Loading...
Logo TinLit
Read Story - Dream
MENU
About Us  

Huft..

Hari ini aku sangat sial. Telat masuk sekolah, lupa akan tugas yang diberikan seminggu yang lalu, dihukum berjemur di bawah tiang bendera dengan matahari yang sangat sangat terik dan seseorang yang tidak bertanggung jawab menabrakku secara tidak sengaja dan membuat minuman yang ia bawa tumpah di tangan dan dibajuku. 

Mau tak mau aku harus memaafkannya. Sebelum itu, perkenalkan namaku Airin Vanella, salah satu siswi SMA di Jakarta kelas 2. Aku orangnya sedikit ceroboh, walaupun sedikit, itu akan membuat kecerobohan yang aku buat akan semakin banyak. Seperti tadi pagi contohnya.

Back to topic

Taman sekolah adalah tempat kesukaan ku di sekolah ini. Aku bisa menenangkan diri disini sekalian mengistirahatkan diri dari hukuman tadi. 

Sekarang aku duduk di kursi taman sambil menikmati minuman soda yang sebelumnya aku beli di kantin. Kebiasannku adalah berkhayal yang tidak mungkin akan terjadi. Tapi berkhayal tidak apa bukan? Siapa tau bisa jadi kenyataan suatu saat nanti. Biasanya khayalanku tidak jauh jauh dari 'pria' dan 'pacar'. Dari lahir sampai sekarang aku sama sekali mempunyai hubungan dengan laki laki, boro boro pacaran, teman lelaki saja tidak punya.

Aku menyenderkan kepalaku ke belakang kursi, lalu aku memejamkan mataku.

"Hai.."

Siapa itu? Aku membuka mataku dan mendapati seorang laki laki sedang berdiri didepanku dan tersenyum.

Aku memperbaiki duduk dan membalas sapaannya. Aku menggeser duduku dan mempersilahkannya duduk disebelahku.

"Boleh kenalan?"ujarnya sambil mengulurkan tangan.

Aku ragu membalas uluran tangannya, karena aku tidak kenal siapa dia, aku tidak pernah bertemu ataupun melihatnya dan sekarang di datang sok dekat dan mengajakku kenalan.

"H-hai.. Namaku Airin Vanella"

"Airin? Nama yang sangat bagus. Perkenalkan namaku Shaka Adzin"

Aku hanya mengangguk sambil tersenyum tipis.

"Apa yang kau lakukan disini?"tanya Shaka 

"Tidak apa"jawabku singkat karena aku masih sedikit canggung dengan laki laki ini.

"Pelajaran selanjutnya sudah dimulai. Kenapa kau tidak masuk kelas?"

Aku melirik jam tanganku, benar 2 menit yang lalu pelajaran sudah dimulai.

"Bolos pelajaran terakhir tak apa bukan? Lalu kau? Kenapa tidak masuk kelas?"

Dia menghela nafas pendek "Karena aku melihatmu makanya aku kesini"

"Karena aku kau tidak masuk kelas?"

Dia mengangguk.

"Kenapa?"

Dia hanya tersenyum tipis sambil menatap kearahku. Membuatku sedikit merinding. Dia benar manusia kan?

"Karena aku----"

"KALIAN BERDUA, APA YANG KALIAN LAKUKAN? MASUK KE KELAS KALIAN MASINH MASING"

Ucapan Shaka terpotong saat suara Ibu Sri-- guru yang sangat tegas yang tidak lain adalah guru yang menghukum ku tadi -- menggelegar tepat dibelakang kami berdua. 

Wajahnya merah dengan rotan bambu ditangan kanannya.

Entah karena keadaan nya sedikit genting atau apa Shaka tiba tiba menggenggam tanganku lalu berbisik tepat di telinga ku.

"Aku hitung sampai 3, kita lari"

Aku mengangguk.

"1..2..3"

Shaka menarik tanganku untuk berlari, kabur dari amarah Ibu Sri yang sedikit lagi memuncak. Buktinya saat kami lari ia masih ingin memukul dengan rotannya.

Tanpa disangka ternyata kelasku dan kelas Shaka sebelahan, tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya ya?

Sebelum masuk kelas, Shaka menyempatkan diri untuk mengatakan sesuatu kepadaku.

