Loading...
Logo TinLit
Read Story - Rekal Rara
MENU
About Us  

Rara langsung memeluk Jesica dan Derlina karena Ia baru tahu kalau mereka berdua adalah teman masa kecil Rara.

"Ini bener kalian kan?" tanya Rara yang masih tak percaya.

"Iya, Ra! Akhirnya lo inget." Derlina pun lega mendengarnya.

"Semenjak lo pindah rumah, kita kesepian, Ra. Lo udah pindah dan kita berdua gak tau rumah baru lo dimana," ucap Jesica dan tersirat kesedihan di matanya.

"Gue pindah, karena gak kuat bayar rumah. Jadinya rumah gue di jual dan pindah ke kontrakan, kalian tahu sendiri bokap gue udah gak ada. Semenjak bokap gue udah gak ada, nyokap gue bingung sama pendapatan yang semakin hari semakin menipis," ucap Rara yang curhat.

"Gue tau kalau bokap lo meninggal. Tapi kenapa lo gak bilang kalau lo pindah karena gak bisa bayar rumah?" tanya Jesica.

"Kan gue masih kecil, gue mana ngerti. Dan kalau misalnya gue kasih tahu kalian, emangnya kalian bakal ngerti? kan kita sama-sama masih kecil," lirih Rara jika mengingat kejadian dulu.

Jesica dan Derlina paham dengan keadaan Rara waktu itu.

"Terus-

"Eh, kita ngobrolnya di kantin aja, yuk!" ajak Derlina.

"Eh iya juga, Ayok deh!" Jesika mengiyakan.

Mereka bertiga pun pergi ke kantin.

~~~

Saat ini, mereka bertiga sudah ada di kantin. Rasanya tidak lengkap kalau ngegosip tanpa ada cemilan di meja. Oleh karena itu, Derlina memesan mie goreng 3.

"Ini bukan cemilan, Lin! Tapi makanan yang bisa buat perut gue gemuk!" ucap Jesica yang geleng-geleng dengan kelakuan temannya.

"Ck, gue tetep sebut ini cemilan. Gue bakal sebut makanan kalau ada bakso, seblak, sama mie ayam."

Derlina memang hobi makan, tapi entah kenapa perutnya tidak gendut-gendut.

"Lo emang hobi makan ya Der?" tanya Rara sambil terkekeh.

"Jangan panggil gue pake kata 'Der'. Panggil gue pake kata 'Lin' atau 'Na'," ucap Derlina mengoreksi.

"Kenapa emangnya?" tanya Rara heran.

"Karena...

Derlin menggantung kata-kata nya.

"Karena panggilan 'Der' khusus untuk pacar gue," bisik Derlina ke telinga Rara

"Lo punya pacar?" tanya Rara kaget.

"Ya punya dong!!! Gue sama Jesica udah punya pacar," ucap Derlin dengan bangga.

Jesica hanya menggelengkan palanya.

"Siapa nama pacar kalian?" tanya Rara kepada Jesica dan Derlin.

"Pacar gue, Nando, temannya Rekal," jelas Jesica.

"Dan pacar gue namanya Angga, emennya Rekal juga," ucap Derlin.

Rara hanya mengangguk-angguk saja.

Saat makanannya datang, Rara langsung makan mie tersebut.

Tapi, ada saja yang mengganggu.

"HEH!" gertak seseorang yang tiba-tiba menggebrak meja tempat Rara duduki.

Rara terkejut, dan Dia juga tersedak. "Uhuk-uhuk."

Jesica dan Derlina sama terkejutnya, lalu mereka memeberikan minum kepada Rara.

"LO JANGAN PERNAH DEKET SAMA REKAL LAGI!" ancam orang itu.

Rara masih tidak mengerti. Sebagai teman, Jesica menggertak cewek itu.

"HEH! LO SIAPA NYURUH-NYURH DIA, HAH?! MENTANG-MENTANG ANAK DEWAN!" teriak Jesica yang terdengar dari segala penjuru.

"LO JUGA SIAPA?!! GUE GAK ADA URUSAN SAMA LO! GUE PUNYA URUSAN SAMA SI CEWEK INI!" ucapnya menunjuk Rara.

Rara masih diam, Ia malas berdebat.

Derlina yang tak terima temannya di katai seperti itu pun bertindak.

"Heh! tante jabl*y! Rara gak pernah ngedeketin Rekal, justru Rekal yang deketin Rara!" ucap Derlin dengan penuh penekanan.

"Owh.. nama Dia Rara! Dasar! cewe murahan!" hardik cewek itu sambil menekan kata 'MURAHAN'

"WOY JAGA MULUT LO!" teriak Jesica yang ingin menjambak rambut cewe itu.

Tapi, itu di tahan oleh Rara. "Gak usah di bales Jes!" cegah Rara.

Jesica menatap Rara yang sekarang wajah Rara sudah datar. Dan Jesica pun menurunkan tangannya.

Rara berdiri dan mensejajari tubuhnya dengan Cewe itu, bahkan dari tingginya saja masih tinggian Rara.

"Nama lo?" tanya Rara.

Cewek itu langsung bersidekap dada dan tersenyum remeh. "Nama Gue, Charmila Eveline."

"Bagus ya namanya!" ucap Rara memuji.

Charmila langsung tersenyum bangga dan sombong. "Iya dong! Emangnya elo?!"

"Tapi sayang... namanya doang yang bagus, attitude nya enggak," ucap Rara yang tak kalah pedas.

Dan itu langsung membuat Mila melototkan matanya. Dan tangannya sudah bersiap untuk menampar pipi Rara.

Tapi usahanya gagal karena tangannya sudah di tahan oleh Rere dari belakang.

"Lo jangan keterlaluan, Mil!" ucap Rere geram.

Mila langsung menoleh ke belakang dan tersenyum sinis. "KENAPA????"

"Lo juga suka kan sama Rekal? kenapa lo cegah gue?" tanya Mila dengan sinis.

"BUKAN GINI CARANYA, BEGO!" Rere berteriak.

Rara masih setia mendengarkan.

"Lo bakal gue laporin ke Rekal!" ancam Rere.

Rere pun langsung pergi entah kemana, dan di ikuti oleh Mila yang tidak terima kalau ia akan di laporkan kepada Rekal.

