Loading...
Logo TinLit
Read Story - An Hourglass from the Opus Kingdom
MENU
About Us  

Is this called home?
Land turns to dust
This can't be home
Time's running out for us

---

Lucy still vividly remembered the last time she bid laugher with her parents were two years ago. Lucy's family was what was known as a loving family and her parents were full of affection towards her and she felt especially lucky for having them. For Lucy, a home had two meanings: lexical and figurative. A home was a shelter and a home that consisted of her father, mother and her. Lucy was showered with bliss and affection even though her parents were only regular employers. Her father was a banker and her mother was an English teacher. Even though both of her parents were working, Lucy didn't feel lonesome due to lack of affection and attention, if anything, she got it abundantly, she never felt neglected or abandoned. Her mother would spare tiny bit of her time for a bedtime story before she went to sleep and her father would always make time to take her for a walk around the residence before he went to the office; and in the midst of his tight schedule he still managed to take her from the kindergarten to her mother's school; just to keep her company.

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

1 0 0 0 1 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
DELION
3239      1311     2     
Mystery
Apa jadinya jika seorang perempuan yang ceria ramah menjadi pribadi yang murung? Menjadi pribadi yang dingin tak tersentuh, namun dibalik itu semua dia rapuh sepert bunga i Dandelion tapi dia tidak bisa menyesuaikan dirinya yang mulai hidup di dunia baru dia belum bisa menerima takdir yang diberikan oleh tuhan. Kehilangan alasan dia tersenyum itu membuat dirinya menjadi kehilangan semangat. Lal...
One Day.
602      420     1     
Short Story
It's all about One Day.
karachi
743      466     0     
Short Story
kisah elo
When You Reach Me
8749      2662     3     
Romance
"is it possible to be in love with someone you've never met?" alternatively; in which a boy and a girl connect through a series of letters. [] Dengan sifatnya yang kelewat pemarah dan emosional, Giana tidak pernah memiliki banyak teman seumur hidupnya--dengan segelintir anak laki-laki di sekolahnya sebagai pengecualian, Giana selalu dikucilkan dan ditakuti oleh teman-teman seba...
Why Joe
1460      784     0     
Romance
Joe menghela nafas dalam-dalam Dia orang yang selama ini mencintaiku dalam diam, dia yang selama ini memberi hadiah-hadiah kecil di dalam tasku tanpa ku ketahui, dia bahkan mendoakanku ketika Aku hendak bertanding dalam kejuaraan basket antar kampus, dia tahu segala sesuatu yang Aku butuhkan, padahal dia tahu Aku memang sudah punya kekasih, dia tak mengungkapkan apapun, bahkan Aku pun tak bisa me...
Meja Makan dan Piring Kaca
66249      13013     53     
Inspirational
Keluarga adalah mereka yang selalu ada untukmu di saat suka dan duka. Sedarah atau tidak sedarah, serupa atau tidak serupa. Keluarga pasti akan melebur di satu meja makan dalam kehangatan yang disebut kebersamaan.
Summer Rain
239      194     0     
Fan Fiction
Terima kasih atas segala nya yang kamu berikan kepada aku selama ini. Maafkan aku, karena aku tak bisa bersama dengan mu lagi.
Dear You, Skinny!
1091      609     5     
Romance
LELATU
271      240     0     
Romance
Mata membakar rasa. Kobarannya sampai ke rongga jiwa dan ruang akal. Dapat menghanguskan dan terkadang bisa menjadikan siapa saja seperti abu. Itulah lelatu, sebuah percikan kecil yang meletup tatkala tatap bertemu pandang. Seperti itu pulalah cinta, seringkalinya berawal dari "aku melihatmu" dan "kau melihatku".
Premium
Sepasang Mata di Balik Sakura (Complete)
15707      2544     0     
Romance
Dosakah Aku... Jika aku menyukai seorang lelaki yang tak seiman denganku? Dosakah Aku... Jika aku mencintai seorang lelaki yang bahkan tak pernah mengenal-Mu? Jika benar ini dosa... Mengapa? Engkau izinkan mata ini bertemu dengannya Mengapa? Engkau izinkan jantung ini menderu dengan kerasnya Mengapa? Engkau izinkan darah ini mengalir dengan kencangnya Mengapa? Kau biarkan cinta ini da...