Loading...
Logo TinLit
Read Story - I Always Be Your Side Forever
MENU
About Us  

Lama aku terdiam untuk menjawab pertanyaan Woojin. Dalam hatiku berkecamuk,antara ingin memberitahu tentang kondisi sesungguhnya ibunya atau tidak karena aku takut itu akan mempengaruhi penyakit Woojin,.

“Selamat pagi”,ujar seseorang menyapa kami dan ternyata itu adalah dokter Jaehyun

“Selamat pagi dok”

“Gimana keadaan hari ini Mas Woojin? Sudah siap buat operasi?”

“Baik dok”,jawab Woojin

“Baguslah. Mbak Lulu kalau bisa jalan-jalan keluarnya jangan tiap hari ya,sekali-kali nggak apa-apa seperti sekarang dan tidak boleh lama-lama”

“Iya dok”

“Oke,kalau gitu saya pergi dulu”

“Baik dok,makasih”

Sepeninggal dokter Jaehyun aku mengajak Woojin untuk kembali ke kamar dan untungnya Woojin tidak bertanya lagi soal ibunya. Sesampainya di kamar,Woojin langsung tidur dan aku memutuskan untuk menghafal skrip skenarioku. Ketika aku sedang menghafal tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dan ternyata Lala saudara kembarku.

“Gimana perkembangan Woojin Lu? Ohya ini gua bawa makanan favorit loe”

“Sudah lebih baik La,minggu depan Woojin akan operasi untuk penyembuhan penyakitnya,minta doanya ya”

“Gua selalu mendoakan loe dan Woojin,gua mau kalian bersatu selamanya karena gua lihat waktu bersama dengan Woojin loe kelihatan bahagia dan selalu tersenyum”

“Iya La,loe benar,memang gua selalu bahagia waktu bersama dengan Woojin,gua nggak peduli dengan pekerjaan Woojin yang penting dia cowok yang bertanggung jawab dan sayang sama gua”

“Ya udah,gua pulang dulu,jangan lupa makanan yang gua bawa dimakan”,ujar Lala sambil memegang tanganku

“Siap”

Sepeninggal Lala aku makan makanan yang dibawa dengan Lala,apalagi sekarang waktunya jam makan siang. Untung saja Lala membawa makanan,karena aku lagi malas turun ke bawah buat mencari makanan. Selesai aku makan,tidak lama kemudian perawat rumah sakit masuk buat membawa makanan untuk Woojin. Sebelum aku menyuapi Woojin buat makan,aku memanggil perawat laki-laki untuk bantu memandikan Woojin. Setelah itu baru aku menyuapi Woojin dan hari ini Woojin tidak banyak bicara.

Tepat jam 4 sore aku memutuskan pergi sebentar ke apartemenku saat Woojin sedang tidur. Aku harus ke apartemen untuk mengambil beberapa baju lagi,walaupun sebelumnya sudah dibawakan sama Alisha,selain itu aku juga harus memberi gaji  asisten rumah tanggaku yang bertugas membersihkan apartemenku tiap hari.

Sepulang dari apartemen,aku tidak langsung ke rumah sakit melainkan mampir dulu ke salah satu toko buku yang ada di mal dekat apartemenku untuk membeli beberapa novel. Jujur aku bosan nonton tv terus,karena acaranya gitu-gitu saja.

Ketika sedang asyik memilih novel tiba-tiba orang-orang yang berada di toko buku ini menyadari kehadiranku dan mereka mulai menghampiriku. Kebanyakan dari mereka minta tanda tangan dan foto bareng denganku. Aku sih senang saja karena tanpa mereka sebagai penggemarku,maka aku bukan siapa-siapa sebagai artis. Setelah memilih empat buah novel yang selama ini memang aku incar kemudian aku menuju ke kasir untuk membayarnya. Selesai dari toko buku aku pergi ke food court yang ada di mal ini untuk makan,karena perut ini tidak dapat diajak kompromi. Setibanya di food court aku langsung memilih menu paket nasi putih dan soto betawi disertai jus strawberry favoritku dan untuk cemilannya aku memilih puding cokelat.  Tidak hanya makan di food court aku juga membeli makanan untuk aku bawa ke rumah sakit dan aku juga membeli roti favorit Woojin.

Sesampainya di kamar inap ternyata Woojin habis diperiksa sama Dokter Albert.