"Pulang nanti, tunggu aku di gerbang sekolah"

Aku hanya mengangguk, lama kelamaan aku mulai nyaman sendiri mengobrol dengannya. Dari taman tadi, dapat aku simpulkan kalau Shaka adalah orang yang baik dan peduli terhadap orang lain. Tapi dia tadi mau bilang apa ya? Akan aku tanya nanti. Ingatkan aku.

🌹

Sepulang sekolah, Shaka menepati janjinya. Bukan aku yang menunggu tapi dia yang menungguku dengan motornya.

Dia menyodorkan sebuah helm padaku lalu aku memakainya.

"Shaka kita mau kemana?"tanyaku sedikit teriak karena suara angin yang menghambat suaraku.

"Kau akan ku antar pulang"

Pulang? Memang benar ini adalah jalan kearah rumahku. Darimana dia tau rumahku? Kenal saja baru tadi, mengobrol palingan juga bahas sekolah. Ini sedikit aneh kalau dipikir pakai logika.

Sepanjang jalan aku dan Shaka hanya diam tanpa bicara sepatah kata pun. Aku juga tidak memberitau dimana letak rumahku dan tiba tiba ia memberhentikan motornya tepat didepan rumahku. Aku bahkan lupa untuk turun dari motonya, sumpah ini benar benar aneh.

Sesudah mengucapkan terima kasih dan hanya dibalas senyuman tipis olehnya, aku langsung masuk kerumah dengan perasaan bingung. Aku tidak pernah bertemu dengannya sebelumnya, tiba tiba ia mengajakku berkenalan, mengantarku pulang tanpa aku kasih tau arahnya dan ternyata kelasnya disebelah kelasku tapi aku tidak pernah melihatnya.

Ini sangat aneh.

🌹

Aku membuka mataku saat merasakan percikan air mengenai wajahku dan tubuhku di goyangkan oleh seseorang.

Aku mengedarkan pandangan ke seluruh arah, aku masih ditaman, dengan kaleng soda yang sudah habis disampingku dan bajuku masih kotor karena tumpahan jus dikantin tadi.

Aku tidur? Ditaman?

Benarkah? Terus Shaka? 

Ah, pantas saja semuanya terasa sangat aneh, yang aku alami barusan hanyalah sebuah mimpi. Kenapa mimpi ini terasa seperti sangat sangat nyata? Andai saja Shaka benar benar ada, sekarang aku menyadari kalau aku menyukai laki laki yang muncul di mimpiku.

"Airin, apa yang kau lakukan disini?"tanya Lisa, sahabatku.

"Jam berapa sekarang?"

Dia melihat jam tangannya "jam setengah sebelas. Waktunya istirahat, pantas saja kau aku cari cari tidak ada taunya kau disini, tidur"

"Dimana Hani? Ada yang ingin aku ceritakan pada kalian" Hani adalah sahabatku juga.

"Dia sibuk melihat anak baru, ayo kita lihat juga"

Anak baru?

Dari jauh sudah kelihatan dikelasku begitu ramai. Mereka semua pasti mau melihat anak baru yang Lisa bilang tadi.

"Sa, disana sangat ramai, aku malas, kau yakin Hani ada disana?"

Belum sempat Lisa menjawab pertanyaanku, seseorang merangkul bahuku dan Lisa dari belakang. Hani.

"Kau sudah lihat anaknya?"tanya Lisa antusias. Ya.. kedua sahabatku ini sangat exited dengan laki laki apalagi kalau anak baru.

"Sudah, dia tampan sekali"ujar Hani sambil menaruh kedua tengannya dipipinya.

"Siapa namanya?"tanya Lisa.

"Kalau tidak salah dengar, namanya Shaka. Shaka Adzin"

"HA?!"

Hani dan Lisa langsung menatapku bingung. Tapi aku mengabaikan tatapan mereka.

Shaka? Shaka Adzin? Anak baru disekolahku? Lebih tepatnya di kelasku? Laki laki yang tadi muncul dimimpiku? Tunggu Airin, jangan jangan hanya namanya yang sama. Siapa tau orangnya berbeda.

"Aku penasaran, ayo kita lihat juga" Lisa menarik tanganku tapi aku menahan tubuhku agar tidak ikut tertarik.

