Loading...
Logo TinLit
Read Story - Cinta Si Kembar
MENU
About Us  

Duduk dibawah pohon rindang memang memiliki sensasi tersendiri. Dengan semilir anginnya yang menyejukkan tubuh, serta pemandangan yang membuat hati kecilku menghangat, membuatku memandang dunia dari perspektif yang berbeda. Sudut ini adalah tempat favoritku. Sudut dimana aku dapat dengan mudah memperhatikan orang yang kusukai memasukan bola basket ke dalam ring basket. Aku tahu jika ucapan ini terdengar aneh, tapi itu nyata jika keringat yang mengalir dari kening ke rahang tegasnya seperti pelepas dahaga untukku. Ingin sekali aku membantunya mengelap keringat itu. Namun apalah dayaku, dia justru sibuk berlari ke tempat duduk yang berada disudut lapangan satunya. Tempat dimana Vera berada. Aku iri. Padahal Vera hanya mengulurkan tangannya, tapi dari jarak yang cukup jauh Kay berlari dengan senyuman yang mengembang sembari meraih tangan Vera.

“Masih mikirin Kay?” Seseorang mengejutkanku dari khayalan yang lebih seperti bualan belaka. Laki-laki bertubuh tinggi dan putih dengan sepasang kacamata tanpa kaca itu mendudukkan diri disampingku. Seperti biasa, selalu saja laki-laki itu yang mengingatkanku akan kenyataan yang cukup pahit mengenai kegagalan cinta pertamaku itu.

Aku berdiri, lalu berjalan sedikit untuk menemui sinar matahari. Aku menengadahkan kepalaku, menatap langit yang sangat cerah di siang itu. Dan seperti biasa, dengan sigap Rhega menaruh telapak tangannya diatas wajahku. Membiarkan bayangan tangannya sebagai payung pelindung untukku. Aku tersenyum hangat, ternyata laki-laki itu masih saja perduli padaku. Tapi meskipun begitu, tetap saja dihatiku hanya ada nama Arkay Narendra Retro. Yah, dia Kay yang sedari tadi tengah aku perhatikan di lapangan basket.

“Katanya menunggu ada masa kadaluarsanya” Sindirku. Berusaha mengingatkan tentang ucapannya yang kemarin.

Rhega menarik tangannya dari wajahku, lalu dia membenarkan kepalaku agar tak menatap ke arah langit lagi. 

“Masih dalam proses” Ucapnya sembari menarikku ke tempat teduh.

“Kamu sayangin diri sendiri dong! biar saya nggak perlu sayangin kamu lagi. Kamu ingetkan kalau Aquagenic Urticaria kamu kambuh kayak apa sakitnya? jadi jangan cari masalah deh.” Gerutunya saat kami sudah memasuki ruang kelas.

Aku memang mengidap Aquagenic Urticaria sejak lahir, atau yang biasa dikenal dengan alergi air. Kasus ini memang jarang terjadi, namun aku adalah salah satu pengidapnya. Aku tidak menyesalinya, karena aku yakin jika Allah memiliki maksud tersendiri. Dan untungnya aku hanya alergi terhadap air yang bersuhu tinggi, jadi aku masih akan baik-baik saja jika terkena air dingin. Tapi sebenarnya hal ini belum bisa dikatakan beruntung juga sih, karena aku tidak boleh mengeluarkan air mata, keringat, ataupun meminum minuman hangat sekalipun. Dan jika aku melanggar hal tersebut, maka tubuhku langsung bereaksi dengan munculnya benjolan-benjolan pada kulit,bengkak, ruam kemerahan, sesak nafas, dan yang paling parah alergi ini bisa mengakibatkan kematian.

“Makasih Ga” Ucapku tulus. Perhatian Rhega padaku memang tidak bisa dibandingkan dengan siapapun, tapi meskipun begitu entah mengapa hatiku sama sekali tak ingin tergerak untuknya.

