Sara bukan anak biasa. Sebagai anak tunggal, ia adalah satu-satunya harapan orang tuanya untuk meneruskan perusahaan keluarga. Setiap langkahnya diawasi. Tapi di luar jam kantor, Sara punya dunianya sendiri: toko bunga yang ia bangun diam-diam, dan biola yang menenangkan hatinya.
Masalah datang bertubi-tubi. Di minimarket, Sara tak sengaja bertemu Disty dan mendapat undangan tunangan Disty dengan Riko β mantan Sara yang dulu menyakitinya. Di rumah, orang tua sudah menyiapkan perjodohan dengan Kevin, pria sukses asal Bandung-Amerika. Ditambah lagi, ia wajib datang ke tunangan Riko membawa pasangan. Frustasi, Sara kabur. Naas, ban mobilnya bocor. Di sanalah ia bertemu Fahri, montir yang sedang bertengkar dengan rentenir karena utang. Dalam keputusasaan, Sara mengajukan kesepakatan gila: jadilah pacarku untuk satu acara.
Kepura-puraan itu berubah jadi nyata. Riko cemburu dan memicu keributan yang membuat Sara pingsan dalam pelukan Fahri. Kedekatan mereka tumbuh. Tapi Bella, mantan Fahri, datang memamerkan hidup barunya. Fahri yang terluka memanfaatkan Sara untuk balas dendam. Di sisi lain, Kevin terus mendekati Sara dan mendapat hati orang tuanya. Saat Fahri mencoba meminta maaf, ia justru dihajar oleh kerja sama Kevin dan Riko. Sara akhirnya berani bicara jujur soal perasaannya. Tapi orang tua bersikeras: Kevin adalah pilihan terbaik untuk perusahaan dan masa depan Sara. Kini Sara terjebak. Haruskah ia mengorbankan cinta demi janji pada keluarga?