Loading...
Logo TinLit
Read Story - JEPANG
MENU
About Us  

  Sebenernya aku itu bingung mau ikutan lomba Tinlit ini apa enggak.  Basically, Aku orangnya enggak lucu dan pengalamanku itu penuh dengan kedataran hidup-kalau boleh aku sebut seperti itu. Tapi sekitar empat hari yang lalu jiwaku tiba-tiba bergejolak layaknya situasi panas antara Amerika dengan China.

 Jadi… salah seorang teman lamaku, ya sebut saja Mawarto-karena kalau Mawar biasanya kan cewe lah dia ini Heterogen 70 persen anu – 30 persen anu. Hehe… becanda ding maafkan saya  pak bos Mawarto, piiisss. Aku kenal dia itu pas masih TK tapi setelah menginjak remaja kami jarang ketemu, kabar-kabarnya sih dia magang ke jepang 3 tahun dan baru bulan kemarin dia pulang. Dan di grub chat reuni baru kita saling komunikasi lagi.

  Dia itu sebetulnya cowo tulen yang sangat Gentleman dan penuh dengan kisah Roman yang fantastis! kalau diceritain semuannya nih ya, bisa dibuat sebelas judul telenovela, 5 FTV,  3 film, dan satu cerpen.

Makanya aku pilih yang terakhir aja. Biar dia enggak WhatsApp-in aku mulu, jijik aku lama-lama sama dia nih. Masa tengah malem jam dua belas tepat ngechat gini “eh, put. Dirumahmu hujan engga, nih?” ya allah… rumahku sama dia kan jaraknya hanya 100meter ngapain tengah malem nanya gitu coba.

Cuma aku read aja deh.

 eh 2 menitnya dia chat lagi “Pasti kamu belom maem kan? Aku bawain tahu aci kang slamet mau? Ujan-ujan gini enaknya yang anget-anget tau.” enggak aku Read, Cuma ku pantau dari notifikasi aja. karena aku lagi fokus 1 day 1 bab-ganyanya sok Pro.

 selang beberapa detik Mawarto chat lagi “kalo kamu mau, kesini dulu put. Ujannya disitu udah reda kan? nanti anterin aku kewarung H.titin, dia kan buka 24jam aku mau beli Ringso. baru ke pangkalan kang Slamet.”  Lahhhh dia yang nawarin, kok aku yang harus jemput sih. Dan ngapain juga tengah malem beli ringso?! Dan pertanyaan itu berdengung di dalam kepalaku seperti kerumunan lebah, sampai sampai aku gak sadar nulis pertanyaan NGAPAIN BELI RINGSO TENGAH MALEM?? Di novel misteri yang sedang aku tulis. Karena kesal akhirnya  aku bales-mungkin ini akan menjadi penyesalan terdalam dihidupku.

“ngapain lu beli ringso tengah malem?!” sepersekian detik chatku centang biru dan Mawarto Typing…

“akhirnya kamu bales juga. Hehe… “ 

“jadi sebenernya lu gak mau beli ringso? Cuma biar aku bales??”

Mawarto Typing...

“ya enggak juga sih. Aku emang butuh ringso. Aneh ya? Kayaknya aku kebawa budaya jepang deh.”

Wastaga naga… Budaya jepang ndasmu!  MANA ADA BUDAYA NYUCI TENGAH MALEM?!. ingin rasanya berkata kasar tapi kan namanya juga temen harus baik baiklah. Aku bales dengan santuy.

“jepang yang mana nih?”

“Je-pangandaran cinn. ehehe… gimana mau gak? Pasti laper kan?”

Sial. Tau aja nih centong warteg kalau perutku keroncongan.

Dan akhirnya aku tutup laptopku dan meluncur kerumahnya, kami menuju warung Hj. titin di desa sebelah, dan dia emang beli ringso. kemudian dia membisikan sesuatu ke aku, nadanya itu pelan, syahdu, dan penuh penghayatan.

 “eh put, uang gue Cuma cukup buat beli ringso 4 biji nich, nanti beli tahu acinya pake uangmu dulu ya...”

...pake uangmu dulu ya...

 

Sejak saat itu, aku benci sama ringso.

How do you feel about this chapter?

0 1 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Journey to Survive in a Zombie Apocalypse
1468      747     1     
Action
Ardhika Dharmawangsa, 15 tahun. Suatu hari, sebuah wabah telah mengambil kehidupannya sebagai anak SMP biasa. Bersama Fajar Latiful Habib, Enggar Rizki Sanjaya, Fitria Ramadhani, dan Rangga Zeinurohman, mereka berlima berusaha bertahan dari kematian yang ada dimana-mana. Copyright 2016 by IKadekSyra Sebenarnya bingung ini cerita sudut pandangnya apa ya? Auk ah karena udah telan...
Over panik
386      249     2     
Short Story
Kalian semua pasti pernah merasakan yang namanya panik. Gara gara kepanikan yang tidak terkontrol menciptakan perilaku yang kurang wajar.
23.10
1211      670     8     
Short Story
Hanya karena jari yang bergoyang dapat mengubah banyak hal
Lagi tersesat! : Gajelas
437      281     1     
Short Story
Aduh! Adekku sama temen deketku yang entahlan udah balik ke rumah. Dan yang paling ngagetin, mereka udah bikin aliran BAMBANGISME, official banget di gazebo kebun. Pantesan pagi segarku hawa hawanya jadi sesak. NB: Nama masing masing karakter samaran ya wkwk
The Past or The Future
497      400     1     
Romance
Semuanya karena takdir. Begitu juga dengan Tia. Takdirnya untuk bertemu seorang laki-laki yang akan merubah semua kehidupannya. Dan siapa tahu kalau ternyata takdir benang merahnya bukan hanya sampai di situ. Ia harus dipertemukan oleh seseorang yang membuatnya bimbang. Yang manakah takdir yang telah Tuhan tuliskan untuknya?
V'Stars'
1724      850     2     
Inspirational
Sahabat adalah orang yang berdiri di samping kita. Orang yang akan selalu ada ketika dunia membenci kita. Yang menjadi tempat sandaran kita ketika kita susah. Yang rela mempertaruhkan cintanya demi kita. Dan kita akan selalu bersama sampai akhir hayat. Meraih kesuksesan bersama. Dan, bersama-sama meraih surga yang kita rindukan. Ini kisah tentang kami berlima, Tentang aku dan para sahabatku. ...
Ponsel Pintar
1066      745     5     
Short Story
Gue iri dengan teman-teman kampus yang sudah punya ponsel pintar. Sedangkan gue masih bertahan dengan ponsel jadul yang masih sering direvisi. Maka dari itu, gue bertekad untuk membeli ponsel pintar.
PENCURI
671      386     2     
Short Story
Cerita saat pencuri datang ke rumahmu..
Mbak Sum (The Queen of Ngeyelan)
623      447     2     
Short Story
Di dunia ini ada orang yang susah amit dikasih tau. Apa aja yang diomongin orang selalu berhasil dia bales sampai majikannya kewalahan. Inilah cerita tentang Queen of Ngeyelan bernama Mbak Sum.
Campus Love Story
9881      2567     1     
Romance
Dua anak remaja, yang tiap hari bertengkar tanpa alasan hingga dipanggil sebagai pasangan drama. Awal sebab Henan yang mempermasalahkan cara Gina makan bubur ayam, beranjak menjadi lebih sering bertemu karena boneka koleksi kesukaannya yang hilang ada pada gadis itu. Berangkat ke kampus bersama sebagai bentuk terima kasih, malah merambat menjadi ingin menjalin kasih. Lantas, semulus apa perjal...