"Kenapa?"

Aku menggeleng "aku tidak tertarik. Kau lihat sendiri saja, aku lapar"ujarku lalu meninggalkan mereka berdua. Daripada melihat anak baru lebih baik aku makan dikantin.

🌹

Nyatanya aku tidak benar benar stay  di kantin, aku hanya membeli air mineral dan aku kembali ketaman.

Aku menggigit jempol tanganku. Ini benar benar membingungkan, kalau Shaka adalah orang yang sama dengan laki laki yang ada di mimpiku bagaimana?

Aku menepis pikiran itu. Airin! Mana mungkin orang dimimpi bisa muncul nyata di dunia nyata.

"Hai.."

Aku mengadahkan kepalaku keatas. Tuhan! Jangan membuatku tambah bingung. Kenapa Shaka yang ada dimimpiku tiba tiba berdiri nyata tepat di hadapanku? 

Aku menyubit dan menampar pelan pipiku. Sakit. Tandanya tidak mimpi. Aku mendengar dia tertawa kecil melihat aku menyakiti diriku sendiri. Dia berjalan lalu duduk disampingku, karena posisinya aku duduk ditengah tengah kursi. Jadinya posisiku sedikit dempet dengannya. Tapi karena 'belum kenal' lebih baik aku geser sedikit.

"Bukankah kau anak baru? Kenapa disini? Perasaan aku lihat kau sedang dikerumuni siswi lainnya"

Dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "eum.. karena aku melihatmu dan aku mengikutimu disini"

GOD! Kenapa jawabannya sama persis di mimpiku? Tunggu, satu pertanyaan lagi.

"Aku? Memangnya aku kenapa sampai kau mengikutiku kesini?"

"Ohya, ngomong ngomong siapa namamu?"

Bisa bisanya dia mengalihkan topik.

"Airin Vanella"

"Jawab pertanyaanku tadi"lanjutku.

"Eum.. Karena aku--"

Aku menantikan jawaban yang akan ia bilang.

"Karena aku pernah bermimpi bertemu gadis yang mirip sama persis denganmu dimimpiku. Maka dari itu aku mengikutimu"

Mimpi? Bertemu denganku? Tuhan, aku tidak mengerti. Kenapa kami berdua mengalami hal yang sama. Mau tak mau aku harus bilang juga kalau aku mengalami hal yang sama.

"Kalau begitu kau mau jadi pacarku?"

WHAT?! PACAR?! Laki laki yang baru aku temui di mimpi dan aku bertemu dengannya di dunia nyata tiba tiba menyatakan perasaannya padaku?

"Tapi---"

"Sttt.. Kita berada di mimpi yang sama, aku menyukai kepribadianmu walaupun hanya didalam mimpi. Dan aku yakin kepribadianmu lebih bagus di dunia nyata. Bukankah itu tandanya kalau kita jodoh?"

Aku memukul lengannya pelan tapi ia meringis kesakitan.

"Tidak bisa. Bisa saja kepribadianku bahkan lebih jelek"

Dia menggeleng"tidak! Aku menyukaimu"

Aku berdiri "kita lihat saja nanti, aku tidak percaya dengan kata orang zaman dahulu"

Dia ikut berdiri lalu menggenggam tanganku "bukankah dimimpi kita melakukan hal ini? Lalu kita berlari?"

Apa bisa satu mimpi dialami oleh dua orang? Ini sedikit aneh, aku harap ini bukan mimpi lagi. Karena aku telah menemukan laki laki yang benar benar jodohku dan aku menyukai moment dimana dia sedang merayuku untuk menerima perasaannya.

"Yes, i will!"

Please God, i hope it's not dream. Because, i love him.

How do you feel about this chapter?