Biar kuceritakan sedikit tentang Rhega. Namanya Audy Rhega Aufar Agyansyah, sering dipanggil Audy oleh teman-teman yang lain. Tapi karena aku ingin yang spesial, jadi aku memutuskan untuk memanggilnya Rhega. Dan alasan lain aku memanggil dia Rhega adalah karena menurutku nama Rhega terkesan seperti image laki-laki dingin yang angkuh. Jujur saja aku memang terobsesi pada tipe cowok tsundere atau yang mengusung tema cold outside warm inside, tapi sayangnya Rhega jauh dari kata itu. Dia tinggi, putih, stylist, primadona SMA kami, memiliki lesung pipi yang mempermanis senyumnya, memiliki gummy smile, dan masih banyak keunggulan lainnya. Bisa dibilang dia tipe pacar idaman bagi para wanita...tapi bukan aku.

“Apasih bagusnya Kay dimata kamu? sampe kamu betah banget nyukain dia padahal dia udah punya doi”
Aku menghela nafas cukup panjang, lalu menatapnya sinis. Aku nggak tahu Rhega sadar atau nggak kalau dia udah nyakitin perasaanku secara nggak langsung.

“Yang pertama, dia satu kepercayaan. Kedua, karena dia itu tipe yang dingin-dingin gimana gitu. Ngga ganjen sama cewek. Dan yang terakhir, dia gantengnya indonesia banget. Alis tebel, kulit sawo matang, rahang tegas, jago main basket” tuturku.

“Masalah kepercayaan, saya emang nggak bisa bantah itu. Tapi kalo tipe dingin saya juga bisa kok”
Aku memutar mata malasku “Kamu terlalu ramah ke semua cewek Ga, jadi ngga ada kharismanya”

“Ya ramah itu bentuk dari sopan santun Rel. Saya ganteng, tinggi, jago main basket juga, coba sebutin kurang apa saya ini hmm?”

“Ya tapi kamu gantengnya nggak manusiawi, saya minder” Aku menjawab seperti ini sebenarnya hanyalah alasan belaka agar perasaan Rhega tidak menggebu-gebu. Tapi ada benarnya juga kalau dia gantengnya nggak manusiawi, dia keturunan Tionghoa yang kebetulan memiliki kelopak mata ganda.

“Berarti kamu ngakuin saya ganteng dong, berarti tinggal ubah sikap saya jadi dingin aja kan?”

“Jangan berubah untuk saya, jadi diri kamu sendiri aja. Saya belum se-spesial itu untuk bikin kamu harus berubah”

“Yaudah kalo gitu udah clear dong masalahnya. Tinggal nembak aja kan sekarang?. Aurelia Zoya Zonata, kamu mau nggak jadi pac-”

Sebelum Rhega menyelesaikan ucapannya, aku terburu-buru menempelkan telunjukku pada bibirnya agar dia berhenti berbicara.

“Nanti aja. Saya belum punya rasa apa-apa kalo sekarang” Ucapku yang setelah itu berlalu pergi meninggalkannya.

