Loading...
Logo TinLit
Read Story - Kisah di Langit Bandung
MENU
About Us  

            Rasanya hancur sekali bagi seorang Bayu. Cutinya sudah habis ia gunakan, hubungannya dengan Ayu pun telah resmi kandas, dan ia kehilangan Diandra yang sudah ia campakan begitu mudahnya.

            Astaga.

            “Ah..” ucap Bayu, mengacak rambutnya sendiri.

            Ini sudah hari Senin. Ia kembali menjalani rutinitasnya sebagai karyawan tampan sebuah Bank di Yogyakarta; bukan lagi seorang petualang yang dengan mudahnya menyeret hati wanita karena pesonanya.

            “Ngopo, to? Pagi-pagi kok wes ambyar. Bar cuti, to? Kok rupane sepet koyo salak mentah.” Ditto, salah satu rekan kerja Bayu, sudah menoyor kepala Bayu, dan nyengir tanpa dosa.

            “Cutiku kurang!” balas Bayu, asal.

            “Uripmu kurang bersyukur!”

            Eh. Mantra yang manjur. Bersyukur?

            “Kamu lho.. Punya tunangan cantik, sholehah... Harusnya semangat kerja.. Biaya nikah kuwi mboten murah, nggeh, Mas...”

            “Aku gagal nikah, To.”

            Glek.

            “Halah... Jangan bercanda! Nggak  mungkin. Mosok batal? Omongan adalah doa, lho!”

            “Nggak mungkin aku bohong untuk hal-hal seperti ini. Batalmya pertunanganku dan Ayu justru sudah terjadi. Didoakan pun, kami nggak akan kembali lagi...”

            Ditto masih tergagap. Ia terperangah beberapa detik. “Koe selingkuh po piye?”

            “Nggak, lah. Gundulmu! Amit-amit. Nggak pernah yo¸aku selingkuh.”

            Nggak-pernah.

            Sebenarnya, Bayu tak paham. Petualangannya di Bandung kemarin dengan Diandra, apakah masuk kategori perselingkuhan atau tidak. Tapi sepertinya tidak. Toh, Diandra tau bahwa Bayu sudah memiliki tunangan. Tidak ada yang disembunyikan. Jadi, bukan kategori perselingkuhan, kan?

            Tapi jika jujur, Bayu menemukan kenyamanan. Nyamannya pada Diandra kembali, setelah redup tuk puluhan purnama silam.

            “Lha, terus ngopo bubar jalan?”

            “Pihak perempuan yang memutuskan...”

            “Ya Allah... Padahal kamu baru aja kehilangan Bapakmu, yo.. Kok tega, lho...”

            “Ceritanya puaanjang. Aku malas cerita. Tapi intinya, kami sudah selesai... Dan Ayu sudah bersiap untuk memulai petualangan baru dengan laki-laki lain...”

            Dan sepertinya, Ditto tau diri. Cukup sudah ia bertanya-tanya, yang nantinya hanya akan membuka luka lagi. Temannya sudah cukup menanggung beban. Sudah ditinggal Bapaknya, ditinggal tunangannya. Lebih baik berikan dukungan, bukan malah melempar ragam pertanyaan.

            Akhirnya, Ditto menepuk bahu sahabatnya. “Meskipun ambyar, koe wajib semangat. Bahagia sudah menanti. Enteni wae. Sing penting sabar, sholat tetep jalan. Oke?”

            “Persis ibukku koe. Hahahaha... Makasih, lho..”

            Setelahnya, Ditto berlalu pergi meninggalkan Bayu yang masih diliputi aura hitam karena sedih dan kecewanya yang datang terlalu bertubi-tubi dalam waktu yang begitu singkatnya.

            Drrrt...

            Ponsel Bayu bergetar. Ada pesan masuk dari sang ibu, yang membuat hatinya menghangat seketika.

Ibu:
Nduk.. Semangat kerja, ya... Terus bersyukur dan jalani hari... Sedihmu tidak akan lama.. Percaya, Gusti mboten sare...

            Dan Bayu membalas dengan cepat.

Bayu:
Nggih, bu...

            Setelahnya, terdengar suara bel berbunyi. Jam menunjukkan pukul setengah delapan, pertanda bahwa briefing pagi—sebelum memulai pekerjaan—akan dimulai.

