Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju,

aku tahu itu hanya kamu yang seakan memberi tawa dan menoreh luka.

Aku tahu itu hanya diriku yang seakan menaruh harap.

Ah, tak usahlah garis waktu itu merangkak maju.

Biar tak dibawanya kamu menjadi kenanganku.

Biar aku bisa bersamamu berlama-lama.

Begitu.

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
0 0 2 0 0 0
 
Remember this story?

nepotisme
2018-07-02 00:36:57


Page 1 of 1 (1 Comment)

Recommended Stories

Hati dan Perasaan

Hati dan Perasaan

By YufegiDinasti

386 305 7
Rahasia Kita

Rahasia Kita

By febyolanda13

846 606 10
Heart To Heart

Heart To Heart

By DeeDee

551 404 8
KENIKMATAN KURSI

KENIKMATAN KURSI

By Dhani

159 133 1
Anne

Anne's Pansies

By murphy

1K+ 545 8
Puisi, Untuk...

Puisi, Untuk...

By pepentha

4K+ 1K+ 7