Loading...
Logo TinLit
Read Story - Gareng si Kucing Jalanan
MENU
About Us  

Dulu, Induk kucing itu telah hadir di dunia, setelah ibunya berusaha mengejan ketiga kalinya untuk mengeluarkan yang terakhir. Induk kucing itu berbeda warna bulu dibanding dengan saudaranya. Dua saudara, diantaranya adalah berwarna oranye dengan belang berwarna hitam dan berwarna oranye sepenuhnya. Sedangkan untuk ibunya berwarna berwarna oranye dengan corak garis putih tipis. Hanya induk kucing kecil yang berwarna hitam agak kecoklatan. Si ibu kucing itu menjilat jilat darah yang tertempel di ketiga anaknya yang masih basah karena air ketuban yang pecah dan membasahi mereka.

Setelah ketiga-tiganya dilahirkan, mereka langsung berebut untuk meminta susu dari ibunya. Lihat, dari bayi yang masih memerah itu mereka sudah berebut untuk mengisi perut dan kerongkongan yang kering. Belum lagi jika mereka sudah besar pasti cara apapun dilakukan agar bisa mengganjal perut, kalau tidak seperti itu pasti akan mati. Kehidupan kucing liar memang seperti itu, dari lahir sampai mati hidupnya hanya berkutat untuk memikirkan perutnya saja.

"Syukurlah anak-anakku sudah lahir semua", gumam si ibu kucing dengan nada lelah.

Tibalah seorang bapak kucing yang datang untuk menjenguk anak-anaknya yang baru lahir.

"Bagaimana kondisimu, apakah baik-baik saja?" tanya si kucing jantan seraya menengok ke arah anaknya yang sedang menyusu.

"Ya, aku baik-baik saja. Aku hanya butuh istirahat. Tetapi menurutku tempat ini tidak terlalu hangat untuk mereka", ucap si ibu kucing.

" Kau tidak usah khawatir, tunggu disini saja, aku akan mencarikan tempat yang nyaman. Aku akan segera kembali", kata si bapak kucing sambil berjalan pergi.

Si bapak kucing menelusuri setiap tempat untuk berteduh keluarga kecilnya. Rupanya, ada sebuah kolong yang bisa menampung ketiga anaknya.

"Sepertinya tempat ini cocok untuk anak-anak ku, mungkin mereka tidak akan kedinginan", gumam si bapak kucing. Ia langsung berjalan cepat untuk segera menemui si betina.

" Hei, aku sudah menemukan tempat yang aman dan nyaman untuk anak-anak kita".

Si ibu kucing yang sedang berbaring sambil menyusui anaknya segera berdiri setelah mendengar perkataan dari si jantan tersebut.

"Dimana? Kau yakin tempat itu terasa hangat?" tanya si ibu kucing.

"Ya, ayo kita harus segera kesana daripada nanti ada yang sudah menempati tempat itu!" seru si bapak kucing.

"Baiklah, aku akan menggendong mereka secara bergantian".

Akhirnya si ibu kucing itu menggendong satu persatu anak-anaknya, dan yang terakhir adalah si induk kucing yang masih kecil. Setelah memindahkan ketiga anaknya, si ibu kucing merasa lega karena tempat itu tidak hanya hangat tetapi terlihat tertutup agar aman.

"Terimakasih ya sudah mencarikan kami tempat yang seperti ini".

" Itu untuk kebaikan anak-anak kita. Aku ingin anak-anak tidak merasa kedinginan di cuaca yang serba tidak menentu seperti ini. Kamu jaga badanmu juga agar sehat selalu", ucap si bapak kucing sambil menjilati anaknya yang sedang tertidur pulas.

Si ibu kucing menghela nafas panjang.

"Aku capek hidup seperti ini terus", keluh si ibu kucing.

"Lalu kau mau bagaimana?"

"Ya, aku ingin menjadi kucing rumahan, yang makan pun sudah tersedia. Jadi kita tidak perlu kesana kemari untuk mendapatkan makanan. Lagipula makanan juga enak dan bergizi. Tidak seperti kita yang makan hanya dari makanan sisa".

" Huh, kau selalu saja mengeluh".

"Kamu juga kan pasti mau kalau tiba-tiba ada orang yang mengangkutmu untuk dijadikan hewan peliharaan?"

Si bapak kucing itu mengambil posisi santai untuk bisa mengobrol dengan betinanya.

"Jadi kucing rumahan itu tidak enak, dia tidak bisa bebas. Kelihatannya saja makanan sudah dijamin, ya benar memang. Tetapi, apakah dia boleh makan makanan ikan atau daging seperti kita ini. Lagipula area dia bermain juga terbatas, dia jadi tidak tau bagaimana indahnya dunia ini dengan menjelajah kesana kemari. Sudahlah, syukuri saja hidup kita ini", kata si bapak kucing dengan bijak.

"Terserahlah, pokoknya aku tidak mau menjadi kucing jalanan terus yang hidup tidak ada kepastian".

"Sabarlah, kita pasti akan selalu bisa mendapatkan makanan".

"Kau juga, lama sekali tidak berjumpa denganku, hanya seperti saat ini saja, kau tiba-tiba datang kepadaku", kata si ibu kucing dengan nada sebal.

"Kukira kau bakal melupakanku karena sudah mendapatkan yang baru", lanjutnya.

"Hei mana mungkin aku melupakanmu, buktinya aku ada disini kan?"

