Loading...
Logo TinLit
Read Story - Black Roses
MENU
About Us  

Sumin meronta. "Lebih baik aku mati daripada harus menjadi istrimu!"

Mendengar hal itu, Junmyung naik pitam. Dia marah pada gadis yang ada di pelukannya saat ini. Segera saja ia menarik 'istri'nya itu lagi.

"Kyaaaa!! Lepaskan! Jangan sentuh aku!" pekik Sumin sambil terus meronta.

Tapi Junmyung seolah tuli. Ia malah segera mendudukkan Sumin di sebuah kursi. Dengan cepat ia meraih kedua tangan gadis itu dan meletakkannya di belakang sandaran kursi. Membuat Sumin berteriak kesakitan.

Tidak menghiraukannya, namja Lee itu melepas dasi di lehernya dengan sebelah tangan. Kemudian pria itu mengikat kedua tangan Sumin menggunakan dasi tersebut.

Setelah selesai, ia memutar ke hadapan Sumin sambil menampilkan smirknya.

Yeoja Baek itu semakin kesal melihat smirk pria di hadapannya. Jadi iapun menendang tulang kering pria sinting itu. Membuatnya berteriak kesakitan dan mengumpat.

Sumin menyeringai bahagia melihat orang di hadapannya menderita seperti itu.

Masih sambil mengumpat, Junmyung pergi dari hadapan Sumin dengan terseok-seok. Beberapa saat kemudian, pria itu kembali dengan membawa 2 buah dasi.

Sumin menautkan alis bingung, tapi langsung kembali menendang saat Junmyung mendekatinya. Dengan mudah, pria itu menangkap kaki kanan Sumin dan langsung mengikatnya ke kaki kursi.

Mengetahui apa yang dilakukan 'suaminya', Sumin segera menendang Junmyung yang masih berjongkok di hadapannya dengan kaki kirinya.

Menangkap pergerakan kaki Sumin lewat ekor matanya, Junmyung dengan sigap meraih kaki kiri yeoja itu dan dengan cepat menghisap bagian dalam paha Sumin.

"Kyaaa! Apa yang kau lakukan sialan?!" pekik Sumin dengan marah.

Junmyung menyeringai, kemudian mengikat kaki kiri Sumin ke kaki kursi juga. Setelah itu pria itu melangkah mundur. Ia memandang hasil karyanya pada 'istri' kesayangannya dengan cengiran lebar. "Sepertinya kau benar-benar lebih suka dipaksa."

Sumin melengos. Dia tidak ingin melihat lelaki sinting yang sudah menikahinya itu, dan juga karena matanya yang semakin sakit terkena cahaya lampu.

Si namja Lee mendekat dan menghadapkan wajah Sumin ke wajahnya. "Aku sengaja tidak menyumpal bibir seksimu ini" kata pria itu sambil meraba bibir bawah Sumin dengan tangannya yang lain. "Agar kita bisa berciuman" lanjutnya sambil mulai mendekatkan wajah.

Sumin langsung mengernyit jijik dan membuang muka, menghindari ciuman Junmyung di hadapannya.

Merasa di tolak, namja bersurai coklat pasir itu geram. Dengan lebih keras, ia mencengkram rahang Sumin dan menghadapkannya untuk saling bertatapan. "Kenapa kau selalu menolakku?" geramnya.

"Karena aku membencimu!" Batin Sumin dengan kesal. Karena Sumin sudah bertekad bahwa ia tidak akan berbicara pada namja sinting ini, maka ia hanya menjawab dalam hati saja.

"Aku tidak pernah ditolak" Junmyung mengeratkan cengkramannya pada rahang Sumin. "Itu sebabnya aku ingin memiliki orang yang selalu menolakku sepertimu" lanjutnya sambil mulai mendekatkan wajahnya lagi.

Sumin yang tidak bisa lagi menghindar karena cengkraman Junmyung, hanya bisa mengatupkan bibir rapat-rapat sambil menutup mata.

Kemudian gadis itu bisa merasakan bibir Junmyung yang meraup bibirnya. Dibalik punggungnya, tangan Sumin terkepal. Dia sungguh ingin mencakar wajah tampan Junmyung hingga membuatnya sangat amat jelek.

Tapi ia khawatir, jika ia memberontak lagi, lelaki gila ini akan semakin memperlakukannya dengan semena-mena.

