Setelah Inspektur Deyrill dan David meninggalkan puri Faucille, Puggy segera menghubungi agen-agen Puggnonya dari berbagai divisi, dan memberikan serangkaian perintah. Kurang dari lima menit kemudian mesin faksimilenya berdering. Lembaran faks yang baru tiba itu tergeletak di atas meja. Sambil menyalakan HookahnyaPuggy mengambil kertas itu dan duduk.

PUGNO FRC001

Leon Aruoet Sagrat. Anak dari Louis Desforges Sagrat dan Adriene Oliver. Kebangsaan Prancis. Lahir di Prancis. Pekerjaan arkeolog. Tinggal di Rue de Belley, Belley. Agama Katholik. Liberelalis. Tidak ada catatan kriminal.

Louis Desforges Sagrat. Menikah dengan Adriene Oliver. Kebangsaan Prancis. Lahir di Inggris. Senator. Tinggal di Rue de Belley, Belley. Agama Katholik.Pandangan politik moderat. Tidak ada catatan kriminal.

Adriene Oliver. Menikah dengan Louis Desforges Sagrat. Kebangsaan Prancis.Lahir di Inggris. Meninggal, 12 Oktober1992. Pandangan politik liberal. Tidak ada catatan kriminal.

David Robbinson. Anak Joseph Robinson dan Marie Stuart. Banker. Kebangsaan Prancis. Lahir di Inggris. Tinggal di Lieu-dit-Leys Reys, Saint Jean de la Porte. Katholik. Pandangan politik liberal. Tidak ada catatan kriminal.

Jrome Deyrill. Menikah dengan Victoria Anne. Inspektur polisi. Tinggal di RueGeorges Girerd, Belley. Protestan. Liberal. Tidak ada catatan kriminal.

Puggy bangkit dan berjalan mondar-mandir di ruang kerjanya dengan bertelanjang kaki. Hookahdi tangannyatelah padam, tapi dia tidak menyadarinya. Pesawat penerima berita itu kembali berdering. Dengan gerakan secepat kilat, Puggy menyambarkertas laporan yang barudimuntahkan mesin faksimilenya, dan meloncat duduk.

PUGNO ING
C-4

Georges Panington. Arkeolog dan ahli sejarah. Menikah dengan Alena Maria Goldenharm.Kebangsaan Inggris. Lahir di Inggris. Meninggal, London 17 Januari 1991. Tinggal di London. Agama Katholik. Pandangan politik cenderung ultra kanan. Satu kali ditangkap atastuduhan penyelundupan artefak. Tetapi dibebaskan karena tidak ada bukti. Seorang anggota organisasi anti komunis Inggris.

Alena Maria Goldenharm. Mantan aktivis perang pada Perang Dunia Dua. Lahir di Inggris. Kebangsaan Inggris. Agama Katholik. Pandangan politik liberal. Tidak ada catatan kriminal.

C11-C14

Alena Maria Goldenharm. Satu kali ditangkap atas tuduhan pencemaran nama baik di Jerman.Identitas diri diragukan keasliannya.

Puggy Humphry bersandar ke kursinya, mengamati satu kalimat terakhir dari laporan itu dengan seksama. Alisnya menyatu, keningnya berkerut, matanya jauh menerawang, dan bibirnya yang tipis berubah menjadi garis horizontal. Menandakan pikirannya tengahterpusat seperti komputer. Beberapa lama kemudian, dia bangkit dan pergi ke lemari besi besar yang dibangun menyatu dengan dinding, memutar angka kombinasinya, menariknya hingga terbuka, mengeluarkan sebuah buku tebal, dan membawanya ke meja. Matanya berkilat-kilat aneh saat diamembuka buku itu, dan menarik sobekan surat kabar lama.

Berita pada sobekan surat kabar lama itu, memuat berita tentang mengenai organisasi tombak lima, yang senter beberapa tahun lalu. Menurut kabar yang beredar di masyarakat, organisasi bawah tanah ini adalah organisasi komunis yang tujuannya tatanan dunia baru. Khususnya di Eropa.