Si ibu kucing melengos mendengar perkataan si jantan yang merasa tidak bersalah.

"Lalu, saat aku hamil, kau kemana saja? Aku ditengah-tengah perutku yang sudah besar masih saja meloncat kesana kemari untuk mendapatkan makanan. Untung saja aku selalu bertemu dengan manusia yang baik hati, yang selalu memberiku makanan".

"Aku kan juga mencari makanan. Kadang aku sampai tidak bisa menemukan jalan untuk menemukanmu. Syukurlah hari ini aku bisa menemukanmu. Aku janji akan mencari makanan untukmu, agar kau tidak lagi repot repot berlarian kesana kemari demi mendapatkan makanan", ucap si bapak kucing.

" Terserahlah, aku ingin tidur saja sekarang".

Akhirnya pembicaraan mereka berdua terhenti sampai di situ. Karena si ibu kucing merasa kelelahan sejak ia melahirkan. Mereka segera terpejam dan tertidur pulas di tengah gelapnya malam dan angin yang berhembus pelan.

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • antonvw

    Menurut saran saya, kalau ditambahkan kucing berburu tikus akan lebih alami.

    Comment on chapter Perpisahan yang Menyakitkan
Similar Tags
Camelia
615      354     6     
Romance
Pertama kali bertemu denganmu, getaran cinta itu sudah ada. Aku ingin selalu bersamamu. Sampai maut memisahkan kita. ~Aulya Pradiga Aku suka dia. Tingkah lakunya, cerewetannya, dan senyumannya. Aku jatuh cinta padanya. Tapi aku tak ingin menyakitinya. ~Camelia Putri
Big Secret
2437      1657     0     
Romance
Dayu Raha Dewi, seorang mahasiswi yang menutup identitasnya karena trauma masa lalu. Diluar dugaan, ia terjebak dengan kebohongannya sendiri, melibatkan keselamatan teman-temannya. Akankah ia berhasil menyelamatkan teman-temannya?
Dibawah Langit Senja
1821      1103     6     
Romance
Senja memang seenaknya pergi meninggalkan langit. Tapi kadang senja lupa, bahwa masih ada malam dengan bintang dan bulannya yang bisa memberi ketenangan dan keindahan pada langit. Begitu pula kau, yang seenaknya pergi seolah bisa merubah segalanya, padahal masih ada orang lain yang bisa melakukannya lebih darimu. Hari ini, kisahku akan dimulai.
Kepak Sayap yang Hilang
275      252     2     
Short Story
Noe, seorang mahasiswa Sastra Jepang mengagalkan impiannya untuk pergi ke Jepang. Dia tidak dapat meninggalkan adik kembarnya diasuh sendirian oleh neneknya yang sudah renta. Namun, keikhlasan Noe digantikan dengan hal lebih besar yang terjadi pada hidupnya.
Lost in Drama
2207      960     4     
Romance
"Drama itu hanya untuk perempuan, ceritanya terlalu manis dan terkesan dibuat-buat." Ujar seorang pemuda yang menatap cuek seorang gadis yang tengah bertolak pinggang di dekatnya itu. Si gadis mendengus. "Kau berkata begitu karena iri pada pemeran utama laki-laki yang lebih daripadamu." "Jangan berkata sembarangan." "Memang benar, kau tidak bisa berb...
Toko Teh di ujung dunia
7      5     0     
Fantasy
Di dunia fantasy yang damai terdapat hutan yang membuat orang-orang tersesat, hutan itu bernama hutan elmia. Di sana berdiri sebuah toko teh misterius yang hanya muncul pada waktu tertentu. Toko itu dijaga oleh seorang gadis berambut perak yang katanya bukan berasal dari dunia ini. Suatu hari, seorang gadis elf muda menemukan toko itu saat tersesat. Pertemuan biasa itu menjadi awal dari hubungan...
Time Travel : Majapahit Empire
62496      7994     10     
Fantasy
Sarah adalah siswa SMA di surabaya. Dia sangat membenci pelajaran sejarah. Setiap ada pelajaran sejarah, dia selalu pergi ke kantin. Suatu hari saat sekolahnya mengadakan studi wisata di Trowulan, sarah kembali ke zaman kerajaan Majapahit 700 tahun yang lalu. Sarah bertemu dengan dyah nertaja, adik dari raja muda Hayam wuruk
JANJI 25
539      310     0     
Romance
Pernahkah kamu jatuh cinta begitu dalam pada seseorang di usia yang terlalu muda, lalu percaya bahwa dia akan tetap jadi rumah hingga akhir? Nadia percaya. Tapi waktu, jarak, dan kesalahpahaman mengubah segalanya. Bertahun-tahun setelahnya, di usia dua puluh lima, usia yang dulu mereka sepakati sebagai batas harap. Nadia menatap kembali semua kenangan yang pernah ia simpan rapi. Sebuah ...
Pisah Temu
1231      690     1     
Romance
Jangan biarkan masalah membawa mu pergi.. Pulanglah.. Temu
Kalopsia
928      681     2     
Romance
Based of true story Kim Taehyung x Sandra Sandra seharusnya memberikan sayang dan cinta jauh lebih banyak untuk dirinya sendiri dari pada memberikannya pada orang lain. Karna itu adalah bentuk pertahanan diri Agar tidak takut merasa kehilangan, agar tidak tenggelam dalam harapan,  agar bisa merelakan dia bahagia dengan orang lain yang ternyata bukan kita.  Dan Sandra ternyata lupa karna meng...