Puggy Humphry and Bloody Mary

Reviewed by felitas3
Plot
Character
Writing Style
Grammar
Baru prolog, aku sudah sekarat. Kak Susan emang dabest lah ya. Di Puggy Humphry and Mind Box kemaren, aku masih agak santai karena waktu baca udah tamat, tinggal epilog/beberapa chap terakhir. Tapi begitu yang ini, menunggu dari awal, aku skarat hahahha. Penasaran banget. Entah itu prolog, bab 1, ataupun bab 2, aku serasa masuk sebagai pengamat di kisahnya. Mengikuti keseruan debat Puggy dan Flora. Hua. Kak Susan keren abis dah. Bloody Mary pasti lebih keren dari Mind Box. Ditunggu lanjutannya kak.