0 0 6 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Train to Heaven
2013      1040     2     
Fantasy
Bagaimana jika kereta yang kamu naiki mengalami kecelakaan dan kamu terlempar di kereta misterius yang berbeda dari sebelumnya? Kasih pulang ke daerah asalnya setelah lulus menjadi Sarjana di Bandung. Di perjalanan, ternyata kereta yang dia naiki mengalami kecelakaan dan dia di gerbong 1 mengalami dampak yang parah. Saat bangun, ia mendapati dirinya berpindah tempat di kereta yang tidak ia ken...
Premium
From Thirty To Seventeen
32925      5315     11     
Romance
Aina Malika bernasib sial ketika mengetahui suaminya Rayyan Thoriq berselingkuh di belakangnya Parahnya lagi Rayyan langsung menceraikan Aina dan menikah dengan selingkuhannya Nasib buruk semakin menimpa Aina saat dia divonis mengidap kanker servik stadium tiga Di hari ulang tahunnya yang ke30 Aina membuat permohonan Dia ingin mengulang kehidupannya dan tidak mau jatuh cinta apalagi mengenal R...
Broken Promises
1011      680     5     
Short Story
Janji-janji yang terus diingkari Adam membuat Ava kecewa. Tapi ada satu janji Adam yang tak akan pernah ia ingkari; meninggalkan Ava. Namun saat takdir berkata lain, mampukah ia tetap berpegang pada janjinya?
WALK AMONG THE DARK
873      506     8     
Short Story
Lidya mungkin terlihat seperti gadis remaja biasa. Berangkat ke sekolah dan pulang ketika senja adalah kegiatannya sehari-hari. Namun ternyata, sebuah pekerjaan kelam menantinya ketika malam tiba. Ialah salah satu pelaku dari kasus menghilangnya para anak yatim di kota X. Sembari menahan rasa sakit dan perasaan berdosa, ia mulai tenggelam ke dalam kegelapan, menunggu sebuah cahaya datang untuk me...
Stuck On You
380      309     0     
Romance
Romance-Teen Fiction Kisah seorang Gadis remaja bernama Adhara atau Yang biasa di panggil Dhara yang harus menerima sakitnya patah hati saat sang kekasih Alvian Memutuskan hubungannya yang sudah berjalan hampir 2 tahun dengan alasan yang sangat Konyol. Namun seiring berjalannya waktu,Adhara perlahan-lahan mulai menghapus nama Alvian dari hatinya walaupun itu susah karena Alvian sudah memb...
Rewrite
10902      3548     1     
Romance
Siapa yang menduga, Azkadina yang tomboy bisa bertekuk lutut pada pria sederhana macam Shafwan? Berawal dari pertemuan mereka yang penuh drama di rumah Sonya. Shafwan adalah guru dari keponakannya. Cinta yang bersemi, membuat Azkadina mengubah penampilan. Dia rela menutup kepalanya dengan selembar hijab, demi mendapatkan cinta dari Shafwan. Perempuan yang bukan tipe-nya itu membuat hidup Shafwa...
Premium
Secret Love Story (Complete)
11616      1768     2     
Romance
Setiap gadis berharap kisah cinta yang romantis Dimana seorang pangeran tampan datang dalam hidupnya Dan membuatnya jatuh cinta seketika Berharap bahwa dirinya akan menjadi seperti cinderella Yang akan hidup bahagia bersama dengan pangerannya Itu kisah cinta yang terlalu sempurna Pernah aku menginginkannya Namun sesuatu yang seperti itu jauh dari jangkauanku Bukan karena t...
Hoping For More Good Days
571      412     7     
Short Story
Kelly Sharon adalah seorang gadis baik dan mandiri yang disukai oleh banyak orang. Ia adalah gadis yang tidak suka dengan masalah apapun, sehingga ia selalu kesulitan saat mengahadapinya. Tapi Yuka dan Varel berhasil mengubah hidup Sharon menjadi lebih baik dalam menghadapi segala rintangan.Jujur dan saling percaya, hanya itu kunci dari sebuah tali persahabatan..
Cinta Tiga Meter
992      638     0     
Romance
Fika sudah jengah! Dia lelah dengan berbagai sikap tidak adil CEO kantor yang terus membela adik kandungnya dibanding bekerja dengan benar. Di tengah kemelut pekerjaan, leadernya malah memutuskan resign. Kini dirinya menjadi leader baru yang bertugas membimbing cowok baru dengan kegantengan bak artis ibu kota. Ketika tuntutan menikah mulai dilayangkan, dan si anak baru menyambut setiap langkah...
Kata Kamu
1153      644     3     
Romance
Ini tentang kamu, dan apa yang ada di dalam kepalamu