Loading...
Logo TinLit
Read Story - Memeluk Bul(a)n
MENU
About Us  

    Suasana kantin lebih ramai dari biasanya, meja-meja sudah terisi penuh, membuat Bulon dan Ara harus berpikir keras untuk mencari tempat duduk yang tersisa. Bulon memicingkan matanya, berusaha memperjelas penglihatannya sampai akhirnya ia menemukan meja yang belum ditempati.

   “Ara, kita duduk di depan stan rujak cingur yuk?” Ajak Bulon. “Ada meja kosong disana.”

   “Gak ah, lo tau kan itu tempat duduk siapa?” Tolak Ara.

   “Lho memang tempat siapa? Kita kan sekolah bayar, jadi kita berhak dong duduk disana.”

   “Susah ya ngomong sama Bunglon yang kelewat pinter,” ucap Ara gemas. “Yaudah kita duduk disana, tapi kalau sampai ada apa-apa gue gak ikut-ikut.”

   Selama makan, Bulon tidak berhenti mengagumi ketampanan Lee Min Ho di serial The Heirs. Yups! Mereka makan sambil nonton drakor, gila gak sih? Gila kan, bisa makan sambil nonton. Ditengah aktivitas mereka, Ara tak sengaja menangkap sosok Rizki dan komplotannya menuju ke meja yang sedang di tempati oleh mereka.

   “Bul,” ucap Ara setengah berbisik. “Cabut yuk, yang punya meja dateng.”

   “Bentar, Ara. Bulon belum selesai makan.”

   “Tapi yang punya meja dateng.” Ara mulai panik.

   “Nanti biar Bulon yang minta ijin ke Rizki.”

   “Izin apa?” Suara Rizki yang membuat Ara dan Bulon seketika menoleh ke sumber suara.

   Mereka tidak sadar jika Rizki, Anjelo, Alvi, dan Surya sudah berada di depan mereka. Dengan gelagapan Ara berusaha mengatur kegugupannya.

   “Ma ... maaf, gue sama Bulon duduk di meja lo,” ucap Ara terbata.

    “Kita gak salah Ara, kenapa minta maaf?” Protes Bulon. “Iky, mejanya udah penuh semua, Bulon sama Ara boleh ya duduk di meja yang biasa Iky pakai?”

   Sedangkan Rizki, Anjelo, dan Alvi masih diam, memikirkan jawaban apa yang pas untuk mengusir Bulon agar pergi dari meja langganan mereka. Karna mereka paham betul, Surya tidak ingin duduk dengan wanita manapun, terkecuali dengan Almh. Cantika yang merupakan pacar Surya, dan Bulon sebagai teman sebangkunya.

   “Pake aja, gue lagi puasa jadi gak makan,” ucap Surya seraya berlalu meninggalkan meja tersebut.

   Dengan sigap Alvi dan Anjelo mengejar Surya, Rizki masih diam dan menatap Bulon secara lekat. Tatapan yang sulit diartikan, tatapan tenang namun dalam, tajam mengarah manik mata Bulon.

   “Pakai aja mejanya, makan yang banyak,” ucap Rizki lembut sambil mengacak puncak kepala Bulon.

   Ara yang melihat kejadian itu hanya diam, tak berani bertanya apa-apa kepada Bulon, apalagi bertanya  tentang hubungan antara Rizki dan Bulon. Ara tahu, urusannya akan panjang jika Tari mengetahui kejadian tersebut.

   “Ara,” suara Bulon menyadarkan Ara dari keterdiamannya. “Ayo dilanjut, makannya.”

*****

   Hari ini bunda sedang ada acara, jadi Rizki ditugaskan oleh bunda untuk menjaga kafe dan menemani Bulon. Mata Rizki sedari tadi tidak bisa lepas dari gerak-gerik Bulon yang sedang melayani pembeli. Kedua matanya tak lelah memandangi setiap lekukan paras cantik Bulon, wajah putih dengan bibir semerah darah, hidung runcing, mata indahnya, sampai setiap lekuk senyumnya tak luput dari pandangan Rizki.

   Setelah suasana kafe sedikit lenggang, Bulon berjalan kearah kasih, mengambil duduk di sebelah kanan Rizki. “Huft... capek juga ya, bolak-balik melayani pembeli,” keluh Bulon.

   “Iya, capek,” balas Rizki.

   Bulon mengernyitkan dahinya lalu memutar tubuh 45 derajat menghadap Rizki.  “Iky kok ikutan capek? Padahal dari tadi Bulon yang mondar-mandir sedangkan Iky Cuma duduk manis di meja kasir.”

   “Iya, gue capek liatin lo yang mondar-mandir.”

   “Ya udah, kalau capek ya jangan liatin dong,” ucap Bulon protes.

   “Mana bisa?” Rizki ikut memutar tubuhnya, menghadap Bulon. “Seluruh gerak-gerik lo itu mengundang perhatian gue, Bul,” sambungnya.

   Bulon mencerna baik-baik apa yang dikatakan Rizki, Bulon binggung, di bagian manakah gerak-geriknya yang mengundang perhatian Rizki.

   “Gerak-gerik Bulon biasa aja kok, gak ada yang mengundang perhatian.”

   “Bul, cowok mana yang gak tertarik buat merhatiin setiap gerakan cewek secantik lo?” Jujur Rizki. “Kok lo bisa secantik ini sih?”

   “Takdir, jadi Iky gak usah heran kalau Bulon cantik,” jawab Bulon percaya diri.

