Loading...
Logo TinLit
Read Story - Be My Girlfriend?
MENU
About Us  

"My heart still races when i see you"
•••
Vina's pov
Akhirnya, hari ini Elyxion. Sedari siang aku sudah berangkat dari rumah dan bersiap-siap pergi ke tempat konsernya.
Aku bertemu dengan beberapa teman EXOL dan kami menunggu antrian masuk ke dalam venue.
Kami melihat poster Elyxion yang terpajang dimana-mana sepanjang venue, dan sebagai EXOL yang super norak, kami berteriak-teriak kegirangan.
Kyungsoo oppa..
Hm, aku harus bersenang-senang hari ini tanpa memikirkan hal kemarin.
Cuaca sangat panas hari ini, terutama karena banyaknya orang yang berkumpul dan mengantri.
Seperti biasa, ketekku mulai membasahi bajuku lama kelamaan. Untunglah aku membawa baju ganti.
Tidak terasa selama beberapa jam kami mengobrol asik, mengadu mana oppa EXO yang terbaik, kami tau-tau sudah mulai masuk ke venue.
Kami pun duduk di kursi yang sudah kami tentukan dari awal pemesanan tiket.
Aku sengaja memilih paling depan sehingga sewaktu EXO akan naik 'kereta' dan berkeliling sekitar panggung, aku akan mendapat bagian melihatnya dengan dekat dan jelas. Untung-untung dapet bolanya dikasih EXOnya langsung.
Tapi entah kenapa sekarang aku agak menyesal membeli tiket dengan tempat duduk disana. Aku takut dia menyadari keberadaanku.
Konser pun dimulai.
Intro yang diawali dengan suara Baekhyun membuat seluruh venue berteriak, dan dilanjutkan dengan lagu The Eve.
The Eve akan selalu menjadi lagu terfavorit. Karena dancenya yang luar biasa. Hehe.
Sudah mencapai swtengah jam lebih, akhirnya giliran solo Kyungsoo oppa.
Ia terlihat sedikit ragu memegang mikenya. Dan akhirnya membuka suara.
"First of all, aku ingin mempersembahkan lagu ini untuk seseorang dan tentunya dia seorang EXOL." Matanya melihat dari ujung hingga ujung venue.
"Orang ini beberapa hari belakangan sudah menemaniku dan kami sering bercanda gurau bersama." Lanjutnya.
Tidak mungkin kan itu.. Aku? Tidak mungkin. Itu pasti ditujukan untuk pacarnya.
"Tapi aku sudah berbuat kesalahan yang membuatnya salah paham." Dia mengetuk-ngetukkan jarinya di ganggang microphone.
"Untuk kamu, maafkan aku." Kyungsoo oppa melihat ke arah kamera dengan matanya yang serius.
Suasana di venue menjadi riuh. Ada yang kecewa, ada yang mendukung, juga ada yang marah.
"Tapi tenang saja, Aeri-ya, aku hanya cinta kalian." Ya, tentu saja, kalau dia tidak bilang seperti itu, karena EXOL akan mencari tau siapa orang yang disebut Kyungsoo Oppa, dan dia pasti tidak mau pacarnya terluka.
Kyungsoo oppa mulai menyanyikan For Life versi inggris.
Never gonna let you go,
Giving you my heart and soul..
I'll be here with you for life..
This love, this love, i mean it till the day i die..
Baru kali ini aku melihatnya bernyanyi langsung seakan ada di depanku. Aku tidak bisa menahan setetes air mataku yang memaksa untuk keluar.
"Vin! Lu nangis? Gila, gua tau sih lu ngefans banget sama cimol, tapi ga gini juga!! Jangan nangis, ah!" Temanku menyeka mataku dengan tisu. Hehe, emang baek banget.
Setelah lagu For Life dan beberapa lagu lain, mereka melanjutkannya dengan ment.
Giliran Kyungsoo oppa yang berbicara, ia memulainya dengan sedikit bercanda dengan Chanyeol oppa.
"Uhm.. Aku sangat senang bisa kembali lagi disini, di Indonesia. Aku pasti akan kembali lagi ke sini dalam rangka liburan, atau mungkin untuk bertemu kamu?" Ia pun mulai berbicara.
"OOOHHH? Bertemu siapa Kyungsoo-ya~~" Baek oppa mengekspresikan wajahnya yang pura-pura kaget.
"Jadi kita memakai kata sandi 'kamu' untuk si dia? Baiklah! Untuk kamu, baik-baiklah pada Kyungsoo, kalau tidak, kami yang akan menjadi getahnya!" Chanyeol oppa ikutan nimbrung.
"Kyungsoo Hyung bahkan kemarin malam membuat makanan yang asin untukku, hyung!" Nini mulai mengadu pada hyung-hyungnya, yang hanya dibalas tertawa dari para member.
"Jadi, Aeri-ya, Kyungsoo ini sedang berteman dengan seseorang, dia merasa sangat nyaman disampingnya. Untuk kamu, jarang-jarang Kyungsoo bisa nyaman dengan seseorang, loh!" Suholangkaya malah ikut-ikutan.
Member yang lain pun ikut tertawa, tapi Kyungsoo oppa hanya tersenyum lembut.
"Kalian harus baik-baik disini. Jagalah kesehatan kalian. Bersenang-senanglah hari ini. Bagiku, aku sangat senang kalau kalian keluar dengan perasaan bahagia setelah elyxion ini berakhir." Kyungsoo oppa mengingatkan kami.