Beberapa saat kemudian Junmyung menjauhkan dirinya. Melihat mata Sumin yang terpejam, ia tersenyum senang. "Kau akan lebih menikmatinya jika kau mau membuka bibirmu" ucapnya sambil mengambil beberapa helai rambut Sumin.

Sepertinya Junmyung telah salah paham.

Sumin perlahan membuka matanya.

"Kau memang sangat cantik, Sumin ah" katanya yang memainkan rambut Sumin, kemudian mengendusnya.

Lalu ia membiarkan helaian-helaian rambut Sumin jatuh melalui sela-sela jarinya.

Dengan tatapan memuja, Junmyung meraba pipi Sumin. Kemudian beralih ke bibirnya.
Lehernya.
Bahunya.

Saat tangan pria itu semakin turun, Sumin merasa ingin menangis. Ia menggigit bibir bawahnya sambil memejamkan matanya.

Dia seharusnya bersyukur saat baru siuman dan mendapati bahwa dirinya berada di sebuah ranjang mewah.

Lihat saja dia sekarang.

Dia terikat tanpa daya di sebuah kursi dengan kondisi berantakan.

Jangan lupakan juga gaun pengantin yang awalnya indah, sekarang sudah robek disana-sini.

"Sepertinya kau menikmatinya" bisik namja sinting itu di telinga Sumin setelah sadar bahwa gadis pujaannya ini sedang memejamkan mata.

Salah paham.

Lagi.

Dia pikir, Sumin sangat menikmati sentuhannya hingga membuatnya memejamkan mata.

Padahal tidak sama sekali.

Alasan utama yeoja bermata bulat itu memejamkan matanya adalah karena indra penglihatannya yang terasa semakin sakit.

Sedangkan alasan keduanya adalah karena ia tidak ingin melihat orang gila yang sedang meraba setiap bagian tubuhnya!

"Bisakah tolong kau matikan lampunya?" pinta Sumin masih dengan mata terpejam.

Junmyung menyeringai lebar. "Dengan senang hati" kemudian lelaki itu pergi mematikan lampu.

Saat ia berbalik untuk menghampiri 'istrinya' lagi, Junmyung melepas tuxedo hitamnya dan melemparkannya ke sofa.

"Jadi kau lebih suka melakukanya dalam kegelapan, chagiya?" tanyanya sambil melepas 2 buah kancing paling atas kemeja putihnya.

Sumin yang bisa dengan jelas melihat apa yang dilakukan pria itu, langsung merasakan firasat buruk.

Apalagi melihat smirk lelaki itu saat mengangkat dagu Sumin.

"Buka mulutmu" desis Junmyung.

Tapi Sumin tetap diam.

"Ayo buka mulutmu, atau kupaksa kau meminun obat perangsang" ancam si pria gila.

Sumin terbelalak ngeri, kemudian menelan ludah. Dia benar-benar ingin menangis saat itu juga.

Dengan sangat terpaksa, dia membuka mulutnya sedikit.

Junmyung langsung tersenyum senang, lantas meraup bibir merah ranum milik Sumin. Merasakan setiap hal yang ada di dalam mulut Sumin dengan lidahnya.

Sumin hanya bisa terdiam kaku dengan air mata yang berkumpul di pelupuk matanya.

Dan air mata itu langsung jatuh deras saat lelaki gila itu akhirnya duduk di pangkuannya. Bahkan tangan pria sinting ini terus saja menjelajahi setiap inchi tubuh Sumin.

Samar-samar sumin mendengar gedoran keras dari arah pintu. Matanya melirik ke arah sana, berharap orang yang menggedor pintu itu dapat menyelamatkannya.

Junmyung tentu juga mendengarnya, karena dia langsung melepas pagutannya dan berdecak. "Jangan hiraukan" ucapnya dengan kesal.

Kemudian pria gila itu mulai menciumi leher putih susu Sumin. Dalam hati, Junmyung bersumpah akan memecat siapapun pelayan yang sedang menggedor pintu kamarnya saat ini.

Tiba-tiba suara berdebum keras terdengar. Lewat ekor matanya, Sumin dapat melihat bahwa pintu kamar itu sudah terlepas dari engselnya dan tergeletak di lantai marmer.

Detik berikutnya, Junmyung tertarik ke belakang dari pengkuan Sumin.

"Jangan pernah sentuh milikku!!" geram orang yang menarik Junmyung sambil melayangkan kepalan tangannya ke wajahnya.

