Loading...
Logo TinLit
Read Story - GAARA
MENU
About Us  

Mereka berdua pergi ke sebuah kedai es krim yang cukup terkenal di pasar malam tersebut, karena antriannya yang panjang Genandra meminta agar Akira menunggunya di sebuah tempat duduk dekat sana, biar dirinya saja yang memesankan es krim untuknya.


Sambil menunggu kedatangan Genandra, Akira tetap duduk di sana sama seperti apa yang laki-laki itu perintahkan. Karena dia mulai merasa bosan, Akira kembali memainkan handphonenya seraya mengayun-ayunkan kaki.


Tiba-tiba saja, tanpa diundang tiga orang laki-laki dengan satu perempuan datang menghampiri Akira yang sedang duduk sendirian.


Tampilan mereka acak-acakan, terlihat seperti anak nakal. Akira sedikit merasa ketakutan, ditambah lagi Genandra belum juga kembali.


"Hai Kakak cantik," sapa salah satu anak laki-laki dari mereka terdengar genit.


"Sendirian aja nih, main sama kita yuk!" ajaknya sengaja semakin berjalan mendekat kepada Akira.


Karena merasa tidak nyaman, Akira langsung berdiri dari tempat duduknya mengambil langkah mundur menjauhi mereka. 


"Eng-enggak makasih," jawab Akira takut.


"Kok nolak sih? Hati Abang jadi sakit nih," ucapnya dan mendapat respon tawa dari ketiga temannya yang berdiri di belakang laki-laki tersebut.


"Sudah, main sama kita yuk! Kakak ngapain sih sendirian di sini?" Laki-laki itu terus berusaha untuk bisa memegang tangan Akira.


"Kok gak mau dipegang sih tangannya? Kakak pasti belum punya pacar kan? Sudah sini sama aku aja."


"Gue cowoknya, lo mau apa?" terdengar suara Genandra masuk di telinga Akira, ia dibuat terkejut dan juga lega, tahu-tahu anak itu sudah berdiri di belakangnya.


Genandra menaruh satu lengannya di pundak Akira, seperti menunjukkan kepada mereka kalau gadis itu adalah miliknya.


"Ck ah, gak asik," decak laki-laki tersebut lalu mengajak teman-temannya pergi menjauh dari sana.


"K-Kak Genan, makasih."


"Iya sama-sama, maafin gue ya sudah buat lo nunggu lama," balas Genandra merasa bersalah, dari raut wajahnya saja dia sudah tahu kalau gadis itu sempat merasa ketakutan.


"Udah, mereka gak bakal berani ganggu lo lagi, nih es krimnya biar mood lo kembali tenang," sambung Genandra memberikan es krim tersebut kepada Akira.


"Terima kasih Kak," balas Akira seraya menerima es krim tersebut.


"Gue gak tahu lo suka rasa apa, jadi gue pakai feeling aja," Genandra membelikan es krim rasa stroberi bercampur vanilla untuk Akira, karena salah satu alasannya adalah semua perempuan pasti menyukai paduan rasa itu.


"Sudah kelar makan es krimnya?" tanya Genandra.


"Sudah," jawab Akira sudah melahap habis es krim tersebut. Sangat manis!


"Ikut gue yuk!" Genandra langsung menggenggam tangan gadis itu, mengajaknya pergi ke suatu tempat.


"Ke... kemana Kak?" tanya Akira hanya bisa pasrah, tangannya digandeng oleh Genandra. Senang? Tentu saja.


"Kita naik itu!" Genandra menunjuk kepada sebuah wahana komedi putar. "Mau kan?"


"Oke, Akira mau."


Akhirnya, seluruh wahana yang ada di dalam pasar malam itu sudah dijelajahi satu-persatu oleh kedua remaja tersebut. Mereka berdua bersenang-senang di sana, sampai bergurau dan bercanda tawa bersama.


Sesekali ketika perut mereka lapar, Genandra membelikan makanan terlebih dahulu untuk Akira dan dirinya. Tak lupa juga, sebuah boneka lucu untuk gadis itu.


"Haha, seru banget yah Al, udah lama banget kita gak seru-seruan kayak gini," ujar Genandra tertawa lepas, hingga lupa dengan apa yang ia katakan.


Akira mengerutkan keningnya, selepas mendengar Genandra mengatakan nama seseorang. "Al? Al siapa Kak?" tanya Akira.