“Gimana dok kondisi Woojin?”,tanyaku

“Kondisi mas Woojin semakin membaik dan saya rasa mas Woojin sudah siap dioperasi dua hari lagi”.ujar Dokter Albert yang membuatku terkejut,karena tadinya Woojin diperkirakan operasi baru minggu depan

“Secepat itu dok?”,tanyaku seperti tidak percaya

“Iya mbak,tadi saya sudah membicarakannya dengan dokter Jaehyun dan beliau setuju,karena lebih baik dipercepat dan jangan ditunda-tunda lagi,karena takut ada apa-apa ke depannya,lagipula kondisi mas Woojin sangat siap untuk operasi”

“Baiklah Dokter Albert saya setuju saja karena yang terpenting adalah kesembuhan Woojin”

“Kalau gitu hari ini saya akan persiapkan segala persyaratan operasi yang harus mbak Lulu tanda tangan”

“Baik dok”

“Kalau gitu saya permisi mbak Lulu”

“Sekali lagi makasih banyak dok”

“Sama-sama mbak”

“Lu,apakah dengan operasi gua bisa sembuh? Gua ingin sembuh agar bisa ngenalin loe lagi”,ujar Woojin dengan mata berkaca-kaca

“Bisa,loe harus yakin Yank,karena operasi itulah jalan yang terbaik untuk kesembuhan loe”,sahutku sambil memegang tangannya

“Kalau misalkan setelah operasi gua tidak bisa mengingat loe gimana?”

“Tidak ada misal-misalkan Yank,loe harus yakin sembuh dan gua percaya loe bakal sembuh seperti dulu”

“Gua takut Lu”

“Takut apa Yank?”

“Gua takut tidak bisa mengenali loe Lu,sedangkan loe sudah baik dan begitu menjaga gua sejauh ini”

“Yank,dengar baik-baik,mau gimanapun kondisi loe,walaupun nanti setelah operasi loe tetap tidak bisa mengenali gua,gua tetap akan disisi loe dan bukankah kita bisa membuka lembaran baru,kita bisa membuat kenangan-kenangan baru,gua rasa itu lebih indah dan kenangan-kenangan lama kita dulu akan tetap gua simpan di hati”

“Loe yakin Lu nggak bakal kecewa dan sedih?”

“Kecewa dan sedih pasti ada tapi itu dulu karena semua itu sudah gua buang jauh-jauh. Sekarang yang gua minta kalau loe tidak bisa ingat gua,kita mulai dari awal lagi dan kita akan ciptakan kenangan-kenangan baru yang lebih indah,loe mau khan Yank?”

“Tentu saja gua mau Lu”

“Ohya,gua tadi beli roti favorit loe,makan yuk”

“Tapi disupin ya”,ujarnya dengan suara manja

“Aduh manja banget ya pacar gua yang satu ini. Iya gua suapin”

Betapa senangnya aku melihat Wooijin makan roti dengan lahapnya. Walaupun dia tidak bisa mengingat kalau roti yang dia makan saat ini adalah roti favoritnya.

Hari ini jadwal syutingku pun dimulai setelah libur dua hari dan hari ini pertama kalinya aku bertemu Jaemin kembali.

“Hai Lu,sudah siap syuting?”,sapa Jaemin tiba-tiba padaku dengan ramah

“Tentu saja siap dong”,jawabku dengan ramah karena aku mau persahabtanku dengan Jaemin seperti dulu lagi

“Kalian berdua dipanggil sama Pak Zico”,ujar Mas Felix asisten sutradara dari Pak Zico

Kemudian aku dan Jaemin menemui pak Zico yang sedang teriak-teriak memarahi kru-krunya karena mereka belum siap untuk syuting.

“Pak Zico ada apa ya memanggil kami kemari?”,tanyaku

“Lulu,Jaemin malam ini kita harus terbang ke Singapore untuk syuting kita selanjutnya. Semua tiket pesawat sudah dipersiapkan dan diberikan ke manajer kalian masing-masing dan saya rasa manajer kalian sudah siap dengan paspor kalian juga”,ujar Pak Zico yang membuatku terkejut. Malam ini aku harus berangkat ke Singapore sedangkan besok pagi Woojin ada jadwal operasi. Kenapa Mas Nathan dan Alisha belum memberitahuku. Seketika aku terduduk lemas tak berdaya. Bagaimana bisa disaat besok pagi Woojin harus dioperasi aku tidak bisa menemaninya,walaupun semua persyaratan operasi sudah aku tanda tangan,tetapi kalau aku tidak ikut berarti aku bukan artis yang professional.   