"Jimin" ucap Sumin lirih.

TBC

Apakah sejak awal chapter ini, kalian menantikan kemunculan Jimin? Wkwk ????

 

With love, Astralian ????

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Luka Adia
992      641     0     
Romance
Cewek mungil manis yang polos, belum mengetahui apa itu cinta. Apa itu luka. Yang ia rasakan hanyalah rasa sakit yang begitu menyayat hati dan raganya. Bermula dari kenal dengan laki-laki yang terlihat lugu dan manis, ternyata lebih bangsat didalam. Luka yang ia dapat bertahun-tahun hingga ia mencoba menghapusnya. Namun tak bisa. Ia terlalu bodoh dalam percintaan. Hingga akhirnya, ia terperosok ...
Berawal dari Hujan (the story of Arumi)
1227      694     1     
Inspirational
Kisah seorang gadis bernama Arumi Paradista, menurutnya hujan itu musibah bukan anugerah. Why? Karena berawal dari hujan dia kehilangan orang yang dia sayang. Namun siapa sangka, jika berawal dari hujan dia akan menemukan pendamping hidup serta kebahagiaan dalam proses memperbaiki diri. Semua ini adalah skenario Allah yang sudah tertulis. Semua sudah diatur, kita hanya perlu mengikuti alur. ...
injured
1778      982     1     
Fan Fiction
mungkin banyak sebagian orang memilih melupakan masa lalu. meninggalkannya tergeletak bersama dengan kenangan lainya. namun, bagaimana jika kenangan tak mau beranjak pergi? selalu membayang-bayangi, memberi pengaruh untuk kedepannya. mungkin inilah yang terjadi pada gadis belia bernama keira.
Sherwin
409      280     2     
Romance
Aku mencintaimu kemarin, hari ini, besok, dan selamanya
ATHALEA
1607      799     1     
Romance
Ini cerita tentang bagaimana Tuhan masih menyayangiku. Tentang pertahanan hidupku yang akan kubagikan denganmu. Tepatnya, tentang masa laluku.
Crystal Dimension
519      390     1     
Short Story
Aku pertama bertemu dengannya saat salju datang. Aku berpisah dengannya sebelum salju pergi. Wajahnya samar saat aku mencoba mengingatnya. Namun tatapannya berbeda dengan manusia biasa pada umumnya. Mungkinkah ia malaikat surga? Atau mungkin sebaliknya? Alam semesta, pertemukan lagi aku dengannya. Maka akan aku berikan hal yang paling berharga untuk menahannya disini.
Can You Be My D?
476      429     1     
Fan Fiction
Dania mempunyai misi untuk menemukan pacar sebelum umur 25. Di tengah-tengah kefrustasiannya dengan orang-orang kantor yang toxic, Dania bertemu dengan Darel. Sejak saat itu, kehidupan Dania berubah. Apakah Darel adalah sosok idaman yang Dania cari selama ini? Ataukah Darel hanyalah pelajaran bagi Dania?
Dua Sisi
9240      2353     1     
Romance
Terkadang melihat dari segala sisi itu penting, karena jika hanya melihat dari satu sisi bisa saja timbul salah paham. Seperti mereka. Mereka memilih saling menyakiti satu sama lain. -Dua Sisi- "Ketika cinta dilihat dari dua sisi berbeda"
Power Of Destiny
16052      4193     4     
Fan Fiction
Lulu adalah seorang wanita yang mempunyai segalanya dan dia menikah dengan seorang cowok yang bernama Park Woojin yang hanya seorang pelukis jalanan di Korea. Mereka menikah dan mempunyai seorang anak bernama Park Seonhoo. Awal pernikahan mereka sangat bahagia dan sampai akhirnya Lulu merasa bosan dengan pernikahannya dan berubah menjadi wanita yang tidak peduli dengan keluarga. Sampai akhirnya L...
My Teaser Devil Prince
7110      1971     2     
Romance
Leonel Stevano._CEO tampan pemilik perusahaan Ternama. seorang yang nyaris sempurna. terlahir dan di besarkan dengan kemewahan sebagai pewaris di perusahaan Stevano corp, membuatnya menjadi pribadi yang dingin, angkuh dan arogan. Sorot matanya yang mengintimidasi membuatnya menjadi sosok yang di segani di kalangan masyarakat. Namun siapa sangka. Sosok nyaris sempurna sepertinya tidak pernah me...