Inspektur Weagment, Kapten Barnes, dan Inspektur Deyrill mendengarkan cerita inspektur kepala Kent.

            "Jet itu memang tinggal landas di sini. Tapi kami tidak berhasil menemukan keberadaan Miss Puggy dan Miss Flora," tegas pria botak itu. "Kami juga telah memeriksa daftar tamu yang menginap di hotel-hotel dan penginapan di sekitar sini. Tapi hasilnya nihil."

            "Apakah Anda telah menginterogasi pilotnya?" tanya  Inspektur Deyrill.

            "Tentu saja tidak. Dia orang Prancis, dan yuridiksi kami memerlukan--"

            "Bawa kami ke pesawat itu." Inspektur Deyrill memotong.


            Richard Becker mengerang. Seseorang di luar berteriak keras sambil menghadap ke badan pesawat.  
            "Ini kapten Polisi Judisial Prancis. Buka pintu!

            Richard yang ketakutan buru-buru membuka pintu dan menurunkan tangganya. Empat orang berseragam resmi dari negara yang berbeda naik. Tiga menit kemudian, dengan bantuan pistolnya, Inspektur Deyrill telah mendapatkan gambaran tentang ke mana Puggy mungkin pergi.

            "Kau yakin dengan yang kau ceritakan?" 

            "Tentu, tentu saja, Pak."

            Inspektur Deyrill melempar tatapan penuh arti pada kedua koleganya, sebelum mengangguk dan pergi. 

 

            2

 

            Pertemuan mendadak yang sedang berlangsung di ruang konferensi itu, diikuti oleh dua belas orang dari negara yang berbeda-beda. 

            "Kita tidak punya pilihan lain selain menghabisi Miss Puggy jika dia menolak negosiasi ini." Yang berbicara adalah seorang pria beraksen Jerman. "Kita memang bukan satu-satunya organisasi yang beresiko kehilangan segalanya, apabila sampai mikrofilm itu ditemukan. Tapi sudah cukup. Kita tidak bisa tinggal diam lebih lama."

             "Apa belum ada kabar dari Gugle?" tanya Pongo.

             Tollie menggeleng dengan menyesal. "Dia memutus kontak,  dan dikabarkan menghilang, setelah meninggalkan Puri Faucille."

            "Kita urus Tollie nanti," Winkle menyahut. Dia seorang perempuan berwajah oval bermata cerdik. "Orang-orang mereka telah tiba di sini. Maksudku orang DCPJ, polisi Swiss, dan Prancis."

            "Mereka ingin menangkap Miss Puggy?" tanya Gugle.

            "Begitulah laporannya. Sepertinya berhubungan dengan kasus penembakan itu."

            "Apakah mereka telah menemukannya?" tanya yang lain.

            "Sekarang, belum."

            Hening.

            "Mikrofilm itu," ujar Pongo beberapa lama kemudian, "seperti korek api. Jika diberikan kepada orang yang tepat akan memberi manfaat. Sebaliknya, akan menimbulkan bahaya besar bila di tangan orang yang salah."

            Semua orang dalam ruangan itu mendesah, menyadari ancaman yang nyata. 

            "Kita tak punya pilihan lain," kata Winkle. "Membunuh Miss Puggy adalah satu-satunya jalan. Dia akan terus mengendus kian-ke mari. Dan rahasia tentang kematian Georges yang sebenarnya akan terbongkar."

            "Aku yang akan melakukan tugas itu," Gugle menawarkan diri. "Aku mengenal dengan baik seseorang yang dapat memancing Miss Puggy datang pada kita."

           "Silakan angkat tangan bagi yang berkeberatan," ujar Pongo.

            Senyap.

            "Kesepakatan telah diambil," sambung Pongo, "kita bunuh Miss Puggy jika negosiasi ditolak."

            Rapat dibubarkan.

            Ketika anggota yang lain telah keluar,  Gugle berkata, "Adakah sesuatu yang mengganggu Anda, Sir Musthafa? Anda tampak tidak yakin dengan rencana ini."
            "Sebenarnya ... memang tidak," jawab Pongo. 

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
0 0 0 0 0 0
 
Remember this story?

ratih211
2019-02-23 12:09:14

Berasa baca novel terjemahan. Keren
Mention


fitfitfit
2019-02-22 15:03:52

Ya ampun ini cerita kaya novel terjemahan aja. Baguuus
Mention


fitfitfit
2019-02-22 15:03:07

Ya ampun ini cerita kaya novel terjemahan aja. Baguuus
Mention


EqoDante
2019-02-21 08:09:09

Mantaapppp. Bab per bab bikin penasaran.
Mention


Rizalulhanan
2019-02-20 16:49:54

Gilee.. dpet rekomen cerita bgini dari kawan dan wow emang oke banget ceritanya
Mention


SusanSwansh
2019-02-20 15:11:53

Semuanya, makasih banyak. Maaf nggak bisa balas one by one. Panjang banget. Hehe. Sukses untuk kita semua.
Mention


sumarni285
2019-02-20 14:43:11

Wadaw, Baru prolog udah bikin aku jatuh cinta. Masukin list dlu deh. Hehe
Mention


YantiRY
2019-02-17 07:55:56

Mantullll. Mantap betul prolognya.
Mention


anny
2019-02-16 01:12:01

Kereeen
Mention


Vtiah
2019-02-15 04:41:44

Kereeeeeennnnnn....
Mention


Page 1 of 17 (165 Comments)

Recommended Stories

Hati dan Perasaan

Hati dan Perasaan

By YufegiDinasti

411 326 7
Anne

Anne's Pansies

By murphy

1K+ 580 8
THROUGH YOU

THROUGH YOU

By raissa2606

429 336 13
IP 3.98 Minus

IP 3.98 Minus

By najwaania

566 437 6
Kubikel

Kubikel

By rickqman

1K+ 751 12
Boy Who Broke in My Window

Boy Who Broke in My Window

By DeeDee

2K+ 1K+ 9