   “Nyesel gue muji kecantikan lo,” ucap Rizki dengan nada pura-pura menyesal. “Tapi serius, lo cantik.” Bibir Rizki terangkat, membentuk sebuah senyum.

   Bulon ikut tersenyum saat melihat senyum Rizki, pipi Bulon merona merah berkat pujian Rizki.

   “Udah jangan senyum terus, nanti gula minder karna kalah manis sama senyuman lo,” pungkas Rizki sambil mengacak puncak kepala Bulon.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (11)
  • SusanSwansh

    Wow. Dia udah bikin ceritanya yg kedua. Liz mampir di Bloody Mary dong. Hehe

    Comment on chapter Bulan dan Ksatria Bintang
Similar Tags
Anak Magang
145      135     1     
Fan Fiction
Bercerita sekelompok mahasiswa yang berusaha menyelesaikan tugas akhirnya yaitu magang. Mereka adalah Reski, Iqbal, Rival, Akbar. Sebelum nya, mereka belum mengenal satu sama lain. Dan mereka juga bukan teman dekat atau sahabat pada umumnya. Mereka hanya di tugaskan untuk menyelesaikan tugas nya dari kampus. Sampai suatu ketika. Salah satu di antara mereka berkhianat. Akan kah kebersamaan mereka ...
Pahitnya Beda Faith
561      419     1     
Short Story
Aku belum pernah jatuh cinta. Lalu, aku berdo\'a. Kemudian do\'aku dijawab. Namun, kami beda keyakinan. Apa yang harus aku lakukan?
Cerita Tentang Rasa
5      1     0     
Romance
Jovan Adiyatma memiliki dua hal paling berharga: bassnya dan Kirana. Ketika debut bandnya meledak, sebuah ancaman pembunuhan membuktikan bahwa kedekatannya dengan Kirana justru menjadi katalis yang membahayakan jiwa Kirana. Demi menyelamatkan nyawa gadis yang ia cintai, Jovan memilih menjadi satu-satunya hal yang paling ia takuti, menjadi penjahat di mata Kirana. Sementara itu, Jinendra ka...
Gagal Menikah
5644      2207     4     
Fan Fiction
Cerita ini hanya fiktif dan karanganku semata. Apabila terdapat kesamaan nama, karakter dan kejadian, semua itu hanya kebetulan belaka. Gagal Menikah. Dari judulnya udah ketahuan kan ya?! Hehehe, cerita ini mengkisahkan tentang seorang gadis yang selalu gagal menikah. Tentang seorang gadis yang telah mencoba beberapa kali, namun masih tetap gagal. Sudut pandang yang aku pakai dalam cerita ini ...
The Black Hummingbird [PUBLISHING IN PROCESS]
26308      4711     10     
Mystery
Rhea tidal tahu siapa orang yang menerornya. Tapi semakin lama orang itu semakin berani. Satu persatu teman Rhea berjatuhan. Siapa dia sebenarnya? Apa yang mereka inginkan darinya?
Contract Lover
14152      3296     56     
Romance
Antoni Tetsuya, pemuda mahasiswa kedokteran tanpa pengalaman romansa berusia 20 tahun yang sekaligus merangkap menjadi seorang penulis megabestseller fantasy komedi. Kehidupannya berubah seketika ketika ia diminta oleh editor serta fansnya untuk menambahkan kisah percintaan di dalam novelnya tersebut sehingga ia harus setengah memaksa Saika Amanda, seorang model terkenal yang namanya sudah tak as...
Lost Daddy
6203      1820     8     
Romance
Aku kira hidup bersama ayahku adalah keberuntungan tetapi tidak. Semua kebahagiaan telah sirna semenjak kepergian ibuku. Ayah menghilang tanpa alasan. Kakek berkata bahwa ayah sangat mencintai ibu. Oleh sebab itu, ia perlu waktu untuk menyendiri dan menenangkan pikirannya. Namun alasan itu tidak sesuai fakta. AYAH TIDAK LAGI MENCINTAIKU! (Aulia) Dari awal tidak ada niat bagiku untuk mendekati...
Solita Residen
6517      2682     11     
Mystery
Kalau kamu bisa melihat hal-hal yang orang lain tidak bisa... bukan berarti kau harus menunjukkannya pada semua orang. Dunia ini belum tentu siap untuk itu. Rembulan tidak memilih untuk menjadi berbeda. Sejak kecil, ia bisa melihat yang tak kasatmata, mendengar yang tak bersuara, dan memahami sunyi lebih dari siapa pun. Dunia menolaknya, menertawakannya, menyebutnya aneh. Tapi semua berubah seja...
Gue Mau Hidup Lagi
515      355     2     
Short Story
Bukan kisah pilu Diandra yang dua kali gagal bercinta. Bukan kisah manisnya setelah bangkit dari patah hati. Lirik kesamping, ada sosok bernama Rima yang sibuk mencari sesosok lain. Bisakah ia hidup lagi?
Si Mungil I Love You
661      410     2     
Humor
Decha gadis mungil yang terlahir sebagai anak tunggal. Ia selalu bermain dengan kakak beradik, tetangganya-Kak Chaka dan Choki-yang memiliki dua perbedaan, pertama, usia Kak Chaka terpaut tujuh tahun dengan Decha, sementara Choki sebayanya; kedua, dari cara memperlakukan Decha, Kak Chaka sangat baik, sementara Choki, entah kenapa lelaki itu selalu menyebalkan. "Impianku sangat sederhana, ...