Loading...
Logo TinLit
Read Story - Pulang Selalu Punya Cerita
MENU
About Us  

Pulang bukan sekadar kembali ke sebuah tempat. Ia adalah perjalanan menuju sesuatu yang pernah kita tinggalkan—dengan sengaja atau terpaksa, dengan air mata atau senyum yang tak selesai. Setiap rumah menyimpan suaranya sendiri. Suara lantai kayu yang berderit saat diinjak malam-malam, suara pintu pagar yang berdecit karena karat yang tak pernah dibersihkan, atau suara ibu yang memanggil dari dapur, memadukan aroma bawang dengan kenangan masa kecil. Kadang, suara itu hanya terdengar saat kita menutup mata dan menenangkan pikiran. Kadang pula, suara itu begitu keras hingga kita merasa tak pernah benar-benar pergi.

Bagi sebagian orang, pulang adalah pelarian. Bagi sebagian lain, pulang adalah keberanian. Dan untuk sisanya—seperti aku—pulang adalah luka yang harus dibuka ulang. Sudah lama aku tak menjejakkan kaki di rumah itu. Rumah yang membesarkanku, namun juga rumah yang kulempar jauh dari pikiranku selama bertahun-tahun. Ada dinding-dinding yang menyimpan terlalu banyak kata yang tak pernah sempat diucapkan. Ada jendela yang dulu kubuka lebar untuk menatap langit, kini tertutup debu dan bayang-bayang kenangan.

Aku pernah berpikir, semakin jauh aku melangkah, semakin mudah melupakan. Bahwa waktu akan mengikis rasa bersalah dan kecewa. Tapi ternyata, waktu hanya memperjelas luka-luka itu. Ia bukan penghapus, melainkan pengingat yang halus tapi tajam. Dan rumah itu, dengan segala diamnya, masih menyimpan kisahku—kisah yang belum selesai, yang menungguku untuk kembali. Kepulangan bukan hanya tentang jarak. Ia tentang hati yang berani menghadap masa lalu, tentang seseorang yang rela membuka pintu, meski tahu angin yang masuk tak selalu membawa kesejukan. Dan entah kenapa, meski aku pernah bersumpah tak akan kembali, ada suara yang terus memanggil. Bukan suara ibu, bukan suara masa kecilku, tapi suara rumah itu sendiri.

Aku tidak tahu cerita apa yang menungguku kali ini. Mungkin hanya sepotong kenangan, atau mungkin luka yang harus kutambal sendiri. Tapi satu hal yang aku yakini: setiap pulang, selalu punya cerita. Dan aku siap untuk mendengarnya, meski dengan hati yang gemetar.

Karena mungkin, pulang kali ini bukan untuk kembali. Tapi untuk berdamai.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Crusade
2092      1103     1     
Fantasy
Bermula ketika Lucas secara tidak sengaja menemukan reaktor nuklir di sebuah gedung yang terbengkalai. Tanpa berpikir panjang, tanpa tahu apa yang diperbuatnya, Lucas mengaktifkan kembali reaktor nuklir itu. Lucas tiba-tiba terbangun di kamarnya dengan pakaian compang-camping. Ingatannya samar-samar. Semuanya tampak buram saat dia mencoba mengingatnya lagi. Di tengah kebingungan tentang apa...
ARRA
1453      701     6     
Romance
Argana Darmawangsa. Pemuda dingin dengan sebentuk rahasia di balik mata gelapnya. Baginya, hidup hanyalah pelarian. Pelarian dari rasa sakit dan terbuang yang selama ini mengungkungnya. Tetapi, sikap itu perlahan runtuh ketika ia bertemu Serra Anastasya. Gadis unik yang selalu memiliki cara untuk menikmati hidup sesuai keinginan. Pada gadis itu pula, akhirnya ia menemukan kembali sebuah 'rumah'...
Cinta Aja Nggak Cukup!
5293      1828     8     
Romance
Pernah denger soal 'Triangular theory of love' milik Robert Sternberg? The one that mentions consummate love are built upon three aspects: intimacy, passion, and commitment? No? Biar gue sederhanakan: Ini cerita tentang gue--Earlene--dan Gian dalam berusaha mewujudkan sebuah 'consummate love' (padahal waktu jalaninnya aja nggak tau ada istilah semacam itu!). Apa sih 'consummate love'? Penting...
Ibu
573      350     5     
Inspirational
Aku tau ibu menyayangiku, tapi aku yakin Ayahku jauh lebih menyayangiku. tapi, sejak Ayah meninggal, aku merasa dia tak lagi menyayangiku. dia selalu memarahiku. Ya bukan memarahi sih, lebih tepatnya 'terlalu sering menasihati' sampai2 ingin tuli saja rasanya. yaa walaupun tidak menyakiti secara fisik, tapi tetap saja itu membuatku jengkel padanya. Dan perlahan mendatangkan kebencian dalam dirik...
Bintang Sang Penjaga Cahaya
162      145     2     
Inspirational
Orang bilang, dia si penopang kehidupan. Orang bilang, dia si bahu yang kuat. Orang bilang, dialah pilar kokoh untuk rumah kecilnya. Bukan kah itu terdengar berlebihan walau nyatanya dia memanglah simbol kekuatan?
Dua Warna
856      609     0     
Romance
Dewangga dan Jingga adalah lelaki kembar identik Namun keduanya hanya dianggap satu Jingga sebagai raga sementara Dewangga hanyalah jiwa yang tersembunyi dibalik raga Apapun yang Jingga lakukan dan katakan maka Dewangga tidak bisa menolak ia bertugas mengikuti adik kembarnya Hingga saat Jingga harus bertunangan Dewanggalah yang menggantikannya Lantas bagaimana nasib sang gadis yang tid...
Gadis Kecil Air Tawar
591      444     0     
Short Story
Mulailah berbuat baik terhadap hal-hal di sekelilingmu.
Dimensi Kupu-kupu
16005      3759     4     
Romance
Katakanlah Raras adalah remaja yang tidak punya cita-cita, memangnya hal apa yang akan dia lakukan ke depan selain mengikuti alur kehidupan? Usaha? Sudah. Tapi hanya gagal yang dia dapat. Hingga Raras bertemu Arja, laki-laki perfeksionis yang selalu mengaitkan tujuan hidup Raras dengan kematian.
Kemana Perginya Ilalang
836      572     0     
Short Story
bukan hanya sekedar hamparan ilalang. ada sejuta mimpi dan harapan disana.
Merayakan Apa Adanya
3606      2596     8     
Inspirational
Raya, si kurus yang pintar menyanyi, merasa lebih nyaman menyembunyikan kelebihannya. Padahal suaranya tak kalah keren dari penyanyi remaja jaman sekarang. Tuntutan demi tuntutan hidup terus mendorong dan memojokannya. Hingga dia berpikir, masih ada waktukah untuk dia merayakan sesuatu? Dengan menyanyi tanpa interupsi, sederhana dan apa adanya.