“Sebab sepanjang kita berjalan, menghindar, berpura-pura tidak mengetahui atau apapun itu, kita akan tetap akan bertemu apa yang ditakdirkan untuk bertemu. Tapi, mengapa kita harus bertemu dengan rasa bersalah dan sesal di dalam hati masing-masing? Mengapa kita harus bertemu dengan dihantui masa lalu yang dapat menyesakkan dada? Apakah rencana Tuhan untuk kita?”

 

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
0 0 0 0 0 0
 
Save story

yurriansan
2019-03-07 13:05:27

Ceritamu menarik. Ayo dilanjutkan. Semangat.
Ada masukan sdikit ukmu. Bbrp kta mungkin prlu di italic. Misl: sst.
Oh ya, kmu boleh jga ksh saran buat tulisanku. Judulnya:When He Gone. Salam

Mention


Page 1 of 1 (1 Comment)