"Oh ya, aku dengar Mango Frappuccino di dekat suatu hotel rasanya enak, mungkin aku akan mencobanya." Mango frappuccino.. minuman yang sering kupesan.
"Orang yang kukenal sering sekali minum ini. Mungkin kalian juga harus mencobanya." Aku?
"Yah, pokoknya, terimakasih sudah hadir, selalu dukung kami, ya." Kyungsoo oppa membungkukkan badannya memberi hormat.
"Yah, lu punya saingan tuh, gimana dong?" Temanku menyenggol lenganku pelan.
"Mau gimana? Dari awal pengennya jadi fans bukan pacar. Lagian lu pikir die mau ama gue? Yakali." Untuk apa aku menganggapnya serius?
"Mukjizat itu nyata. Percayalah, Vina." Jadi menurutnya kalau aku dan Kyungsoo oppa jadi dekat itu mukjizat? Emang nih temen selain baek, dia juga bangke.
"Awas ya lu." Kami tertawa dan kembali menikmati Elyxion.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Sadness of the Harmony:Gloomy memories of Lolip
676      385     10     
Science Fiction
mengisahkan tentang kehidupan bangsa lolip yang berubah drastis.. setelah kedatangan bangsa lain yang mencampuri kehidupan mereka..
Echoes of Marie
159      143     3     
Mystery
Gadis misterius itu muncul di hadapan Eren pada hari hujan. Memberi kenangan, meninggalkan jejak yang mendalam dan dampak berkelanjutan. Namun, di balik pertemuan mereka, ternyata menyimpan kisah pilu yang ganjil dan mencekam.
BANADIS
8690      2294     5     
Fantasy
Banadis, sebuah kerajaan imajiner yang berdiri pada abad pertengahan di Nusantara. Kerajaan Banadis begitu melegenda, merupakan pusat perdagangan yang maju, Dengan kemampuan militer yang tiada tandingannya. Orang - orang Banadis hidup sejahtera, aman dan penuh rasa cinta. Sungguh kerajaan Banadis menjadi sebuah kerajaan yang sangat ideal pada masa itu, Hingga ketidakberuntungan dialami kerajaan ...
Dimensi Kupu-kupu
15517      3399     4     
Romance
Katakanlah Raras adalah remaja yang tidak punya cita-cita, memangnya hal apa yang akan dia lakukan ke depan selain mengikuti alur kehidupan? Usaha? Sudah. Tapi hanya gagal yang dia dapat. Hingga Raras bertemu Arja, laki-laki perfeksionis yang selalu mengaitkan tujuan hidup Raras dengan kematian.
Kisah yang Tak Patah
16473      3193     6     
Romance
Kisah cinta pertama yang telah usai. Sebuah cerita untuk mengenang pada suatu waktu yang menghadirkan aku dan kamu. Meski cinta tidak selalu berakhir luka, nyatanya aku terluka. Meski bahagia tak selalu ada usai sedih melanda, memang nyatanya untuk bahagia itu sulit meski sekedar berpura-pura. Bagaimanapun kisah yang ada memang akan selalu ada dan takkan pernah patah meski kadang hati sedikit ...
Meta(for)Mosis
12055      2846     4     
Romance
"Kenalilah makna sejati dalam dirimu sendiri dan engkau tidak akan binasa. Akal budi adalah cakrawala dan mercusuar adalah kebenaranmu...." penggalan kata yang dilontarkan oleh Kahlil Gibran, menjadi moto hidup Meta, gadis yang mencari jati dirinya. Meta terkenal sebagai gadis yang baik, berprestasi, dan berasal dari kalangan menengah keatas. Namun beberapa hal mengubahnya menjadi buru...
Contract Lover
14003      3189     56     
Romance
Antoni Tetsuya, pemuda mahasiswa kedokteran tanpa pengalaman romansa berusia 20 tahun yang sekaligus merangkap menjadi seorang penulis megabestseller fantasy komedi. Kehidupannya berubah seketika ketika ia diminta oleh editor serta fansnya untuk menambahkan kisah percintaan di dalam novelnya tersebut sehingga ia harus setengah memaksa Saika Amanda, seorang model terkenal yang namanya sudah tak as...
Selfless Love
4990      1494     2     
Romance
Ajeng menyukai Aland secara diam-diam, meski dia terkenal sebagai sekretaris galak tapi nyatanya bibirnya kaku ketika bicara dengan Aland.
Enigma
1883      1064     3     
Inspirational
Katanya, usaha tak pernah mengkhianati hasil. Katanya, setiap keberhasilan pasti melewati proses panjang. Katanya, pencapaian itu tak ada yang instant. Katanya, kesuksesan itu tak tampak dalam sekejap mata. Semua hanya karena katanya. Kata dia, kata mereka. Sebab karena katanya juga, Albina tak percaya bahwa sesulit apa pun langkah yang ia tapaki, sesukar apa jalan yang ia lewati, seterjal apa...
Nothing Like Us
39095      6083     51     
Romance
Siapa yang akan mengira jika ada seorang gadis polos dengan lantangnya menyatakan perasaan cinta kepada sang Guru? Hal yang wajar, mungkin. Namun, bagi lelaki yang berstatus sebagai pengajar itu, semuanya sangat tidak wajar. Alih-alih mempertahankan perasaan terhadap guru tersebut, ada seseorang yang berniat merebut hatinya. Sampai pada akhirnya, terdapat dua orang sedang merencanakan s...