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Reminisensi Senja Milik Aziza
1000      560     1     
Romance
Ketika cinta yang diharapkan Aziza datang menyapa, ternyata bukan hanya bahagia saja yang mengiringinya. Melainkan ada sedih di baliknya, air mata di sela tawanya. Lantas, berada di antara dua rasa itu, akankah Aziza bertahan menikmati cintanya di penghujung senja? Atau memutuskan untuk mencari cinta di senja yang lainnya?
PENTAS
1523      948     0     
Romance
Genang baru saja divonis kanker lalu bertemu Alia, anak dokter spesialis kanker. Genang ketua ekskul seni peran dan Alia sangat ingin mengenal dunia seni peran. Mereka bertemu persis seperti yang Aliando katakan, "Yang ada diantara pertemuan perempuan dan laki-laki adalah rencana Tuhan".
Mawar pun Akan Layu
1205      706     2     
Romance
Semua yang tumbuh, pasti akan gugur. Semua yang hidup pasti akan mati. Apa cintamu untukku pun begitu?
Bulan dan Bintang
6617      2012     1     
Romance
Orang bilang, setiap usaha yang sudah kita lakukan itu tidak akan pernah mengecewakan hasil. Orang bilang, menaklukan laki-laki bersikap dingin itu sangat sulit. Dan, orang bilang lagi, berpura-pura bahagia itu lebih baik. Jadi... apa yang dibilang kebanyakan orang itu sudah pasti benar? Kali ini Bulan harus menolaknya. Karena belum tentu semua yang orang bilang itu benar, dan Bulan akan m...
Dear Vienna
422      328     0     
Romance
Hidup Chris, pelajar kelas 1 SMA yang tadinya biasa-biasa saja sekarang jadi super repot karena masuk SMA Vienna dan bertemu dengan Rena, cewek aneh dari jurusan Bahasa. Ditambah, Rena punya satu permintaan aneh yang rasanya sulit untuk dikabulkan.
Cinta Kita Yang Tak Sempurna
5416      2315     0     
Romance
Bermula dari kisah awal masuk kuliah pada salah satu kampus terkenal di Kota Malang, tentang Nina yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang aktivis di UKM Menwa yang bernama Aftar. Namun Nina tidak menyadari bahwa ada seseorang yang diam-diam memperhatikannya dan tulus mencintainya bahkan rela berkorban pada akhirnya, dia adalah Gio. Namun dipertengahan cerita muncul-lah Bayu, dia ad...
Benang Merah, Cangkir Kopi, dan Setangan Leher
353      294     0     
Romance
Pernahkah kamu membaca sebuah kisah di mana seorang dosen merangkap menjadi dokter? Atau kisah dua orang sahabat yang saling cinta namun ternyata mereka berdua ialah adik kakak? Bosankah kalian dengan kisah seperti itu? Mungkin di awal, kalian akan merasa bahwa kisah ini sama seprti yang telah disebutkan di atas. Tapi maaf, banyak perbedaan yang terdapat di dalamnya. Hanin dan Salwa, dua ma...
Kinanti
1635      730     1     
Romance
Karena hidup tentang menghargai yang kamu miliki dan mendoakan yang terbaik untuk masa nanti.
Manusia
2330      1084     5     
Romance
Manu bagaikan martabak super spesial, tampan,tinggi, putih, menawan, pintar, dan point yang paling penting adalah kaya. Manu adalah seorang penakluk hati perempuan, ia adalah seorang player. tak ada perempuan yang tak luluh dengan sikap nya yang manis, rupa yang menawan, terutama pada dompetnya yang teramat tebal. Konon berbagai macam perempuan telah di taklukan olehnya. Namun hubungannya tak ...
THE LIGHT OF TEARS
20612      4681     61     
Romance
Jika mencintai Sari adalah sebuah Racun, Sari adalah racun termanis yang pernah Adam rasakan. Racun yang tak butuh penawar. Jika merindukan Sari adalah sebuah kesalahan, Sari adalah kesalahan terindah yang pernah Adam lakukan. Kesalahan yang tak perlu pembenaran. Jika menyayangi Sari adalah sebuah kegelapan, Sari adalah kegelapan yang hakiki yang pernah Adam nikmati. Kegelapan yang tak butuh pene...