Loading...
Logo TinLit
Read Story - Puggy Humphry and the Mind Box
MENU
About Us  

            David Robbinson tiba di ujung jalan baru yang bagus, yang diapit pepohonan brich dan sugar maples. Di ujung jalan itu, ada sebuah gerbang yang di atasnya bertuliskan: CHÂTEAU COUNTS DE LA FAUCILLE dengan huruf-huruf  hias. David turun dari mobil, dibukanya pintu gerbang itu, dilaluinya, kemudian dia mengemudikan mobil mengikuti jalan masuk sepanjang hampir satu mil. Mobil David membelok ke kanan, memutari bundaran. Di sebelah kanan, berdiri tegak sebuah bangunan bercorak Georgia kuno. Dengan lengkungan-lengkungan Delphi, dan barisan jendela yang besar-besar  mendominasi tampilan depan. Gedungnya berlantai dua, dilengkapi kebun luas  yang ditanami tumbuh-tumbuhan batu, bunga krisan, mawar, salvia, dan geranium. David tidak mengehentikan mobilnya di depan pintu. Dia meneruskannya hingga ke tempat parkir di bawah pepohonan rindang. Jangan sampai mobilku terlihat dari luar. Atau aku dapat masalah besar.

 

            David baru saja turun dari mobil ketika sebuah Citröen ZX berdecit di belakangnya. Seorang lelaki berseragam resmi meloncat turun. Secara naluriah David merogoh saku celananya, menarik revolver, lalu menghunuskannya. Spontan tangan laki-laki itu terangkat ke atas. Terdengar seseorang berdehem. Keras dan dibuat-buat. Mereka menoleh ke sumber suara. Sebuah siluet sangat jangkung, tampak berdiri di depan jendela berpanel silang yang lampunya baru dinyalakan. David memasukkan kembali revolvernya, dan berputar meninggalkan polisi Prancis yang masih ternganga kebingungan itu di belakangnya. 

 

            Suara batu kerikil yang berkeletak di bawah kaki David, terdengar semakin keras saat dia mempercepat langkahnya. Ketika dia sampai di pintu utama, si polisi Prancis terengah menyusul. Tetapi, sebelum ada yang meraih pengetuk pintu, pintu besar di hadapan mereka terbuka ke dalam. Seorang perempuan tua dengan celemek berenda beridiri di sana. Menatap mereka secara bergantian.

            "Sir David Robbinson dan Inspektur Jèrome Deyrill?" tanya si pelayan.

            Kedua lelaki asing itu mengangguk.

            "Miss Puggy  telah menunggu  di kamar kerjanya. Silakan lewat sini, Meussieurs. Dengan kelincahan pelayan profesional perempuan itu membimbing tamu-tamu majikannya masuk. 

 

            Interior puri Faucille kuno dan sangat menawan. Serambi depan yang luas berlantai batu dan dinding kayu berlukis. Ada sepasang lentera kuno dan meja-meja kayu antik bercat kuning-emas, dan kursi-kursi dari kayu mahoni. Pelayan itu membawa mereka melewati ruang depan yang panjang berpenerangan redup. Perabotannya mewah dan banyak barang antiknya. Berapa lukisan orang suci tergantung di dinding. Lantainya beralaskan permadani terpilih dari Persia. Pada salah satu dinding terdapat perapian yang cukup besar, yang disusun dari bebatuan yang ditata dengan cermat. Di atas rak perapian, sebuah patung torso Isis dari pualam mengamati penjuru. 

 

            Setelah melewati koridor lebar yang cukup panjang, pelayan itu berhenti di depan pintu berplakat. Dia mengetuk tiga kali, dan membukanya tanpa menunggu jawaban dari dalam. 

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

1 0 5 0 0 0
Submit A Comment
Comments (183)
  • SusanSwansh

    @kania_young terima kasih, Sob. Hehe

    Comment on chapter Prolog
  • kania_young

    dari bahasa dan ceritanya yg greget hihi...

    Comment on chapter Prolog
  • SusanSwansh

    @raditiya Terimakasih, Kak. Saya akan belajar lebih giat lagi. Dan barusaha tetap konsisten.

    Comment on chapter Prolog
  • raditiya

    Openingnya bikin penasaran. EBI lumayan rapi. Penguasaan KBBI juga lumayan. Tapi saya suka gaya bercerita sama pemilihan diksinya. Unik dan pas.

    Comment on chapter Prolog
  • SusanSwansh

    @raduash terimakasih, Sob. Tetap semangat. Meskipun sinyalnya lesu. Heheeee

    Comment on chapter Prolog
  • jackalf

    Bagus ceritanya rapi banget kak! Kayaknya udah pro ini penulisnya. Semangat kak!

