena punya satu permintaan aneh yang rasanya sulit untuk dikabulkan.
Kisah yang Kita Tahu
6475      2177     2     
Romance
Dia selalu duduk di tempat yang sama, dengan posisi yang sama, begitu diam seperti patung, sampai-sampai awalnya kupikir dia cuma dekorasi kolam di pojok taman itu. Tapi hari itu angin kencang, rambutnya yang panjang berkibar-kibar ditiup angin, dan poninya yang selalu merumbai ke depan wajahnya, tersibak saat itu, sehingga aku bisa melihatnya dari samping. Sebuah senyuman. * Selama lima...
For Cello
3432      1283     3     
Romance
Adiba jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu ia gapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang ia sanggup menikmati bayangan dan tidak pernah bisa ia miliki. Seseorang yang hadir bagai bintang jatuh, sekelebat kemudian menghilang, sebelum tangannya sanggup untuk menggapainya. "Cello, nggak usah bimbang. Cukup kamu terus bersama dia, dan biarkan aku tetap seperti ini. Di sampingmu!&qu...
Pelukan Ibu Guru
750      585     0     
Short Story
Kisah seorang anak yang mencari kehangatan dan kasih sayang, dan hanya menemukannya di pelukan ibu gurunya. Saat semua berpikir keduanya telah terpisah, mereka kembali bertemu di tempat yang tak terduga.
Vampire Chain
2292      1028     4     
Fantasy
Duniaku, Arianne Vryl Berthold adalah suatu berkah yang penuhi cahaya. Namun, takdir berkata lain kepadaku. Cahaya yang kulihat berubah menjadi gelap tanpa akhir. Tragedi yang tanpa ampun itu menelan semua orang-orang yang kusayangi lima belas tahun yang lalu. Tragedi dalam kerajaan tempat keluargaku mengabdi ini telah mengubah kehidupanku menjadi mimpi buruk tanpa akhir. Setelah lima bel...
Du Swapped Soul
14998      3086     9     
Fantasy
Apa kamu pernah berasumsi bahwa hidupmu lah yang paling sempurna? Apakah kamu pernah merasakan rasanya menjalani kehidupan orang lain? Dan apakah... kamu pernah mempunyai sahabat yang aneh, tapi setia? Kalau belum, kau akan menemukan semuanya di sini, di kehidupan Myung-Joo yang akan diperankan oleh Angel.
Forbidden Love
11130      2894     3     
Romance
Ezra yang sudah menikah dengan Anita bertemu lagi dengan Okta, temannya semasa kuliah. Keadaan Okta saat mereka kembali bertemu membuat Ezra harus membawa Okta kerumahnya dan menyusun siasat agar Okta tinggal dirumahnya. Anita menerima Okta dengan senang hati, tak ada prangsaka buruk. Tapi Anita bisa apa? Cinta bukanlah hal yang bisa diprediksi atau dihalangi. Senyuman Okta yang lugu mampu men...
Persapa : Antara Cinta dan Janji
8929      2549     5     
Fantasy
Janji adalah hal yang harus ditepati, lebih baik hidup penuh hinaan daripada tidak menepati janji. Itu adalah sumpah seorang persapa. "Aku akan membalaskan dendam keluargaku". Adalah janji yang Aris ucapkan saat mengetahui seluruh keluarganya dibantai oleh keluarga Bangsawan. Tiga tahun berlalu semenjak Aris mengetaui keluarganya dibantai dan saat ini dia berada di akademi persa...