Cerita ini dimulai di London kira-kira dua puluh tujuh tahun lalu, oleh Inspektur Arthur Laversharn. Pada suatu malam di musim dingin, dia dan putri kecilnya, Helena, tengah minum teh saat mendengar suara ketukan pintu. Helena pergi membukakan pintu, dan didapatinya seorang pria asing tak sadarkan diri di depan pintu. Gadis delapan tahun itu berteriak memangil ayahnya. Ternyata pria asing itu adalah Kolonel Morries Strathmore, teman lama ayahnya di Jerman. Inspektur Leversharnmembawanya masuk dan membaringkannya di sofa.Beberapa lama setelah Kolonel Morries sadarkan diri, tiba-tiba dia menegakan duduk, dan berkata seolah-olah sedang menghafalkan sesuatu dari suatu laporan. "Anak Stalin itu SangPengawas," katanya, "tak ada yang tahu siapa dia. Apakah seorang laki-laki, atau perempuan. Yang pasti sangat aristokratis dan reaksioner." Kolonel Morries tiba-tiba berhenti bicara, tampak ketakutan. Matanya melotot ke arah jendela yang tirainya terbuka, seolah melihat sesuatu. Kemudian dia terengah, dan dengan satu gerakan mengejang dia tidak sadarkan diri. Mati.

Seminggu setelah peristiwa itu, kisah Kolonel Morries ramai dibicarakan. Media membahasnya setiap hari, dan surat kabar menjadikannya berita utama dengan sedikit melebih-lebihkannya.Penyelidikan pun dilakukan. Scotland Yard bekerja sama dengan detektif-detektif andal London, mencoba mengngungkap misteri itu. Tapi hasilnya nihil. Tidak ada bukti apa pun yang mereka temukan. Baru setahun kemudian, didapati fakta dari isteri Kolonel Morries, Mrs Audrey Strathmore,yang baru kembali dari Amerika Utara, bahwa Kolonel Morries agaknya mengalami gangguan mental setelah kembali dari tugas di Jerman.

Puggy menyipitkan mata, mengamati foto anak perempuan yang ada pada bagian bawah surat kabar cukup lama. Garis wajah anak berambut kemerahan itu khas. Lembut tapi penuh percaya diri. Namunyang menarik perhatian Puggy, adalah bekas luka di dekat pelipis anak itu yang menghitam. Dan agaknya masih baru saat foto itu diambil. Lalu pandangannya beralih ke foto wanita muda berambut pirangdi sampingnya. Wajah wanita sama sekali tidak berkesan. Hanya bola matanya yang biru terang tampak tajam dan penuh misteri.Dengan gemerisik Puggy melipat kembali surat kabar lama itu, lalu mengambil surat kabar yang lebih baru di mejanya.

Surat kabar bertanggalkan lebih dari seminggu lalu itu terbitan Times London. Yang pada kolom berita utama, membahas secara terperinci hipotesis ahli sejarah Inggris, Dr. Owernell, tentang kemungkinan adanya keterkaitan organisasi tombak lima, dengan sejarah di masa lalu.

"Saya telah mempelajari grafik perekonomian Eropa selama lima tahun belakangan ini," kata sejarawan itu, "Perdagangan Bebas Eropa, sebagai alternatif untuk negara Eropa yang tidak mampu, atau tidak bersedia bergabung dengan European Comunity, hanya mampu sedikit sekali merangsang pertumbuhan ekonomi kita. PadahalEFTA memiliki hubungan kerja sama internasional dengan banyak negara besar. Ini sangat aneh. Selain itu, perekonomian negara anggota EC dan pasar internal mereka, juga tidak berdampak signifikan untuk ekonomi mereka. Berangkat dari fakta-fakta itu, saya menjadi yakin ada yang tidak beres di balik semua ini. Di balik segala-galanya--pasar, perekonomian, perdagangan, dan politik."