    Comment on chapter Prolog
  • SusanSwansh

    @dirmanrohani insyaallah selesai Sob. Aamiin. Hehehe. Omong-omong naskahnya mana nih? Jadi ikutan kan?

    Comment on chapter Prolog
  • dirmanrohani

    Semoga bisa finish sebelum deadline. Semangat menulis.

    Comment on chapter Prolog
  • SusanSwansh

    @Wian makasih Sob.

    Comment on chapter Bab 7
  • Wian

    Deskripsinya keren. Bikin penasaran. Ceritanya juga bagus. Mencuri perhatian di start.

    Comment on chapter Prolog
Similar Tags
Chasing You Back
450      325     1     
Romance
Sudah 3 tahun, Maureen tidak pernah menyerah mengejar pangeran impiannya. Selama 3 tahun, pangeran impiannya tidak mengetahui tentangnya. Hingga suatu saat, Pangeran Impiannya, Josea Josh mulai mendekati Maureen? Hmmm ..
Nafas Mimpi yang Nyata
326      269     0     
Romance
Keinginan yang dulu hanya sebatas mimpi. Berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar mimpi. Dan akhirnya mimpi yang diinginkan menjadi nyata. Karna dengan Usaha dan Berdoa semua yang diinginkan akan tercapai.
Summer Rain
243      198     0     
Fan Fiction
Terima kasih atas segala nya yang kamu berikan kepada aku selama ini. Maafkan aku, karena aku tak bisa bersama dengan mu lagi.
About us
34044      4188     3     
Romance
Krystal hanya bisa terbengong tak percaya. Ia sungguh tidak dirinya hari ini. CUP~ Benda kenyal nan basah yang mendarat di pipi kanan Krystal itulah yang membuyarkan lamunannya. "kita winner hon" kata Gilang pelan di telinga Krystal. Sedangkan Krystal yang mendengar itu langsung tersenyum senang ke arah Gilang. "gue tau" "aaahh~ senengnya..." kata Gila...
Alicia
1586      829     1     
Romance
Alicia Fernita, gadis yang memiliki tiga kakak laki-laki yang sangat protektif terhadapnya. Gadis yang selalu menjadi pusat perhatian sekolahnya karena memiliki banyak kelebihan. Tanpa mereka semua ketahui, gadis itu sedang mencoba mengubur luka pada masa lalunya sedalam mungkin. Gadis itu masih hidup terbayang-bayang dengan masa lalunya. Luka yang berhasil dia kubur kini terbuka sempurna beg...
Bukan kepribadian ganda
10477      2299     5     
Romance
Saat seseorang berada di titik terendah dalam hidupnya, mengasingkan bukan cara yang tepat untuk bertindak. Maka, duduklah disampingnya, tepuklah pelan bahunya, usaplah dengan lembut pugunggungnya saat dalam pelukan, meski hanya sekejap saja. Kau akan terkenang dalam hidupnya. (70 % TRUE STORY, 30 % FIKSI)
For Cello
3412      1267     3     
Romance
Adiba jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu ia gapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang ia sanggup menikmati bayangan dan tidak pernah bisa ia miliki. Seseorang yang hadir bagai bintang jatuh, sekelebat kemudian menghilang, sebelum tangannya sanggup untuk menggapainya. "Cello, nggak usah bimbang. Cukup kamu terus bersama dia, dan biarkan aku tetap seperti ini. Di sampingmu!&qu...
Distance
2076      911     4     
Romance
Kini hanya jarak yang memisahkan kita, tak ada lagi canda tawa setiap kali kita bertemu. Kini aku hanya pergi sendiri, ke tempat dimana kita di pertemukan lalu memulai kisah cinta kita. Aku menelusuri tempat, dimana kamu mulai mengatakan satu kalimat yang membuat aku menangis bahagia. Dan aku pun menelusuri tempat yang dimana kamu mengatakan, bahwa kamu akan pergi ke tempat yang jauh sehingga kit...
Persinggahan Hati
2422      1069     1     
Romance
Pesan dibalik artikel Azkia, membuatnya bertanya - tanya. Pasalnya, pesan tersebut dibuat oleh pelaku yang telah merusak mading sekolahnya, sekaligus orang yang akan mengkhitbahnya kelak setelah ia lulus sekolah. Siapakah orang tersebut ? Dan mengakhiri CInta Diamnya pada Rifqi ?
Kamu!
2374      1018     2     
Romance
Anna jatuh cinta pada pandangan pertama pada Sony. Tapi perasaan cintanya berubah menjadi benci, karena Sony tak seperti yang ia bayangkan. Sony sering mengganggu dan mengejeknya sampai rasanya ia ingin mencekik Sony sampai kehabisan nafas. Benarkah cintanya menjadi benci? Atau malah menjadikannya benar-benar cinta??