            Bayu segera bangkit meja tempat ia bergalau ria di pagi hari, dan bergabung bersama rekan-rekannya. Harinya akan segera dimulai. Tumpukan kertas, deretan digit angka, serta beragam nasabah, akan ia temui dalam hitungan menit lagi.

**

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Pupus
617      447     1     
Short Story
Jika saja bisa, aku tak akan meletakkan hati padamu. Yang pada akhirnya, memupus semua harapku.
Your Moments
14635      5275     0     
Romance
Buku ini adalah kumpulan cerita mini random tentang cinta, yang akan mengajakmu menjelajahi cinta melalui tulisan sederhana, yang cocok dibaca sembari menikmati secangkir kopi di dekat jendelamu. Karena cinta adalah sesuatu yang membuat hidupmu berwarna.
NODA YANG BERWARNA
797      588     1     
Short Story
MENCERITAKAN PERJUANGAN SEORANG YANG SERING DI BULLY DI HIDUPNYA TENTANG BAGAIMANA SEHARUSNYA IA MENGHADAPI SEMUA COBAAN YANG TERJADI DALAM HIDUPNYA.
Kacamata Monita
8925      3118     5     
Romance
Dapat kado dari Dirga bikin Monita besar kepala. Soalnya, Dirga itu cowok paling populer di sekolah, dan rival karibnya terlihat cemburu total! Namun, semua mendadak runyam karena kado itu tiba-tiba menghilang, bahkan Monita belum sempat membukanya. Karena telanjur pamer dan termakan gengsi, Monita berlagak bijaksana di depan teman dan rivalnya. Katanya, pemberian dari Dirga terlalu istimewa u...
Malu malu cinta diam diam
632      485     0     
Short Story
Melihatmu dari jauhpun sudah membuatku puas. karena aku menyukaimu dalam diam dan mencintaimu dalam doaku
It Takes Two to Tango
506      376     1     
Romance
Bertahun-tahun Dalmar sama sekali tidak pernah menginjakkan kaki di kota kelahirannya. Kini, ia hanya punya waktu dua minggu untuk bebas sejenak dari tanggung jawab-khas-lelaki-yang-beranjak-dewasa di Balikpapan, dan kenangan masa kecilnya mengatakan bahwa ia harus mencari anak perempuan penyuka binatang yang dulu menyelamatkan kucing kakeknya dari gilasan roda sepeda. Zura tidak merasa sese...
Tentang Hati Yang Mengerti Arti Kembali
1562      970     5     
Romance
Seperti kebanyakan orang Tesalonika Dahayu Ivory yakin bahwa cinta pertama tidak akan berhasil Apalagi jika cinta pertamanya adalah kakak dari sahabatnya sendiri Timotius Ravendra Dewandaru adalah cinta pertama sekaligus pematah hatinya Ndaru adalah alasan bagi Ayu untuk pergi sejauh mungkin dan mengubah arah langkahnya Namun seolah takdir sedang bermain padanya setelah sepuluh tahun berlalu A...
Mistress
3700      2007     2     
Romance
Pernahkah kau terpikir untuk menjadi seorang istri diusiamu yang baru menginjak 18 tahun? Terkadang memang sulit untuk dicerna, dua orang remaja yang sama-sama masih berseragam abu-abu harus terikat dalam hubungan tak semestinya, karena perjodohan yang tak masuk akal. Inilah kisah perjalanan Keyra Egy Pillanatra dan Mohamed Atlas AlFateh yang terpaksa harus hidup satu rumah sebagai sepasang su...
Soulless...
5789      1492     7     
Romance
Apa cintamu datang di saat yang tepat? Pada orang yang tepat? Aku masih sangat, sangat muda waktu aku mengenal yang namanya cinta. Aku masih lembaran kertas putih, Seragamku masih putih abu-abu, dan perlahan, hatiku yang mulanya berwarna putih itu kini juga berubah menjadi abu-abu. Penuh ketidakpastian, penuh pertanyaan tanpa jawaban, keraguan, membuatku berundi pada permainan jetcoaster, ...
Once Upon A Time
570      412     5     
Short Story
Jessa menemukan benda cantik sore itu, tetapi ia tak pernah berpikir panjang tentang apa yang dipungutnya.