Dari kejauhan aku mendengar Rhega mengatakan “Gue cowok dingin, jadi gue ngga mau nyapa cewek balik.” Aku hanya bisa tersenyum, konsep dingin yang Rhega maksud justru membuatnya terlihat lucu.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Between Us
5237      1964     5     
Romance
Song Dami jelas bukanlah perempuan yang banyak bicara, suka tersenyum. Oke, mungkin iya, dulunya, tapi sekarang tidak. Entahlah, dia juga lupa alasan kenapa dia lebih banyak menyembunyikan emosinya dan memilih untuk melakukan apa yang disuruh padanya. Dan karna itu, Sangho, oppanya meminta dia untuk berhenti dari pekerjaannya yang sekarang karna Dami ternyata ditindas oleh sunbaenya. Siapa ya...
MAHAR UNTUK FATIMAH
623      474     2     
Short Story
Cerita tentang perjuangan cinta seorang pria dengan menciptakan sebuah buku khusus untuk wanita tersebut demi membuktikan bahwa dia sangat mencintainya.
10 Reasons Why
2995      1449     0     
Romance
Bagi Keira, Andre adalah sahabat sekaligus pahlawannya. Di titik terendahnya, hanya Andrelah yang setia menemani di sampingnya. Wajar jika benih-benih cinta itu mulai muncul. Sayang, ada orang lain yang sudah mengisi hati Andre. Cowok itu pun tak pernah menganggap Keira lebih dari sekadar sahabat. Hingga suatu hari datanglah Gavin, cowok usil bin aneh yang penuh dengan kejutan. Gavin selalu pu...
She Is Falling in Love
575      371     1     
Romance
Irene membenci lelaki yang mengelus kepalanya, memanggil nama depannya, ataupun menatapnya tapat di mata. Namun Irene lebih membenci lelaki yang mencium kelopak matanya ketika ia menangis. Namun, ketika Senan yang melakukannya, Irene tak tahu harus melarang Senan atau menyuruhnya melakukan hal itu lagi. Karena sialnya, Irene justru senang Senan melakukan hal itu padanya.
Langit Biru Istanbul
885      492     2     
Romance
Ameera, seorang mahasiswi asal Indonesia, mendapat kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar di Istanbul selama satu semester. Ia menyewa kamar di sebuah rumah tua milik keluarga Turki yang hidup sederhana. Di rumah itu, Ameera berkenalan dengan Emir, cucu pemilik rumah, seorang fotografer jalanan yang berhenti kuliah karena trauma masa lalu. Emir dikenal dingin, sinis, dan menghindari s...
Si Mungil I Love You
660      409     2     
Humor
Decha gadis mungil yang terlahir sebagai anak tunggal. Ia selalu bermain dengan kakak beradik, tetangganya-Kak Chaka dan Choki-yang memiliki dua perbedaan, pertama, usia Kak Chaka terpaut tujuh tahun dengan Decha, sementara Choki sebayanya; kedua, dari cara memperlakukan Decha, Kak Chaka sangat baik, sementara Choki, entah kenapa lelaki itu selalu menyebalkan. "Impianku sangat sederhana, ...
Hoping For More Good Days
591      432     7     
Short Story
Kelly Sharon adalah seorang gadis baik dan mandiri yang disukai oleh banyak orang. Ia adalah gadis yang tidak suka dengan masalah apapun, sehingga ia selalu kesulitan saat mengahadapinya. Tapi Yuka dan Varel berhasil mengubah hidup Sharon menjadi lebih baik dalam menghadapi segala rintangan.Jujur dan saling percaya, hanya itu kunci dari sebuah tali persahabatan..
Mutiara -BOOK 1 OF MUTIARA TRILOGY [PUBLISHING]
15905      3941     7     
Science Fiction
Have you ever imagined living in the future where your countries have been sunk under water? In the year 2518, humanity has almost been wiped off the face of the Earth. Indonesia sent 10 ships when the first "apocalypse" hit in the year 2150. As for today, only 3 ships representing the New Kingdom of Indonesia remain sailing the ocean.
Mendadak Halal
9348      2778     1     
Romance
Gue sebenarnya tahu. kalau menaruh perasaan pada orang yang bukan makhramnya itu sangat menyakitkan. tapi nasi sudah menjadi bubur. Gue anggap hal ini sebagai pelajaran hidup. agar gue tidak dengan mudahnya menaruh perasaan pada laki-laki kecuali suami gue nanti. --- killa. "Ini salah!,. Kenapa aku selalu memandangi perempuan itu. Yang jelas-jelas bukan makhrom ku. Astagfirullah... A...
Bismillah.. Ta\'aruf
945      598     0     
Short Story
Hidup tanpa pacaran.. sepenggal kalimat yang menggetarkan nurani dan menyadarkan rasa yang terbelenggu dalam satu alasan cinta yang tidak pasti.. Ta\'aruf solusi yang dia tawarkan untuk menyatukan dua hati yang dimabuk sayang demi mewujudkan ikatan halal demi meraih surga-Nya.