Dengan jelas dan tandas, sejarawan berusia hampir enam puluh itu, menjelaskan tentang kecurigaan mendiang rekannya, Sir Georges Panington selama ini. Dia setuju dengan hipotesis kritis mendiang temannya. Yang menduga bahwa keresahan diseluruh Eropa, masalah perburuhan yang melanda semua bangsa-bangsa, dan revolusi yang pecah, di dalangi oleh anak-anak Stalin. Khususnya peristiwa Mei 1968, yang menyebabkan kejatuhan pemerintahan De Gaulle di Prancis, perlawanan atas konsep Tirai Besi di Jerman, periode Musim Semi Praha di Cekoslovakia, dan pergolakan-pergolakan lainnya. Dr. Owernell yakinjika di belakang semua kejadian-kejadian besar itu, ada otak perencana hebat, dan organisasi bawah tanah sebagai kaki-tangannya. Sebuah organisasi yang ditunjang oleh keuangan yang amat besar, untuk suap-menyuap dan propaganda.

Bukan itu saja. Dr. Owernell juga menambahkan, bahwa baru-baru ini beredar desas-desus tentang sebuah perkumpulan kecil yang mengajarkan paham baru di tempat terpencil di sekitar Sussex. Paham itu pun mendapat banyak pengikut dan dengan cepat menyebar sampai ke London. Konsep ideologi mereka jauh dari kapitalisme, fasisme, maupun komunisme--konsep ideologi mereka hanya tentang kesejahteraan bersama dan perdamaian menyeluruh.

Puggy meletakan surat kabar itu di meja begitu saja. Tubuhnya duduk tegak-tegakdan kakinya diselonjorkan. Selama lebih dari tiga menit dia bergeming bagai patung gading di kursinya. Tetapi kerut-kerut di dahinya tampak semakin dalam. Sementara itu, di luar tanda-tanda fajar mulai menyingsing di langit timur.

Previous <<
Next >>
How do you feel about this chapter?
2 0 3 1 0 0
 
Save story

SusanSwansh
2019-04-19 11:26:31

@PenaLara makasih. Hehe. Btw mampir di skuel duanya ya. Puggy humphry and bloody mary.
Mention


PenaLara
2019-04-16 11:02:52

Mom @SusanSwansh aku baca dari awal ... 😍 Sukaaakkk walaupun baca berulang 😍😍😍
Mention


SusZie
2019-04-07 06:02:28

Ceritanya mengalir banget. Keren.
Mention


NaniHamidah
2019-04-02 18:13:02

Gila. Keren banget. Ini sekuel pertamanya ya?
Mention


Rosy
2019-03-31 05:18:03

Keren bgt ceritanya
Mention


nurhidayahturohmah
2019-03-28 06:13:46

Nemu ini dilist review depan. Ternyata puggy ada serinya. Gila keren banget. Masuk list ini.
Mention


apriani48
2019-03-15 16:47:50

Keren, berasa baca novel terjemahan
Mention


Riyuni
2019-03-14 22:31:24

semoga segera di terbitkan kak susan
Mention


miradun
2019-03-08 07:49:34

Wah mantul nih ceritanya. Keren banget
Mention


SusanSwansh
2019-03-06 23:02:35

@chikandriyani makasih. Tapi in made in lokal lho. Hehe. Tunggu skuel 2 nya. Masih tahap revisi.
Mention


Page 1 of 18 (177 Comments)

Recommended Stories

Will Gates

Will Gates

By wishtobefairy

354 269 6
Anne

Anne's Pansies

By murphy

1K+ 643 8
Between Clouds and Tears

Between Clouds and Tears

By Zahrahardian

357 299 6
Hati dan Perasaan

Hati dan Perasaan

By YufegiDinasti

446 349 8
Rahasia Kita

Rahasia Kita

By febyolanda13

930 660 13
IP 3.98 Minus

IP 3.98 Minus

By najwaania

597 461 7