Loading...
Logo TinLit
Read Story - Lara Merindu
MENU
About Us  

Aku kembali hanya menatap punggungmu yang dengan mudah kutemukan diantara kerumunan para siswa pada pintu gerbang pulang. Aku kembali menghembuskan nafas lega, tatkala tubuhmu sudah memasuki angkot yang memang mangkal didepan sekolahmu. 

Seperti hari-hari kemarin, aku mengikuti angkot yang kau tumpangi dengan motorku. Aku hanya ingin memastikan kau baik-baik saja, meskipun aku telah meremukkan seluruh hatimu. Aku salah, aku tahu itu. 

Dan sisa hari setelah aku memastikanmu sampai rumah, hanya kuhabiskan dengan memandangi fotomu, yang kau susun sendiri berderet mengikuti alur lampu hias yang kerlipnya menerangi kamarku. Agar kenangan foto ini bisa selalu dilihat, itu katamu dulu ketika sibuk menyusun ini. Iya memang benar, foto itu bisa selalu kulihat dan aku pun bisa mengingat momen saat gambar itu diambil. 

Senyummu yang semanis gulali namun bisa membuat candu bagiku. Kau hanya gadis sederhana, dengan rambut lurus sebahu kulit sawo matang dan wajah lembut. Tapi kau mencintaiku dengan sangat istimewa, tapi aku baru sadar setelah kamu putuskan untuk menyerah. Menyerah pada sikapku yang keterlaluan. 

Awal hubungan kita memang salah. Tapi kuyakini perasaanku tidak pernah salah. Pada suatu ketika, kita masih berseragam yang sama. Aku memilihmu menjadi orang yang spesial, dengan menerima tantangan dari seorang teman yang terluka karena sudah kau tolak. Imbalannya sekotak sepatu yang sudah lama inginku beli. 

Tapi sekarang, sekotak sepatu edisi terbatas itu harus kubayar dengan penyesalan. Menyesal kenapa aku menerima penawaran kotor itu untuk menyakiti hati seorang wanita yang telah tulus menyayangiku. Menyesal karena harga yang tak seberapa itu harus kutebus mahal dengan kemunduranmu. 

Maafku saja mungkin tidak cukup, biarlah begini saja. Biarlah dalam diam aku tetap menjagamu. 

Tags: FFWC2

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
ANSWER
798      520     6     
Short Story
Ketika rasa itu tak lagi ada....
Selamat Tinggal Sayang
466      328     3     
Short Story
Cinta tak harus memiliki, itu yang aku yakini. Karna sekarang aku harus melepaskan cintaku untuk orang lain.
Kata Tanpa Nyawa
365      310     0     
Short Story
Cahaya bulan yang pecah berserak telah dikumpulkan, menjadi letera yang memperjelas dosa di bawah cahaya : Kamu orang yang salah, tapi jatuh cinta padamu adalah hal yang benar.
Sadness in the rain
507      344     3     
Short Story
Mengiklaskan orang yang telah pergi bukan hal yang mudah.
Hematidrosis
456      318     3     
Short Story
Obat yang telah lama aku temukan kini harus aku jauhi, setidaknya aku pernah merasakan jika ada obat lain selain resep dari pihak medis--Igo. Kini aku merasakan bahwa dunia dan segala isinya tak pernah berpihak pada alur hidupku.
Far From You
419      303     1     
Short Story
"Seseorang yang harus kamu perjuangkan, haruslah orang yang pantas untuk diperjuangkan" -Alvaro Alvina, seorang siswi SMA yang berhati baik dan berwajah cantik merasa kecewa dengan mantan pacarnya. Namun selain kecewa, setelah ia putus dengan pacarnya, ia berhasil berubah dan mengetahui arti cinta yang sebenarnya.
Bersyukurlah
518      380     1     
Short Story
"Bersyukurlah, karena Tuhan pasti akan mengirimkan orang-orang yang tulus mengasihimu."
He or Them?
705      437     4     
Short Story
Shouta terlihat pintar, tampan dan baik hati ... tapi, Amane merasa sangat sulit menaklukkannya. Sedangkan pria-pria yang tak diinginkan Amane berjejer di depan kelas membawa spanduk bertuliskan berbagai pernyataan cinta para pria itu untuknya. Mana yang akan dipilih Amane?
Cinta Dalam Diam
485      349     3     
Short Story
Cinta dalam diam memang cinta paling tulus, karna tak mengharapkan balasan atas perasannya.
Itik Ingin Menjadi Angsa
1158      684     2     
Short Story
Sebuah kisah kanak-kanak yang membuatmu sadar bahwa ada hal yang tidak bisa diubah sekalipun dengan bersusah-payah.