Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju,

aku tahu itu hanya kamu yang seakan memberi tawa dan menoreh luka.

Aku tahu itu hanya diriku yang seakan menaruh harap.

Ah, tak usahlah garis waktu itu merangkak maju.

Biar tak dibawanya kamu menjadi kenanganku.

Biar aku bisa bersamamu berlama-lama.

Begitu.

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
0 0 2 0 0 0
 
Save story

dear.vira
2019-03-31 21:55:36

CERITANYA BAGUS BANGET, KUNJUNGI CERITAKU YUK https://tinlit.com/read-story/1436/2575, BANTU LIKE DAN CMMENT NYA YAA.. :)
Mention


nepotisme
2018-07-02 00:36:57


Page 1 of 1 (2 Comments)

Recommended Stories

Anne

Anne's Tansy

By murphy

655 408 9
KENIKMATAN KURSI

KENIKMATAN KURSI

By Dhani

219 176 3
Embun dan Bulan Dalam Hidupku

Embun dan Bulan Dalam Hidupku

By nuruldaulay

382 296 4
Hati dan Perasaan

Hati dan Perasaan

By YufegiDinasti

482 376 8
Kubikel

Kubikel

By rickqman

1K+ 816 14
Rahasia Kita

Rahasia Kita

By febyolanda13

983 694 13