Average Rating :
Title: Anak Zaman Robot
Category: Fantasy
Language: Bahasa Indonesia
Published: December 2019
Total Hits: 2934
Total Readers: 1129
Status : Complete
Total Pages: 180
Written by: dirmanrohani

Wafi, Aura, Cempaka, Dary, dan Rajendra yang tergabung dalam satu grup tugas merakit robot di sekolah, awalnya percaya bahwa mereka generasi pertama yang terlahir di bumi baru. Namun setelah ditangkap oleh prajurit tempur Kota Tersembunyi dan bertemu dengan Raja kota tersebut yang membutuhkan robot mereka untuk menghancurkan robot-robot binatang ganas yang ada di sebuah pulau, anak-anak ini mulai menemukan fakta lain tentang kehidupan di bumi pada masa silam dan masa saat ini.

Wafi yang gemar membaca buku-buku kuno kakeknya di perpustakaan bawah tanah rumahnya bercita-cita menjadi penulis. Apa yang dilakukan bersama kawan-kawannya semenjak merakit robot hingga peristiwa yang mereka alami bersama penghuni Kota Tersembunyi ditulisnya menjadi sebuah novel yang setiap bab-nya dia posting di internet agar dapat dibaca banyak orang, salah satunya Biner; seorang yang mengalami kelainan “Highlander Syndrome”—sebuah kondisi yang menyebabkan tubuh menua dengan lambat—yang tumbuh besar pada era masa silam, era “Kecerdasan Buatan”, era peperangan antar robot pintar dan era hancurnya daratan-daratan bumi menjadi pulau-pulau kecil karena perang nuklir.

Dari cerita-cerita Biner, Wafi dan kawan-kawan mengetahui banyak hal lain lagi yang telah terjadi dengan bumi ini pada masa silam. Sebelumnya mereka beranggapan bahwa hanya mereka dan kawan-kawan lainya yang ada di sekolah saja sebagai anak-anak yang ada di bumi ini. Ternyata berdasarkan cerita Biner, ada anak-anak lainnya di bumi ini yang mendiami daratan lain. Dan anak-anak itu ada di sebuah pulau yang dinamai “Daratan Jauh”, yang dulu pada masa silam, penghuninya berperang dengan penghuni Kota Tersembunyi.
Tak ingin sengketa pada masa silam terulang lagi pada generasi saat ini dan masa akan datang, Wafi dan kawan-kawan mencari cara untuk mengkampanyekan perdamaian kepada anak-anak di Daratan Jauh itu. Namun mereka tak akan pernah dapat berkomunikasi dengan anak-anak itu, karena kenyataannya di Daratan Jauh itu tidak ada seorang manusia pun lagi yang tersisa.
Daratan Jauh itu sudah dikuasai oleh robot-robot cerdas.

Begin Reading  Add Review