sejak menyukaimu aku tak pernah bosan melakukan hal yang kini sudah kusebut kebiasaan,

membaca chat story yang pada kenyataannya tak ada yang baru,

melihat profil media sosialmu berulang kali hanya untuk melihat kapan kau aktif dan tidak.

kau tahu?

seringkali aku merasa salah karena sudah menjatuhkan perasaan padamu.

seringkali aku merasa Tuhan sedang mempermainkan ku dengan semua ini.

ketika kupikir kau juga menaruh rasa padaku,

dengan berbagai hal yang membuatku ingin terbang,

lalu tiba-tiba kau menghilang tanpa kabar.

statusmu langsung mengatakan bahwa kau sedang jatuh cinta pada seseorang,

yang kau kejar namun jadian dengan teman satu tongkrongan,

lalu kau tampak menyesal dan kecewa dalam satu waktu yang sama,

saat itulah aku mulai berharap kau menyukaiku dan merasakan perasaan seperti itu ketika aku tak menyuakimu balik, 

saat itu pula aku semakin putus asa,

mungkin dunia memang tak pernah memihak kita.

 

—rifkhod

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
0 0 0 0 0 0
 
Save story

Page 1 of 0 (0 Comment)