"Mak... maksud gue, Akira," jawab Genandra langsung membenarkan ucapannya.


"Owh, kirain Kakak sebut nama siapa tadi," ujar Akira tersenyum sambil memeluk boneka beruang putih pemberian dari Genandra itu.


"Gawat, jadi keceplosan gue," batin Genandra harus lebih ekstra hati-hati.


"Kita pulang yuk, udah larut juga. Nanti takutnya Kakak lo nyariin," ucap Genandra melihat ke arah jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya.


"Iya, yuk Kak kita pulang," balas Akira yang juga sudah merasa lelah, malam ini terasa begitu menyenangkan.


********


"Gue anter sampai sini aja ya, lo bisa pergi sendiri kan?" tanya Genandra yang sudah sampai di depan pagar rumah Akira.


"Bisa kok Kak, sekali lagi terima kasih ya Kak, sudah mau ngajak Akira jalan-jalan," balas Akira berterima kasih.


"Iya sama-sama," Genandra melihat Akira membuka pintu mobilnya dan berjalan menuju pintu rumah, sebelum masuk ke dalam ia melambaikan tangan terlebih dahulu kepada Genandra.


Setelah memastikan Akira sudah masuk ke dalam rumahnya, barulah ia mulai pergi dari sana. Di dalam perjalanan kembali ke rumah, Genandra mulai memikirkan kembali apa saja yang sudah ia lakukan tadi bersama dengan Akira sewaktu di pasar malam.


Entah kenapa, Genandra merasa menyesal telah melakukan hal itu. Bohong, ia merasa sudah membohongi gadis kecil itu.


"Aleena, maafin gue." Sejak Genandra mengajak Akira untuk menaiki semua wahana-wahana yang ada di dalam pasar malam tersebut, tangan yang ia genggam, wajah yang ia lihat, bahkan pikirannya pun tidak berpikir kalau itu adalah Akira. Melainkan, Genandra sedang membayangkan kalau dia adalah Aleena.


Kenangan akan mantan kekasihnya yang sudah lama tiada itu, tidak bisa dengan mudah Genandra lupakan begitu saja. Bahkan sewaktu bersama Akira pun, Genandra masih terbayang akan sosok Aleena.


"Tidak apa-apa Genandra, satu hari sudah selesai. Kurang empat belas hari lagi, maka penderitaan ini akan segera berakhir," gumam Genandra, pandangannya fokus pada jalanan yang berada di hadapannya.

How do you feel about this chapter?

0 0 1 0 0 0
Submit A Comment
Comments (9)
  • carera

    Semangat kak yok up lagi😗

    Comment on chapter Mas fiksi lebih menggoda
  • carera

    Akira jan pergi dulu plis:(

    Comment on chapter Apa sudah saatnya aku pulang, Tuhan?
  • zarasafa

    Semangatt kakak🙌🏻🙌🏻

    Comment on chapter Gadis spesial
  • manusiatembuspandang

    semangat kakak

    Comment on chapter Gadis spesial
  • kitcat

    Ayo yuk up lagi kak😎😁

    Comment on chapter Izinkan aku mencintaimu
  • kitcat

    Kapan genan suka sama Akira😭

    Comment on chapter Izinkan aku mencintaimu
  • pitik

    Baru juga mulai

    Comment on chapter Gadis spesial
  • human

    Kenapa Lo gak peka sih genan gemes deh

    Comment on chapter Apa sudah saatnya aku pulang, Tuhan?
  • vina anggraeni

    Jangan lupa beri like nya yah teman-teman:)