~~~

Rara masih menatap kepergian mereka. Jesica dan Derlina ikut berdiri.

"Yang sabar aja, Ra!" ucap Jesica menenangkan.

"Kenapa?" tanya Rara heran.

"Emang gitu resikonya disukain sama Rekal. Soalnya banyak yang suka sama Rekal dan gak cuman satu."

Rara mengerutkan dahinya. "Emangnya, Rekal suka sama gue?" tanya Rara

"ASTAGA RARA!" heboh Derlin.

"Masa lo gak tahu kalau Rekal suka sama lo? Padahal Dia terang-terangan nunjukin kalau dia suka sama lo, Ra!" lanjutnya.

Rara menghela napasnya. "Iya sih, tapi gue gak bakal suka sama dia," ucap Rara, enteng.

Sontak itu membuat Jesica dan Derlina melototkan matanya

"KENAPA?" Kaget mereka berdua bersamaan.

"Karena gue udah mati rasa."

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Hanya Untukku Seorang
1181      670     1     
Fan Fiction
Dong Hae - Han Ji bin “Coba saja kalo kau berani pergi dariku… you are mine…. Cintaku… hanya untukku seorang…,” Hyun soo - Siwon “I always love you… you are mine… hanya untukku seorang...”
Adelia's Memory
649      442     1     
Short Story
mengingat sesuatu tentunya ada yang buruk dan ada yang indah, sama, keduanya sulit untuk dilupakan tentunya mudah untuk diingat, jangankan diingat, terkadang ingatan-ingatan itu datang sendiri, bermain di kepala, di sela-sela pikirian. itulah yang Adel rasakan... apa yang ada di ingatan Adel?
Dearest Friend Nirluka
2825      1417     1     
Mystery
Kasus bullying di masa lalu yang disembunyikan oleh Akademi menyebabkan seorang siswi bernama Nirluka menghilang dari peradaban, menyeret Manik serta Abigail yang kini harus berhadapan dengan seluruh masa lalu Nirluka. Bersama, mereka harus melewati musim panas yang tak berkesudahan di Akademi dengan mengalahkan seluruh sisa-sisa kehidupan milik Nirluka. Menghadapi untaian tanya yang bahkan ol...
SI IKAN PAUS YANG MENYIMPAN SAMPAH DALAM PERUTNYA (Sudah Terbit / Open PO)
7136      2579     9     
Inspirational
(Keluarga/romansa) Ibuk menyuruhku selalu mengalah demi si Bungsu, menentang usaha makananku, sampai memaksaku melepas kisah percintaan pertamaku demi Kak Mala. Lama-lama, aku menjelma menjadi ikan paus yang meraup semua sampah uneg-uneg tanpa bisa aku keluarkan dengan bebas. Aku khawatir, semua sampah itu bakal meledak, bak perut ikan paus mati yang pecah di tengah laut. Apa aku ma...
MALAM DALAM PELUKAN
699      518     3     
Humor
Apakah warna cinta, merah seperti kilauannya ataukah gelap seperti kehilangannya ?
LUCID DREAM
681      494     0     
Short Story
aku bertemu dengan orang yang misterius selalu hadir di mimpi walapun aku tidak kenal dengannya. aku berharap aku bisa kenal dia dan dia akan menjadi prioritas utama bagi hidupku.
Sepi Tak Ingin Pergi
735      458     3     
Short Story
Dunia hanya satu. Namun, aku hidup di dua dunia. Katanya surga dan neraka ada di alam baka. Namun, aku merasakan keduanya. Orang bilang tak ada yang lebih menyakitkan daripada kehilangan. Namun, bagiku sakit adalah tentang merelakan.
KAMUFLASE KAMERA DAN CINTA
766      558     1     
Short Story
lelaki bertubuh besar berjaket hitam menunjukan senyum simpul yang khas .senyum yang membuat jantungku berdegup tak beraturan, dan senyum yang selalu mengingatkanku pada perpisahan di bulan Januari. Konflik antara Mas Pras dan Om Tegar tak kunjung usai ,Kamera lah yang membawa aku dan dia pada satu titik dan kameralah yang membuat kita....
BALTIC (Lost in Adventure)
5095      1903     9     
Romance
Traveling ke Eropa bagian Barat? Itu bukan lagi keinginan Sava yang belum terwujud. Mendapatkan beasiswa dan berhasil kuliah master di London? Itu keinginan Sava yang sudah menjadi kenyataan. Memiliki keluarga yang sangat menyanyanginya? Jangan ditanya, dia sudah dapatkan itu sejak kecil. Di usianya ke 25 tahun, ada dua keinginannya yang belum terkabul. 1. Menjelajah negara - negara Balti...
Lovebolisme
709      626     2     
Romance
Ketika cinta terdegradasi, kemudian disintesis, lalu bertransformasi. Seperti proses metabolik kompleks yang lahir dari luka, penyembuhan, dan perubahan. Alanin Juwita, salah seorang yang merasakan proses degradasi cintanya menjadi luka dan trauma. Persepsinya mengenai cinta berubah. Layaknya reaksi eksoterm yang bernilai negatif, membuang energi. Namun ketika ia bertemu dengan Argon, membuat Al...