    Comment on chapter Gadis spesial
Similar Tags
ALMOND
1585      983     1     
Fan Fiction
"Kamu tahu kenapa aku suka almond?" Anara Azalea menikmati potongan kacang almond ditangannya. "Almond itu bagian penting dalam tubuh kita. Bukan kacang almondnya, tapi bagian di otak kita yang berbentuk mirip almond." lanjut Nara. "itu amygdala, Ra." Ucap Cio. "Aku lebih suka panggilnya Almond." Nara tersenyum. "Biar aku bisa inget kalau Almond adalah rasa yang paling aku suka di dunia." Nara ...
Miracle of Marble Box
4166      2025     2     
Fantasy
Sebuah kotak ajaib yang berkilau ditemukan di antara rerumputan dan semak-semak. Alsa, Indira dan Ovi harus menyelesaikan misi yang muncul dari kotak tersebut jika mereka ingin salah satu temannya kembali. Mereka harus mengalahkan ego masing-masing dan menggunakan keahlian yang dimiliki untuk mencari jawaban dari petunjuk yang diberikan oleh kotak ajaib. Setiap tantangan membawa mereka ke nega...
Orange Haze
749      534     0     
Mystery
Raksa begitu membenci Senja. Namun, sebuah perjanjian tak tertulis menghubungkan keduanya. Semua bermula di hutan pinus saat menjelang petang. Saat itu hujan. Terdengar gelakan tawa saat riak air berhasil membasahi jas hujan keduanya. Raksa menutup mata, berharap bahwa itu hanyalah sebuah mimpi. "Mata itu, bukan milik kamu."
One-Week Lover
2387      1319     0     
Romance
Walter Hoffman, mahasiswa yang kebosanan saat liburan kuliahnya, mendapati dirinya mengasuh seorang gadis yang entah dari mana saja muncul dan menduduki dirinya. Yang ia tak tahu, adalah fakta bahwa gadis itu bukan manusia, melainkan iblis yang terlempar dari dunia lain setelah bertarung sengit melawan pahlawan dunia lain. Morrigan, gadis bertinggi badan anak SD dengan gigi taring yang lucu, meng...
Memories About Him
4945      2217     0     
Romance
"Dia sudah tidak bersamaku, tapi kenangannya masih tersimpan di dalam memoriku" -Nasyila Azzahra --- "Dia adalah wanita terfavoritku yang pernah singgah di dalam hatiku" -Aldy Rifaldan --- -Hubungannya sudah kandas, tapi kenangannya masih berbekas- --- Nasyila Azzahra atau sebut saja Syila, Wanita cantik pindahan dari Bandung yang memikat banyak hati lelaki yang melihatnya. Salah satunya ad...
To the Bone
245      223     1     
Romance
Di tepi pantai resort Jawel palace Christian mengenakan kemeja putih yang tak di kancing dan celana pendek seperti yang iya kenakan setiap harinya “Aku minta maaf tak dapat lagi membawa mu ke tempat- tempat indah yang ka sukai Sekarang kamu kesepian, dan aku benci itu Sekarang kamu bisa berlari menuju tempat indah itu tanpa aku Atau kamu bisa mencari seseorang pengganti ku. Walaupun tida...
Dandelion
9292      3005     0     
Romance
Kuat, Cantik dan Penuh Makna. Tumbuh liar dan bebas. Meskipun sederhana, ia selalu setia di antara ilalang. Seorang pemuda yang kabur dari rumah dan memilih untuk belajar hidup mandiri. Taehyung bertemu dengan Haewon, seorang gadis galak yang menyimpan banyak masalah hidup.
Just For You
7548      2698     1     
Romance
Terima kasih karena kamu sudah membuat hidupku menjadi lebih berarti. (Revaldo) *** Mendapatkan hal yang kita inginkan memang tidak semudah membalik telapak tangan, mungkin itu yang dirasakan Valdo saat ingin mendapatkan hati seorang gadis cantik bernama Vero. Namun karena sesuatu membuatnya harus merelakan apa yang selama ini dia usahakan dan berhasil dia dapatkan dengan tidak mudah. karen...
Unlosing You
633      467     4     
Romance
... Naas nya, Kiran harus menerima keputusan guru untuk duduk sebangku dengan Aldo--cowok dingin itu. Lambat laun menjalin persahabatan, membuat Kiran sadar bahwa dia terus penasaran dengan cerita tentang Aldo dan tercebur ke dalam lubang perasaan di antara mereka. Bisakah Kiran melepaskannya?
Of Girls and Glory
5513      2507     1     
Inspirational
Pada tahun keempatnya di Aqiela Ru'ya, untuk pertama kalinya, Annika harus berbeda kamar dengan Kiara, sahabatnya. Awalnya Annika masih percaya bahwa persahabatan mereka akan tetap utuh seperti biasanya. Namun, Kiara sungguh berubah! Mulai dari lebih banyak bermain dengan klub eksklusif sekolah hingga janji-janji yang tidak ditepati. Annika diam-diam menyusun sebuah rencana untuk mempertahank...